
Angel memang kini berada di Roma setelah ia melarikan diri dari kejaran geng mafia yang dipimpin oleh Lucia. Sejak ia menyelamatkan seorang waitres di club, kehidupannya tidak tenang. Ia pun segera mengumpulkan barang barang miliknya dan menguras isi tabungannya.
Angel kini duduk diam di dalam kamar sewa miliknya sambil menikmati segelas mie instan yang ia beli di minimarket. Kekacauan yang dibuat oleh David, membuatnya harus membawa David keluar dari club. Kalau tidak, maka kerugian club akan semakin besar dan tentu ia yang akan disalahkan oleh pemilik club.
Angel terpaksa bekerja di sana karena ia memang tidak memiliki pendidikan yang cukup bagus untuk bekerja di belakang meja, di sebuah perusahaan. Kedua orang tuanya bercerai dan masing masing telah menikah lagi. Ia tak ingin ikut salah satu dari mereka dan mereka bahkan sepertinya tak mengingatnya lagi.
Saat ini Angel berusia 25 tahun. Ia sudah hidup sendiri sejak berusia 20 tahun. Ia tak sempat menyelesaikan kuliahnya di bidang IT karena kedua orang tuanya tak ada yang mau membiayainya lagi. Mereka kini hanya fokus pada keluarga baru mereka. Kadang Angel merasa kalau ia bukanlah anak kandung dari kedua orang tuanya, membuatnya tersenyum miris dengan kehidupannya.
Ia membekali dirinya dengan ilmu bela diri agar ia mampu menjaga dirinya sendiri. Ia tak mau lagi dianggap sebagai gadis yang bisa ditipu dan dipermainkan.
Angel tak akan pernah melupakan seorang pria bernama Billy Argantara. Saat Kuliah, Angel menjadi korban taruhan antara Billy dengan teman temannya. Angel memang masih bodoh dan lugu karena begitu percaya dengan laki laki itu.
Ketika Angel mengetahui bahwa ia hanya dipermainkan oleh seorang Billy Argantara, ia memukul Billy hingga laki laki itu pulang ke rumah dengan wajah yang lebam dan penuh luka. Memang saat itu emosi Angel juga sedang tidak menentu karena ia juga harus menyaksikan pertengkaran kedua orang tuanya di rumah, setiap hari.
__ADS_1
Angel mengenal Mia di tempat latihan bela diri. Di siang hari, kadang Angel menjadi seorang trainer bagi anak anak yang ingin berlatih dasar dasar bela diri. Pertemuannya dengan Billy di sana kembali mengingatkannya akan masa lalunya, namun ia berusaha untuk menepisnya. Ia tak ingin hal tersebut mengganggu kehidupannya lagi.
*****
Hanya 1 bulan, waktu yang diperlukan oleh Azka untuk mempersiapkan pernikahannya dengan Mia. Vanessa begitu senang ketika Azka memintanya untuk melamar Mia 3 minggu yang lalu.
Axelle dan Vanessa secara khusus terbang ke Munich untuk menemui Ronald dan Rosa, karena mereka masih menjaga Mia di rumah sakit. Dengan cepat kedua keluarga bisa berbaur karena memang Rosa dan Vanessa sudah saling mengenal sejak Amelie dan Abigail bersahabat.
Hari ini, di sebuah taman yang telah dihias dengan begitu cantik, akan diadakan pengucapan janji pernikahan antara Azka dengan Mia. Marcello memeluk Azka dan mengucapkan selamat pada mereka berdua.
Mia hanya menggunakan gaun berwarna putih. Sederhana namun elegan. Riasan juga terkesan natural karena wajah Mia memang masih terlihat imut seperti anak kecil.
Acara pengucapan janji pernikahan berjalan dengan lancar dan mereka berdua bernafas dengan lega ketika mereka telah dinyatakan sebagai suami istri. Azka mencium kening Mia dengan dalam, kemudian memeluknya.
__ADS_1
"Aku mencintaimu. Aku akan menyayangimu dan menjagamu," bisik Azka di telinga Mia, membuatnya ingin menangis karena bahagia.
Semua tamu mengucapkan selamat. Di antara para tamu, muncul seorang pria dan kini berdiri di hadapan mereka, "Azka, Mia, selamat menempuh hidup baru. Aku mendoakan kalian selalu hidup bahagia, saling melengkapi satu sama lain, dan yang terpenting jika ada masalah, jangan pernah didiamkan berlarut larut."
"Dokter Victor?"
"Kenalkan, ini Uncle Victor," ucap Azka.
"Uncle?" tanya Mia.
"Iya, Uncle Victor adalah adik dari Mommy," Mia menutup mulut dengan kedua tangannya. Dokter yang sangat ia kagumi ternyata adalah pamannya Azka. Itu berarti secara tak langsung, Azka memiliki hubungan dengan keluarga Argantara.
"Terima kasih banyak," Mia menundukkan kepalanya di depan Victor karena Dokter itu sudah banyak membantunya, meskipun banyak hal yang sebenarnya tak dapat ia pelajari karena masalah yang membelitnya kala itu.
__ADS_1
David Asher datang menghadiri acara tersebut dan mengucapkan selamat pada Mia dan juga Azka. Ia datang bersama asistennya, Emma Wattson.
Emma yang sedang berkeliling mencari makanan, dikejutkan oleh seorang pria yang berdiri di sebelahnya, "Kenapa kamu ada di sini?"