My Fate Love

My Fate Love
Rencana


__ADS_3

Mereka berjalan memasuki lobi perusahaan. Sara sudah lama sekali tidak menapaki kakinya di perusahaan itu. Semua orang menatap mereka ber 3. Ada Flint yang didalam gendongan Key, Sara, dan Key. Flint melambaikan tangan kecilnya padahal Ia tidak pernah diajari untuk itu. Mereka berjalan menuju lift, semua mata masih tertuju kepada mereka ber 3.


"Mereka keluarga yang harmonis."


"Ah anaknya Sir Key melambaikan tangannya padaku!"


"Oh tidak ketampanan Sir Key bertambah saat menggendong anaknya."


"Sudah lama aku tidak melihat senyum Sir Key."


"Aku gemas sekali dengan anaknya."


"Sangat adem melihat mereka ber 3."


"Miss Sara masih terlihat cantik seperti dulu bahkan sudah melahirkan."


"Anak mereka sangat sempurna hasil perpaduan Sir Key dan Miss Sara."


"Aku harap mereka bahagia selalu."


Begitulah omongan² yang terdengar ditelinga Sara dan Key. Tampak kebahagiaan terukir di wajah mereka ber 3. Saat sampai di lantai 60, Sara merasakan kerinduan yang teramat besar dengan tempat kerjanya itu.


"Tidakkah kamu rindu dengan tempat ini, sayang?" kata Key sambil menunjuk meja kerja yang kosong.


"Meja kerjamu, bahkan dengan lift." tambah Key.


Sara tersenyum malu dan mencubit Key. Melihat itu, Flint iri dan langsung ingin pindah ke gendongan Sara.


"Anakmu cemburuan sekali." tanya Sara.


"Menurun darimu."

__ADS_1


"Kok dari aku? Dari kamu lah."


Flint tertawa melihat mereka bertengkar. Sara dan Key langsung menoleh ke arah Flint.


"Sepertinya kita harus berpisah, Key. Flint senang jika kita bertengkar."


"Heh! Tidak bisa! Mana bisa seperti itu?!" ucap Key kepada Sara.


"Hey anak kecil, bukankah seharusnya kamu berbakti pada orangtuamu?" ucap Key kepada Flint.


Mereka tersadar bahwa mereka belum masuk ke ruang kerja Key. Akhirnya mereka berjalan memasuki ruangan Key. Sara dan Flint duduk di sofa sedangkan Key duduk di kursi mejanya. Key tidak bisa berkonsentrasi melihat Sara dan Flint bermain di sofanya. Key berdiri dari kursinya dan hendak berjalan kearah mereka.


"Ada apa? Apa aku dan Flint mengganggumu?" tanya Sara. Sara pengertian sekali bukan?


"Tidak. Aku hanya ingin ikut bermain dengan kalian." ucap Key berbohong.


Di sela² , Key berbicara pada Sara.


Sara terdiam sejenak memikirkan jawaban untuk pertanyaan Key. "Kenapa? Kamu ingin secepatnya?" jawab Sara.


"Iyalah. Menikah denganmu hal yang sudah kunanti dari dulu."


"Baiklah. Kamu urus saja. Aku ingin pernikahan indoor dengan konsep ke barat²an. Tapi aku tidak punya wali untuk pernikahan kita nanti."


"Satupun?"


"Tapi jauh. Tidak tau dia bersedia atau tidak."


"Kabari saja dulu. Kamu tidak pernah menghubunginya?"


"Dia mengantarku ke bandara saat aku mau kuliah, lalu datang pada saat aku wisuda. Itu saja."

__ADS_1


"Yasudah kamu coba kabari saja dia. Kalau dia tidak mau, kita paksa."


"Baiklah. Bagaimana denganmu?"


"Papaku pasti bersedia walaupun kami tidak pernah bertemu lama. Tidak usah kamu khawatirkan. Aku akan menyuruh Calvin mengurusnya."


"Baiklah, Key."


"Sara."


"Ya?"


"Honeymoon ingin kemana?"


Bola mata Sara berputar² memikirkan ingin kemana. "Rasanya aku ingin ke semua tempat." jawab Sara.


"Hahahaha, asalkan bersamaku?"


"Tapi aku juga tidak ingin meninggalkan Flint."


"Gampang itu, kita bisa ajak Bi Nola untuk menjaga Flint."


"Kamu ingin kemana?"


"Dimulai dari Jepang dulu bagaimana? Habis itu Korea, habis itu China, habis itu Inggris, habis itu Perancis, habis itu Italy, habis itu Amerika, habis i.."


"Baiklah baiklah cukup Key. Kamu ingin meninggalkan perusahaanmu berapa lama? Ingin membawa koper berapa banyak?"


"Hahaha benar juga. Aku berpikir kita perbulannya ke 1 negara selama seminggu, jadi aku juga tetap bekerja."


"Iya iya baiklah. Terserah padamu saja. Aku pasti menikmati waktu disaat itu."

__ADS_1


__ADS_2