My Fate Love

My Fate Love
Berjanji


__ADS_3

Sara terbangun dari tidurnya dan melihat Key tidur dikursi seraya menggenggam tangan Key.


"Key..Keyy.. bangun Key udah pagi."


"Kamu gaboleh pulang hari ini. Besok atau ga lusa baru boleh."


"Tapi aku udah ga kenapa². Badanku udah ga gatal lagi."


"Tetep aja. Nanti kalo kambuh lagi? Aku khawatir banget loh."


"Yaudah kamu pulang aja. Mandi sarapan trus ke perusahaan."


"Kalo kamu butuh apa² , siapa yang bantu?"


"Mm.. kayaknya aku ga butuh apa²."


"Biarkan aku hari ini jagain kamu lagi. Aku takut kamu kenapa². Lagian hari ini aku gaada jadwal kan?"


"Oh iya! Astaga" pekik Sara sambil bergegas turun dari ranjang.


"Mau kemana?"


"Susun jadwal kamu."


"Udah gausah. Kamu istirahat aja. Kita sama² ga ke perusahaan hari ini jadi jangan kerja."


Key memang pria yang baik. Ia selalu memperhatikan pacarnya, tidak ingin pacarnya kenapa² . Juga kepada Sara yang belum 3 minggu Ia kenal.


"Besok Nate mau ketemu sama aku." jujur Key.


"Aku mau kerja besok."


"Kenapa?"


"Pengen aja."

__ADS_1


"Besok aku mau ketemu sama Nate."


"Lalu?"


"Bukankah seharusnya kamu tidak menjawab 'lalu' ?"


"Lalu aku harus bagaimana Key. Melarangmu? Marah? Ngambek? Mutusin kamu? Aku gapernah pacaran jadi tolong kasih tau aku apa yang seharusnya aku jawab."


"Sebagian wanita akan melarang, marah bahkan mutusin. Tapi kamu tidak. Lagi² aku jatuh kepadamu, Sara."


Sara tersenyum mendengarnya. "Tetaplah jadi dirimu sendiri dan jangan tinggalkan aku." Sara mengangguk. "Berjanji?" Sara mengangguk lebih kencang.


"Key besok pagi aku mulai kerja. Jadi aku pengen keluar dari rumah sakit malam ini."


"Hmm. Baiklah. Tapi kalo kamu sakit lagi, aku akan menendangmu dari perusahaan."


"Ok!"


Seharian ini Sara merengek minta pulang dari rumah sakit. Walaupun menghabiskan waktu bersama Key dan tidak bekerja, Ia sangat sumpek berada dirumah sakit. Sampai akhirnya Key mengizinkan Sara pulang malam ini.


"Tidak mau."


"Kenapa?"


"Kamu saja istirahat dirumahku."


"Bolehkah?"


"Tentu."


"Baik. Mari kita pulang kerumahmu."


Tidak ada hal lain saat mereka sampai dirumah Sara. Mereka makan dan tidur bersama. Saat pagi telah tiba, mereka berangkat ke perusahaan bersama.


"Nate menemuiku jam 8. Kosongkan jadwalku." pinta Key.

__ADS_1


"Baiklah, Mr. Key."


"Aku akan menghukummu nanti malam."


"Kenapa?" tanya Sara tapi Key sudah berjalan duluan.


Setibanya dilantai 60, mereka melanjutkan pekerjaan masing². Sara memfotocopy kertas yang disuruh Key. Dan ketika Key turun untuk mengambilnya, terpampang jelas wajah Nate dihadapannya. Key lupa bahwa Ia harus menemui Nate hari ini di atap.


"Aku sudah menunggumu lebih dari 30 menit di atap." jawab Nate.


"Maafkan aku. Aku lupa."


"Tidak apa². Kemana Sara?"


"Sedang fotocopy."


"Baiklah. Aku tidak basa basi kali ini."


"Mengapa kamu tidak menanyakan alasan aku melakukan itu waktu itu?" tanya Nate.


Disamping itu, Sara sudah selesai fotocopy dan ingin balik ke meja nya. Tempat fotocopy berada di belakang dekat dapur. Namun, Sara tidak sengaja mendengar Nate berbicara.


"Aku tidak butuh alasan darimu." jawab Key.


"Jika masa lalu kita yang ingin kamu bahas, maaf aku tidak ada waktu untuk itu. Pergilah." tambah Key.


"Ibuku!" teriak Nate.


"Ibuku sakit dan aku membutuhkan biaya untuk pengobatannya. Ayahku tidak pernah memberikan kami uang. Maka dari itu aku melakukannya demi mendapatkan uang untuk ibuku." jelas Nate sambil menangis.


"Ini sangat sulit untukku, Key. Aku tidak bisa mengambil uangmu. Maka dari itu aku melakukannya."


Key terdiam mendengar penjelasan dari Nate. Ia selama ini selalu diselimuti rasa benci terhadap Nate. Begitu juga Sara, Ia masih terdiam ditempatnya. Kakinya tidak mampu melangkah, tangannya sangat lemas.


"Aku tau kamu masih cinta kan sama aku Key." ucap Nate sambil memeluk Key.

__ADS_1


Sara melangkah. Langkah Sara kembali terhenti saat melihat Nate memeluknya. Bukan itu. Melainkan wajah Key menampilkan muka menyesal karena tidak pernah bertanya alasan Nate. Hati Sara sakit layaknya ditusuk beribu ribu panah.


__ADS_2