My Mysterious Girl

My Mysterious Girl
Part 20


__ADS_3

Aku tidur dengan lelap, tak menghiraukan suara-suara bising di kelas. Sungguh sangat nikmat, apalagi guru matpel selanjutnya sedang ada workshop, jadilah kelas kosong. Ini adalah surga bagi kami murid yang bisa dikatakan jauh dari rajin.


Tidur ku terganggu saat ada yang mulai mengusili ku. Kurang ajar nih, ganggu orang aja. Aku bangun dan melihat Darma yang mau mengusili ku, tapi sebelum rencana itu berhasil aku keburu tahu. Dia mendengus sebaliknya karena tak bisa menjahili ku. Aku pun hanya menyeringai.


Dia meninggal kan bangku ku dengan umpatan-umpatan yang terus keluar dari mulut nya. Aku hanya tertawa kecil melihat tingkahnya. Emang dasar anak songong itu, gak pernah tobat. Aku sebenarnya mau melanjutkan tidur ku, namun mata ku sudah tak bisa di pejamkan lagi. Aku pun memutuskan pergi ke perpustakaan.


Aku berdiri dan langsung berjalan keluar kelas, ketua kelas menanyaiku dan ku jawab ke perpustakaan. Berjalan melewati lorong-lorong kelas. Hampir semua kelas kosong di karena kan gurunya workshop semua. Jadilah suasana yang sangat tidak kondusif.

__ADS_1


Jarak kelas ke perpustakaan lumayan jauh karena letak perpustakaan yang berada di dekat taman belakang sekolah. Apalagi dengan suasana yang sepi dan rindang membuat perpustakaan selalu sepi dan jarang siswa yang berkunjung. Tapi beda dengan ku, di sana adalah tempat ternyaman untuk mencari sebuah ketenangan.


Saat aku melewati lapangan basket tak sengaja aku melihat, orang yang seperti mas Bian. Tapi jika dipikirkan tak mungkin dongs dia ada di sini. Sapa tau itu hanya mirip saja. Aku pun lanjut berjalan, dan entah mengapa aku tiba-tiba mengingat senyuman mas Bian yang manis itu. Ya Tuhan apa-apaan ini?????


Ku entah kan pikiran itu, hingga aku tak menyadari aku sudah berada di depan perpustakaan. Aku pun masuk dan mengisi absensi terlebih dahulu. Setelah selesai aku pun mulai menelusuri rak-rak yang berisi buku-buku fiksi dan novel. Ku baca sinopsis buku-buku yang menarik di mata ku.


Ku bawa buku itu ke tempat baca yang berada di pojok ruangan. Tempat yang selalu aku tempati di setiap aku disini. Hingga penjaga pun sampai hapal dengan ku. Aku pun mulai membaca novel itu, sungguh sangat seru banget deh cerita nya, sangat realistis banget deh.

__ADS_1


Dari alurnya yang bisa bikin ketawa sampai bikin aku hampir mewek pas baca, sungguh novel yang sangat berhasil memainkan perasaan pembaca. Sampai aku tak sadar jam sudah menunjukan pukul 12 siang. Ya ampun aku baca buku ini hampir 3 jam sendiri. Apalagi di dukung suasana di sini yang tenang dan sepi kan bikin orang lupa waktu.


Aku juga sudah merasa lapar, aku pun akhirnya dengan berat hati memutuskan untuk mengakhiri kegiatan membacaku. Aku meminjam buku ini untuk ku tamatkan, selesai nya administrasi meminjam buku, aku langsung bergegas ke kantin. Semoga saja aku bisa menahan rasa lapar ku, karena jarak kantin yang jauh. Sungguh sangat menyebalkan ketika aku merasa lapar saat aku berada di perpustakaan.


Aku hampir kehabisan tenaga, tapi sebelum itu terjadi aku sudah tiba di kantin. Aku langsung memesan mie ayam langganan ku di sekolah. Tak lupa dengan es teh yang mendampingi nya. Aku menunggu di meja yang di sediakan, aku melihat sekeliling kantin ternyata banyak anak yang lagi duduk-duduk di kantin. Entah mereka sedang mengobrolkan apa, tapi yang aku lihat itu sangat seru.


Tak begitu lama mie ayam dan es teh ku datang. Tak tunggu lama aku langsung melahap mie ayam ku. Sungguh ini sangat lah nikmat, gak ada tandingan nya lagi. Saat aku mulai menyuapkan lagi, aku di kejutkan oleh tepukan di pundak ku. Saat aku menoleh dan ingin memarahinya, aku di bikin terkejut dengan siapa yang kulihat. Dan kalian tahu siapa yang kulihat, dia..........

__ADS_1


__ADS_2