My Mysterious Girl

My Mysterious Girl
Part 15


__ADS_3

Kami memilih makanan masing-masing, karena selera makanku tak sama dengan seleranya jadi kami akhirnya memilih makanan di stan masing-masing. Setelah memesan makanan masing-masing, kami memilih bangku yang berada di luar, karena pemandangan yang indah ditambah udara yang enak untuk dinikmati. Bangkuku berseberangan dengan bangkunya, jadi kami saling berhadap-hadapan.


Aku bisa melihat mukanya dengan jelas, karena jarak kami yang terpisah tak begitu jauh. Sungguh aku tak berbohong, jika ia memilih bentuk wajah yang sempurna apalagi ditambah dengan senyuman nya yang bisa meluluh lantakan perasaan.


Dia mengajakku mengobrol ngalor-ngudul, entah semua hal jadi kita bahas. Tapi itu yang membuatku bisa menilainya lebih jauh lagi. Dia sangat luas dengan wawasan nya, aku tahu dari cara ia menanggapi semua pertanyaan ku. Wow lagi- lagi aku di buat kagum oleh nya.


Makanan kami pun sudah datang ke meja. Kami pun makan dan diselingi candaannya yang receh. Sekali waktu aku tertawa dengan candaan nya yang kadang lucu kadang kala juga garing. Makanan kami pun habis tak tersisa. Aku pun juga merasa sudah kenyang. Sama halnya pun dengan dia.


Akhirnya kami memutuskan untuk berpisah karena aku ingin segera pulang, dia pun mengantarkan ku sampai di tempat parkir swalayan ini. Aku pun mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal. Dia juga melakukan hal yang sama. Kami pun berpisah.

__ADS_1


Di perjalanan pulang pun, aku masih merasakan kehadiran nya. Sungguh dia membuat ku lupa sejenak dengan masalah yang ku hadapi akhir\-akhir ini. Dia membuat ku tak lupa lagi dengan apa yang dinamakan tertawa. Dia membuat ku bahagia dengan caranya. Sampai \-sampai aku tak menyadari motor ku sudah berhenti tepat di depan gerbang kost.


Aku memasukkan motor ke garasi dan membawa semua belanjaan ku masuk ke kamar. Saat sudah mau memasuki kamar, mbak jessy memanggil ku. Aku pun menoleh ke arahnya. Di tangannya ada kotak paket yang berukuran sedang. Aku tak memikirkan apa paket itu. Aku menaruh kantong belanjaan ku dan langsung menghampiri mbak jessy.


“ Ada apa ya, mbak? “


Tanya ku bingung, kenapa kok tiba-tiba manggil.


Jawab mbak jessy dengan memberikan paket yang berukuran sedang kepada ku. Aku pun menerima nya dengan wajah yang kebingungan. Perasaan aku tak pernah memesan apa pun dari online shop, kenapa ada paket yang datang atas namaku.

__ADS_1


“ gak keliru apa mbak, mungkin punya penghuni yang lain “


Tanya ku memastikan. Kan kalo punya orang lain kan kasian.


“ Udah kutanya ke semua orang disini, dek. Tapi ini pun juga bukan punya mereka. Dan lagi paket ini pun juga tertera atas namamu “


Terang mbak jessy padaku, akhirnya dengan berat hati pun aku menerima paket ini. Tapi aku masih bertanya-tanya siapa pengirim paket ini. Sebelum aku kembali ke kamar aku tak lupa mengucapkan Terima kasih ke mbak jessy dan di balas dengan anggukan.


Aku masuk ke kamar dengan paket di tangan ku. Paket itu ku taruh di meja dekat dengan ranjang ku. Rasanya aku masih penasaran, apa maksud dari pengiriman paket ini. Aku membereskan belanjaan ku terlebih dahulu sebelum aku sibuk membuka paket itu. Ku keluarkan barang-barang yang ku beli tadi dari kantong. Ku tata sedemikian rupa dalam lemari pendingin dan sebagian dalam lemari. Setelah selesai menata aku pun berjalan ke ranjang.

__ADS_1


Aku duduk di tepi, dan tangan ku langsung menyambar Kotak paket tersebut. Ku baca alamat dikirimnya dan benar itu dikirim atas namaku. Tapi yang aku herankan kenapa tak ada nama dari pengirimnya. Aku membuka paket itu dengan hati-hati. Saat ku buka paket itu betapa aku terkejutnya melihat isi di dalam paket itu. Paket itu berisi.......


__ADS_2