My Fate Love

My Fate Love
Jahat


__ADS_3

"Hey.. Sara kamu kenapa? Kamu tiba² pingsan. Badanmu dingin, bibirmu pucat. Kamu sakit? Aku udah bilang kalo ada apa² kasi tau aku. Kenapa kamu ga bilang? Aku takut banget kamu kenapa²." ucap Key seperti seorang rapper.


"Ini pasti gara² alergi aku. Aku gapapa kok." jawab Sara dengan lemas.


"Gapapa gimana? Kamu udah pingsan dari jam berapa? Jam 8 aku baru sadar kamu pingsan dan bawa kamu kesini. Alergi kamu makin parah pas aku ngajak makan diluar ya? Kamu gabilang kalo kamu gabisa kena sinar matahari pas alergi? Kenapa kamu ga nolak aja?"


"Kamu bilang hati kamu sakit kalo aku nolak kamu. Aku gamau hati kamu sakit.." ucap Sara.


"Sara.. yaampun.. perasaan baru kemarin kamu tolak aku. Sekarang kamu sayang sama aku lebih dari apapun. Sampai rela sakit begini.."


Sara hanya mampu tersenyum. "Aku mencintaimu Sara, cepat sembuh. Hatiku sakit melihatmu sakit. Apalagi karenaku."


"Key."


"Ya?"


"Pulang."


"Siapa yang jagain kamu?"


"Kamu belum makan malam karenaku."


"Kamu juga. Aku akan suruh Calvin bawain makanan. Sebentar."


Sebenernya Sara ingin Key pulang makan dan beristirahat, namun tidak ada yang bisa melawannya. Jadi apa boleh buat.


Calvin datang membawakan makanan untuk mereka berdua lalu pulang. Sampai detik ini, Key belum cerita tentang Sara kepadanya. Padahal Calvin merupakan tempat pertama kali yang Ia datangi jika ingin cerita. Setelah sama² menghabiskan makanannya, Sara memanggil Key.

__ADS_1


"Key.."


"Ya? Kau butuh sesuatu?"


"Aku tiba tiba teringat sesuatu."


"Apa?"


"Aku tidak memalsukan data keuangan hari itu."


"Aku tau."


"Kenapa? Kenapa kamu tetep menjadikan ku sekretaris?"


"Supaya kamu dekat denganku."


"Kenapa?"


"Kamu gila Key. Kamu melengserkan Nindy dan membuangnya ke perusahaan lain. Gajinya lebih kecil, kau tau?"


"Sstt.. tidurlah. Tubuhmu perlu istirahat."


"Key.."


"Apalagi?"


"Siapa yang memalsukannya?"

__ADS_1


"Aku."


"Key!" dilemparkan bantal ke kepala Key. "Bisa bisanya kamu Key." sambil memukul mukul Key.


Key menangkap tangan Sara. "Kamu tidak tau seberapa takutnya aku saat itu. Bagaimana cara mereka menghina ku, lulusan Oxford tapi hasilnya begini. Kamu jahat Key, jahat, kamu jahat."


"Tenang Sara. Mereka tidak akan berpikir tentang kamu yang tidak tidak. Aku sengaja menyuruh mereka untuk hening saat itu. Soal pemalsuan data, itu tidak palsu sebenernya. Data yang kamu pegang itu merupakan data tahun lalu. Dan mereka semua tau kalau aku pelakunya. Itu akibatnya kalau kamu ga nurut sama aku."


"Ihh Key! Kamu mah. Aku sampe lemes banget hari itu. Ternyata itu semua udah diatur sama kamu."


"Lagian kalo kamu ga jadi sekretaris aku, gimana bisa kita cerita² seperti di cafe hari itu? Gimana bisa kita pacaran seperti sekarang? Kamu harus banyak berterima kasih sama aku."


"Key!! Ihhh!!" dilemparkannya lagi bantal ke muka Key.


Akhirnya Sara tertidur. Key tidak bisa berhenti tersenyum melihat Sara ada didekatnya sekarang. Membayangkan bagaimana mereka akhirnya bisa bersama. Ting. Ada notif pesan masuk ke handphone Key.


Nate.


Temui aku besok diatap kantormu jam 8 pagi.


Key.


Tidak bisa. Sara sedang sakit.


Nate.


*Lusa. Jam 8 pagi. Tanpa penolakan.

__ADS_1


**Key**.


Baiklah*.


__ADS_2