My Highschool Sweetheart

My Highschool Sweetheart
MENGINGINKAN LEBIH


__ADS_3

Angel benar benar merasa kaget dengan pernyatàan yang dikeluarkan oleh David. Bagaimana bisa pria di hadapannya ini langsung mengajaknya menikah, padahal hubungan mereka tidaklah dekat.


"Maaf, tapi aku tidak bisa," jawab Angel. Ia tak ingin berada dalam hubungan yang rumit, seperti kedua orang tuanya. Akan lebih baik hidup seorang diri dan tidak menyusahkan siapapun.


Pernikahan kedua orang tuanya yang dilandasi dengan cinta saja hancur berantakan, apalagi yang tidak saling mencintai. Bukankah itu akan sangat merepotkan?


"Katakan padaku apa alasannya," tanya David.


Angel menghela nafasnya kasar, "Tuan David yang terhormat, kita hanyalah 2 orang asing yang terikat hubungan kerja. Sepertinya tidak ada alasan untuk menikah karena kita tidak saling mencintai."


"Aku bisa membuatmu mencintaiku," ucap David dengan yakin.


"Maaf, tapi aku memang tidak berniat untuk menikah sepanjang hidupku."


David memegang pinggang Angel dan mendekatkan ke arahnya, "bagaimana jika aku memaksamu?"


"Tidak akan ada yang bisa memaksaku. Hidupku adalah milikku, tak ada seorang pun yang bisa mengaturnya. Kamu juga tidak bisa mengancamku, karena aku tak punya siapa siapa."


"Aku bisa memaksamu," ucapan David membuat Angel menoleh dan membulatkan matanya.


"Kamu tidak akan bisa. Sekarang lepaskan aku!" ucap Angel dengan sedikit keras.


"Sudah kukatakan, aku tak akan melepaskanmu."

__ADS_1


"Kalau begitu, jangan salahkan aku jika aku berbuat kasar padamu," Angel mengeryitkan alisnya dan memandang David dengan tatapan tajam.


David mendorong pelan Angel ke atas tempat tidur dan mengungkungnya, "Beri aku kesempatan."


"Maaf, tapi aku benar benar tidak bisa. Sekarang lepaskan aku atau aku akan menghajarmu."


"Lakukanlah jika menurutmu itu bisa membuatku melepaskanmu," ucapan David benar benar tak masuk di akal Angel. Pria ini sudah ditolak, tapi masih saja memaksa.


"Kalau begitu, maafkan aku."


bughhh !!!


Angel menendang aset milik David, membuat pria itu melepas kungkungannya dan memegang miliknya yang kini terasa sangat sakit.


Angel mengusap wajahnya kasar, "Tuan David yang terhormat, mulai detik ini ... saya berhenti dari pekerjaan ini. Terima kasih sudah memberi saya kesempatan bekerja."


Angel langsung membuka lemari dan mengambil tas ranselnya, kemudian memasukkan beberapa baju yang ia bawa saat datang ke kediaman Asher.


"Angel! Maaf ... maafkan aku. Kamu boleh berhenti, tapi setidaknya bantu aku untuk berdiri dan kembali ke kamarku," pinta David.


Atas dasar kemanusiaan, akhirnya Angel membantu David meskipun dengan perasaan yang sangat kesal. Angel mengalungkan lengan David di lehernya dan memegang pinggang David.


Akhirnya mereka sampai di kamar David, Angel membantu merebahkan tubuh David ke atas tempat tidur.

__ADS_1


"Sudah! tugasku sudah selesai," ucap Angel.


"Belum, kemarilah," Angel berjalan mendekat.


"Apa yang kamu inginkan?" tanya Angel.


"Cium aku. Kamu mengawali pertemuan kita dengan sebuah ciuman yang kamu curi dariku. Sebelum kamu pergi, kembalikan ciuman itu padaku," Angel membulatkan matanya. Bisa bisanya laki laki ini meminta ciumannya dikembalikan, dia kira hutang apa.


"Cepatlah! Atau aku tak akan mengijinkanmu melangkahkan kaki keluar dari rumah ini."


Hanya ciuman, ya hanya sebuah ciuman. Tidak masalah, lagi pula aku sudah pernah menciumnya. - Angel terus bermonolog sendiri dengan batinnya.


Angel mendekati David dan duduk di samping pria itu, "tutuplah matamu."


"Aku tidak mau menutup mataku, karena kamu akan melarikan diri saat itu," ucap David, membuat Angel menghela nafas pelan.


Angel mendekatkan wajahnya pada David. Tiba tiba jantungnya berdegup kencang ketika wajahnya begitu dekat dengan wajah David dan manik mata mereka saling bersitatap.


"Karena kamu mencuri sebuah ciuman dariku, maka aku yang akan mengambilnya kembali darimu," David menahan tengkuk Angel dan mencium wanita itu. Ciuman David begitu lembut, membuat Angel merasa seperti melayang. Ia membuka mulutnya seakan memberikan akses pada David dan itu membuat David tersenyum.


David menyesapp dan melummat dalam bibir Angel, kemudian membalik keadaan dengan kembali mengungkung tubuh Angel di bawah tubuhnya. Ia kembali mendaratkan ciuman di bibir Angel dan memberikan sentuhan pada pipi, leher, dan lengan Angel, membuat tubuh wanita itu meremang.


Angel ingin melawan, tapi tubuhnya seakan menolak dan ingin menerima semua sentuhan yang diberikan oleh David. David berbisik di telinga Angel sambil menelusupkan tangannya di balik pakaian, untuk memberikan sentuhan perlahan pada pinggang Angel, "Aku mencintaimu, benar benar mencintaimu. Menikahlah denganku, aku berjanji akan membahagiakanmu."

__ADS_1


Angel membuka matanya menatap ke arah David. Sentuhan David benar benar membuatnya menginginkan lebih dari sekedar ciuman saat ini.


__ADS_2