
Rasa pahit itu menyengat di tenggorokan ku. Tapi mau tidak mau aku harus menelan nya, walaupun aku ingin sekali memutahkan nya. Aku langsung minum air banyak-banyak agar rasa pahit itu segera pergi. Sesudah rasa pahit itu hilang, aku pun kembali ke ranjang untuk membaringkan diri. Aku merasa tubuh ku sangat lelah, padahal di hari ini aku tak melakukan apapun.
Tanpa sadar saat aku berbaring, aku pun terlelap dan terbawa ke alam mimpi. Aku memang sangat butuh tidur siang yang seperti ini. Karena aku tak pernah merasakan tidur dengan damai setelah harus itu. Tanpa bantuan obat aku tidak akan pernah bisa tidur dengan tenang. Tapi kali ini aku kembali merasakan tidur yang tenang tanpa ada gangguan sedikit pun.
Aku tidur tanpa di sertai dengan mimpi buruk yang selama ini menyertai tidur ku. Aku senang dan aku bahagia, dapat melawan mimpi buruk itu. Aku ingin bisa terlepas dari bayangan buruk yang selalu membelenggu kehidupan ku. Dan kini aku berjuang untuk itu.
Aku terbangun ketika matahari sudah mulai pergi yang juga disertai dengan perginya hujan yang tadi mengguyur kota ini. Aku meregangkan tubuh ku. Oh my god ini sangat enak, rasanya aku sangat fresh ketika bangun.
__ADS_1
Aku terduduk di kasur ku. Dan ketika aku ingin meraih handphone, perutku berbunyi. Ya ampun, aku hampir lupa aku belum makan berat dari pagi. Pantas saja perutku berbunyi dan sedikit perih. Aku pun tak jadi mengambil handphone, tapi aku langsung pergi menuju kulkas yang ada di pojok kamar.
Ku lihat dalam kulkas hanya tersisa buah yang menurut ku sudah tak layak untuk di makan. Ku lihat lemari makanan ku juga sama, hanya tersisa roti satu lembar. Sungguh sangat mengenaskan isi kulkas dan lemari makanan ku.
Aku pun tak perlu berpikir lama, aku langsung mengambil dompet dan juga jaket. Aku pergi ke rumah makan padang yang letaknya tak jauh dari tempat kost ku. Tak peduli lagi aku jika nanti akan bertemu dia lagi. Pokoknya aku sekarang hanya ingin mengisi perutku saja.
Makan pun selesai, kini hanya tinggal belanja bulanan saja. Aku pun pergi ke super indo yang tak begitu jauh juga tak begitu dekat dari tempat ku berada saat ini. Apalagi jalanan sekarang tampak ramai, banyak orang yang pulang kerja membuat jalanan tampak penuh.
__ADS_1
Belum lagi aspal yang masih basah karena hujan tadi, bikin aku malas saja. Tapi saat aku menatap langit, ada senja yang tampak indah dan memanjakan mata. Sungguh nikmat Tuhan mana yang aku dustakan. Senja selalu indah dengan warna nya yang muncul walaupun hanya sesaat.
Tapi belum selesai dengan senja, ada suara klakson yang membuat orang ingin berkata kasar saja. Aku paling sebaliknya jika pengendara Mengklakson padahal dia tahu jalanan sedang macet. Kan bikin polusi suara aja. Ingin rasanya itu orang kutampol.
Perjalanan ke super indo sekarang menjadi sangat jauh. Biasanya dapat ku tempuh dengan waktu 20 menit an kini bisa sampe satu jam. Setelah membelah jalanan yang macet itu, aku pun sampe di super Indo.
Saat aku akan masuk, aku tiba-tiba teringat akan pertemuan ku dengan mas Bian. Udah lama aku gak pernah kelihatan orang nya. Ingat juga kita belanja sama-sama di sini. Udah kayak apa aja pake belanja sama-sama. Tapi dari situ lah aku makin akrab dengan nya.
__ADS_1
Ada rasa rindu akan kehadiran nya, padahal selama ini saja kami juga tak bisa dikatakan dekat. Hanya kebetulan-kebetulan selalu yang mempertemukan kita. Dari hal buruk hingga hal baik kita selalu di pertemukan dengan tidak sengaja. Secara nggak langsung kita kayak udah di takdir kan untuk bertemu.