
"Kamu mencintaiku? Jangan bercanda, Sara. Ini tidak lucu."
"Memang aku pernah bilang aku tidak mencintaimu?"
"Tapi kenapa kamu tidak ingin kembali bersamaku? Sifat angkuhmu juga menunjukkan kamu tidak lagi mencintaiku."
"Kamu tidak mengerti."
"Ya aku tidak mengerti, Sara. Jelaskan padaku."
"Hatiku hanya kecewa dengan perbuatanmu di masa lalu. Jadi aku enggan menerimamu kembali."
"Aku sudah menyesal, Sara. Kamu tau itu kan? Sekarang aku mencoba memperbaiki kesalahanmu agar bisa kembali denganmu Sara."
"Beri hatiku waktu Key."
"Baiklah. Aku akan menunggu sampai kamu siap Sara."
"Terimakasih Key. Sekarang istirahatlah."
Key pun tertidur nyenyak saat Ia mengetahui bahwa sebenarnya Sara masih mencintainya. Namun hati Sara masih enggan menerima Key kembali. Key memaklumi dan mengerti itu semua. Itu semua tidak terlepas dari perbuatan Key yang menyakitkan.
Haruskah aku menerima Key kembali? Lagipula Key memutuskanku karena bisnisnya. Tapi tetap saja Ia meninggalkan aku karena bisnisnya. Soal Ia mengatai pelacur, aku memang sakit hati mendengarnya namun jika aku berada di posisi Key aku juga pasti marah besar. Harus bagaimana aku?
Key tertidur sampai malam tiba. Sara membawakan semangkuk sup dan nasi untuk makan malam Key. Sara membangunkan Key.
"Key..bangun Key... sudah malam.." Key membuka matanya. "Apa sudah mendingan?" tambah Sara.
Key mengangguk pelan. "Mau kusuapi lagi?" tanya Sara. Key mengangguk keras kali ini.
Sambil menyuapi Key, Sara mengajak Key berbicara.
"Besok jam makan siang aku akan keluar sebentar."
"Rekan kerjaku di Allsuite dipindahkan ke Jacarta. Kita ingin bertemu besok."
"Laki laki atau perempuan?"
"Laki laki."
"Oh baiklah."
"Perlu kuantar jemput?"
__ADS_1
"Bisakah?"
"Hey aku ini bos diperusahaanku."
"Hahaha baiklah."
Key dan Sara hening sejenak. "Dia teman baikmu?" tanya Key.
"Bisa dibilang begitu. Dia pernah membantuku beberapa kali."
"Mungkin dia menyukaimu."
"1 orang sudah cukup memusingkan. Jangan nambah lagi."
"Mandi dulu Key jangan tidur" ucap Sara saat Key sudah menghabiskan makanannya
Key mengikuti Sara. Mandi lalu tidur. Sampai pagi. Begitu juga dengan Flint dan Sara.
Kerja maupun tidak kerja Sara pasti bangun pagi. Sara bangun dan memegang dahi Key. "Sudah tidak panas." ucap Sara pelan. Kerja ga ya dia? gumam Sara. Sara mempersiapkan pekerjaan biasanya di pagi hari yaitu memandikan Flint, memberikan Flint sebotol susu, memasak sarapan. Pekerjaan paginya tidak jauh² dari itu.
Setelah Sara kembali masuk ke kamar, Sara melihat Key masih tertidur. "Key.. kerja ga hari ini?"
"Tidak."
"Tidak, tapi aku takut kambuh."
"Yasudah istirahatlah."
Notif handphone Sara berbunyi. Menandakan pesan masuk.
Austin.
Sara, hari ini jam 12.15 di kafe kitchen. Alamatnya di jalan sudirmen yang dekat halte.
Sara.
Baiklah. Sampai bertemu nanti.
Sara pun bergegas mandi dan siap² untuk pergi. Waktu menunjukkan pukul 12. Kafe tempat mereka bertemu nanti kebetulan tidak jauh dari rumah Key. "Key aku akan pergi sekarang."
"Aku antar. Kemana?"
"Kafe kitchen."
__ADS_1
"Ok."
Key pun mengantar Sara ke tempat tujuan. Sesampainya disana, bisa terlihat bahwa Austin sedang duduk menunggu Sara. Padahal Sara sampai tepat waktu. "Itukah rekanmu?" tanya Key sambil menunjuk Austin. "Iya." jawab Sara.
"Haruskah aku menunggu? Jam makan siang tidaklah lama." kata Key.
"Tidak usah. Kamu pulang saja. Nanti kukabari jika aku mau pulang." ucap Sara lalu keluar dari mobil.
"Sara!" sapa Austin.
"Hai sudah lama tidak bertemu. Bagaimana kabarmu?"
"Baik. Kamu sudah melahirkan?"
"Iya hehehe."
"Dimana kamu dan bayimu tinggal sekarang?"
"Dirumah ayah bayiku."
"Maksudmu? Mantan pacarmu?"
Sara mengangguk.
"Kalian sudah balikan?"
"Belum sepenuhnya."
"Memang sudah seharusnya balikan. Ini semua demi anakmu."
"Iya.. perlahan² aku akan mencoba menerimanya kembali."
"Pasti berat bukan? Aku selalu ada untukmu, Sara. Jangan khawatir."
"Haha iya terimakasih Austin. Bagaimana kantor barumu?"
Austin pun bercerita banyak mengenai pekerjaan barunya. Kenapa Ia dipindahkan dan dipindahkan ke Jacarta sampai akhirnya jam makan siangnya habis.
"Sara, jam makan siangku hampir habis. Aku harus kembali ke kantor."
"Ya kembalilah. Dimana kantormu?"
"Young Corporation." Gosh, itu perusahaannya Key. gumam Sara
__ADS_1