
Malam ini mereka makan malam dirumah Sara. Sara memasak banyak makanan yang lezat. Ini pertama kalinya bagi Key dimasaki makanan. Sesudah mereka menghabiskan makanannya, Sara mencuci piringnya didapur. Key datang memeluk Sara dari belakang kode minta sesuatu.
"Nanti dulu Key, aku lagi nyuci piring."
"Aku udah ga tahan." jawab Key lalu mengecup tengkuk Sara.
Sara cepat² menyelesaikan pekerjaannya. Key memutar tubuh Sara dan melumat bibir Sara dalam². Dari bibir turun ke leher. Ia membuat kissmark di leher Sara.
Tangannya membuka pakaian Sara satu persatu. Sara hanya bisa menggigit bibirnya menahan kegelian.
Seluruh tubuh Sara gemetar. Napas Sara sudah ngos ngosan.
"Key.. pengaman.." bisik Sara.
"Gausah. Kita nikah aja. Kamu mau kan?"
Sara hanya tersenyum. Key memasukkan miliknya ke milik Sara.
Sesekali Key menutup rapat bibir Sara dengan bibirnya agar tidak terdengar suara Sara. Sara merasakan cairan hangat didalam sana. Key melanjutkan aksinya dengan membawa Sara ke meja dikamarnya.
Dimasukkannya lagi miliknya ke milik Sara dalam posisi Key membelakangi Sara. Key memasukkan jarinya ke mulut Sara, dijilat jilat jari Key itu.
Key membalikkan tubuh Sara, melumat habis bibirnya dan berbisik "your turn, Sar." Lalu Key melumat bibir Sara lagi sambil menunggu apa yang akan Sara lakukan, Sara menjatuhkan tubuh Key diranjang, lalu duduk diatas tubuh Key dan memasukkan milik Key kedalam kepunyaannya.
Sara lalu Ia menutup mulutnya. Key menarik tangan Sara yang menutupi mulutny. tubuh Sara terkulai lemas diatas Key. Napas mereka terengah engah tak karuan. Key menyampingkan tubuh Sara disampingnya, dipeluknya tubuh yang telah memuaskannya itu. Kini, Sara berada dalam dekapan Key. Mereka berpelukan sambil berhadapan.
__ADS_1
"Sara.."
"Ya?"
"Maukah kamu nikah denganku?"
Sara mencubit dada bidang Key.
"Aku serius." tegas Key.
"Tidak secepat ini Key."
"Kapan? Kamu tau aku ga pake pengaman kali ini."
"Ya aku tau. Terlalu cepat Key. Aku bahkan tidak pernah membayangkannya."
"Baru 3 minggu kita bertemu, Key. Masih terlalu cepat."
"Untuk apa lama lama?"
"Setidaknya ada waktu untuk kita lebih mengenal dalam satu sama lain."
"Sampai kapan, Sara?"
"Aku tidakk bisa memastikan itu."
__ADS_1
"Bagaimana jika kamu hamil duluan?"
"Salahmu sudah melakukan hal gegabah seperti tadi."
"Aku bukan gegabah. Aku sengaja melakukannya agar kita bisa menikah."
"Ya kamu melakukannya dengan sengaja. Tapi kamu tidak memikirkan resikonya dari perlakuanmu itu."
"Aku sudah memikirkan nya Sara. Oleh karena itu aku ingin mengajakmu menikah."
"Kamu pikir menikah itu gampang dan instan?"
"Kamu tidak mencintaiku?"
"Bukan soal cinta tidak cinta. Aku mengenalmu baru. Masih sangat baru."
"Tapi kamu sudah mencintaiku kan?"
"Itu benar. Tapi menikah tidak semudah yang kamu pikirkan dan kamu rencanakan. Kita harus siap semuanya, menghabiskan waktu bersamanya seumur hidup."
"Bukan nya aku sudah bilang, aku ingin menghabiskan sisa waktu hidupku bersamamu? Apa yang masih kamu ragukan?"
"Aku belum mengenal dirimu lebih dalam, Key. Beri aku waktu. Beri hubungan kita waktu. Kita harus saling mengenal satu dengan yang lainnya sebelum kita memutuskan untuk menikah, Key."
"Sebelum kamu hamil kita menikah. Tidak ada penolakan, Sara" Key mengecup kening Sara.
__ADS_1
Menikah? Kita baru saja kenal 3 minggu, Key. gumam Sara dengan mata terpejam.