My Highschool Sweetheart

My Highschool Sweetheart
KAMU LUAR BIASA


__ADS_3

Angel yang sudah berstatus sebagai istri seorang David Asher, kini tak lagi bekerja. Ia lebih banyak berada di rumah dan mengurus semua keperluan David. Saat ini ia merasa sangat dicintai dan disayangi, baik oleh David maupun oleh Diva.


"apa kamu tidak bosan berada di rumah?" tanya David saat menyantap sarapannya.


"Tidak. Aku senang berada di rumah. Aku bisa mengerjakan semuanya, jadi saat kamu pulang semua sudah rapi dan bersih."


"Kamu itu istriku, bukan asisten rumah tangga. Kita sudah memiliki asisten rumah tangga, jadi biarkan mereka yang bekerja," ucap David.


"Tapi kalau tidak seperti itu, aku hanya diam saja. Diva selalu pergi bersama Alvin."


"Aku tahu sesuatu yang bisa membuatmu lebih sibuk," bisik David.


"Oya? apa itu?"


David meraih telapak tangan Angel kemudian mengajaknya ke dalam kamar tidur, "Apa ada sesuatu yang harus kubereskan?" tanya Angel.

__ADS_1


"Ya, kamu harus membereskan ini," David mendekatkan tubuhnya pada tubuh Angel dan ia bisa merasakan sesuatu yang tengah menegang di bawah sana.


"as you wish ...," dengan cepat Angel membuka kancing kemeja David yang sudah rapi itu. Membuka ikat pinggang serta celana panjang suaminya, meninggalkan penutup segitiga milik suaminya.


Angel mendorong David ke atas tempat tidur, kemudian membuka pakaiannya sendiri dan menyisakan pakaiian dalamnya. Milik David semakin menegang ketika disajikan penampilan Angel yang hampir polos.


Angel menarik lapisan terakhir milik suaminya, kemudian memainkannya, membuat errangan dan dessahan terdengar dari mulut David. Ia menaiki tempat tidur kemudian memberikan kecupan dan ciuman di leher David. Menyusuri tubuh pria itu dengan jari jemarinya dan mengakhirinya di alat tempurnya.


"Ahhhh!!!" suara dessahan kembali keluar dari mulut David ketika Angel memberikan servis pada alat tempurnya. Kini tubuhnya seakan tak bisa menahan untuk berbalik menyerang Angel.


"Giliranku!" Dengan cepat David merubah posisi mereka. Kini ia yang berada di atas dan mengungkung tubuh Angel. Ia melummat bibir Angel dengan rakus sambil meremas kedua bukit kembar milik istrinya itu.


"Faster, honey!" ucap Angel.


"As you wish."

__ADS_1


Semakin lama David memberi hentakan cepat dan akhirnya mereka mencapai puncak bersama sama. David mencium kening Angel, kemudian mencium perutnya juga.


"Kuharap benih benihku akan segera hadir di sini. Ia akan membuatmu tidak kesepian apalagi bosan saat di rumah," David membaringkan tubuhnya di samping istrinya. Tubuh mereka masih sama sama polos. Kegiatan di pagi hari sepertinya sangat menyenangkan dan terasa lebih nikmat.


Angel yang merasakan gelenyar aneh di tubuhnya, kembali memiringkan tubuhnya untuk melihat ke arah David yang sedang memejamkan mata. Ia kembali memberi sentuhan pada milik David, bukan dengan tangannya, melainkan dengan mulutnya.


David yang sedang memejamkan mata langsung merasakan kenikmatan kembali. Ia melihat Angel sudah berada di alat tempurnya yang kini kembali menegak. Angel memposisikan dirinya di atas dan kembali memasukkan milik David pada miliknya. Ia menahan tubuhnya dengan tangan yang berada di atas dada David. Ia menggerakkan pinggulnya dengan cepat, membuat bukit kembarnya seakan bergoyang di depan mata David.


David langsung memajukan wajahnya dan melahap dua bukit kembar itu, membuat suara eranngan dan dessahan keluar dari mulut Angel.


"Ahhh honey," hentakan demi hentakan terus Angel lakukan, hingga akhirnya David kembali membalik posisi mereka. David kini berada di belakang tubuh Angel. Ia kembali memasukkan miliknya, dan menghentak dari belakang. Ia juga memainkan bukit kembar milik Angel.


Angel merasakan milik David masuk sepenuhnya, hingga kenikmatan semakin terasa, "Ahhh ... Ahhh .... Ahhh, honey ... faster!"


David mempercepat ritmenya, kemudian secara bersama sama mereka mencapai puncaknya. Mereka berbaring bersama di atas tempat tidur karena kelelahan.

__ADS_1


"Kamu luar biasa, honey," ucap Angel.


"Kamu lebih luar biasa, aku tak akan pernah puas jika melakukannya hanya sekali. Sepertinya hari ini aku tidak akan pergi ke kantor, lagipula Emma belum kembali. Aku akan menghabiskan seharian ini bersamamu di atas tempat tidur, bagaimana?" Angel langsung tersenyum dan kembali mencium bibir David.


__ADS_2