My Fate Love

My Fate Love
Hamil Tua


__ADS_3

Sudah berapa lama anda berhubungan dengannya? Bagaimana anda bisa mengenalnya? Apa yang membuat anda menyukainya? Mengapa anda tiba² ingin menikahinya? Apakah anda murni mencintainya? Apakah ini pernikahan bisnis?


Didepan perusahaan Key, banyak reporter menyerbu. Jelas karena berita Key akan menikahi Vela sudah menyebar luas. Key dan Vela akan segera menikah dalam hitungan hari. Key masih tidak menyangka, Ia meninggalkan Sara dan menikah dengan Vela seorang wanita yang tidak dikenalnya.


Tiba di hari pernikahannya. Key menatap dirinya didepan kaca. Ia akan segera menikah. Tapi bukan dengan Sara, wanita yang dicintainya. Bayang² wajah Sara saat tersenyum masih membekas di otaknya, begitu pula saat Sara menangis. Bagaimana bisa aku meninggalkan Sara? Padahal aku bilang akan menikahinya. Maafkan aku, Sara. Kamu tidak pantas menangis untukku, Sara. gumam Sara.


Pernikahan telah usai. Key mau pulang kerumahnya secepat mungkin. "Kamu mau kemana, Key?" tanya Vela.


"Jangan pernah menyebut namaku. Aku akan pulang kerumahku. Kamu pulanglah kerumahmu." ucap Key lalu masuk kedalam mobil yang dikendarai Calvin.


"Tapi.. Key.. aku ini istrimu" ucap Vela sambil mengetuk kaca jendela mobil.

__ADS_1


"Jalan sekarang." perintah Key ke Calvin.


Sejak saat itu, Key sangat acuh terhadap Vela, istrinya. Key tidak pernah menelepon Vela, tidak pernah menemui Vela dirumahnya. Vela lah yang datang sendiri ke perusahaan untuk menemui Key, tapi Key selalu menolak bertemu Vela.


Dihati Key hanya ada Sara, tidak ada yang bisa menggantikan Sara. Setiap Key bangun tidur, yang dipikirnya adalah Sara. Saat Key sedang melamun disela² kerjanya penyebabnya adalah Sara. Saat Key memejamkan mata hendak tidur, Sara menjadi pikiran utamanya. Pikirannya tidak jauh² dari Dimana Sara sekarang? Bagaimana keadaannya? Dimana Sara kerja? Apakah dia sudah menemukan penggantiku? Aku menyesal sudah meninggalkanmu, Sara. Aku harap kamu bahagia dimanapun kamu berada.


Lamunan Key buyar saat Calvin masuk. "Aku tidak pernah melihat senyummu sejak menikah. Bukankah setelah menikah akan bahagia?" kata Calvin.


"Omong², kamu belum pernah bercerita tentang Sara kepadaku."


"Waktu aku menyuruhmu membawa baju ke hotel Lost Stars, aku sedang bersama Sara kala itu. Aku menyewa pelacur karena frustasi ku. Jimmy pernah bilang menyewa pelacur merupakan pelampiasan yang paling tepat. Maka dari itu, aku menyewa pelacur. Yang aku sewa adalah pelacur, namun dia tidak bilang stok pelacur kosong, dia menculik Sara dihalte bus dan membawakannya kepadaku. Sara hanyalah korban. Ia berharap tidak bertemu denganku lagi. Tapi dia menjadi staf keuangan disini. Begitulah cerita kami dimulai."

__ADS_1


"Dia tau kamu menikah?"


"Aku memutuskannya tepat disaat setelah aku mengirim perjanjian pernikahan. Aku kasih tau alasannya. Padahal aku sudah bilang ingin menikahinya tapi tiba² aku memutuskannya. Mungkin tidak adil baginya. Dan kamu tau, Vin? Dia menangis dihadapanku. Dia bilang cintaku deras seperti hujan. Tapi sederas derasnya hujan, ia akan tetap berhenti. Begitulah aku dimatanya."


"Kamu memang salah disini, Key. Kamu lebih memilih bisnismu daripada Sara. Kamu rela menyakitinya demi bisnismu. Bagaimana jika dia frustasi dan bunuh diri?"


"Calvin! Jangan menambah rasa bersalahku."


"Baiklah. Aku pergi."


Selepas kepergiannya Calvin, Key pergi ke supermarket karena ingin membeli beberapa kebutuhan sekaligus melepas penat dsri pekerjaannya. Mungkin karena, Key sering memikirkan Sara, Ia melihat seorang wanita mirip sekali dengan Sara di supermarket.

__ADS_1


Tapi bedanya, perut wanita itu besar, hamil tua. Ketika Key melangkahkan kakinya untuk mendekati wanita itu, semakin jelas wajah Sara. "Sara."


__ADS_2