
Beberapa kali Regal meringis kesakitan akibat tangannya yang baru saja diurut oleh Karina -bundanya. Sedangkan Keisha yang melihat nya pun menutup wajahnya karena merasa sangat ngilu akan hal itu.
"Bun pelan-pelan Keisha ngilu liatnyaa"ucap Keisha membuat Karina menggelengkan kepalanya.
"Kalo kamu ngilu jangan disini bunda harus urutin tangan abang Kei biar gak keseleo"ucap Karina membuat Keisha hanya terdiam.
Ponselnya berbunyi sedari tadi ia langsung membuka aplikasi yang bertuliskan line tersebut.
TalithaAndrea
astaga Kei gue bener-bener kaget waktu denger bang Regal cedera dilapangan, terus gimana sekarang? udah baikan kan? hadeuhhh panik bat gue
^^^KeishaAlfiana^^^
^^^ -_- nyesel gue buka line lo, gue kirain mah penting eh taunya cuman nanyain abang gue^^^
TalithaAndrea
abang lo juga penting kali Kei, nyawa loh kalo misal kenapa-napa lo juga pasti panik:v
^^^KeishaAlfiana ^^^
^^^bisa ae dah lo^^^
Keisha mengurungkan niatnya untuk melanjutkan chatnya dengan Talitha ia langsung menaruh ponselnya dan kembali menatap ke arah abangnya. Dan bersamaan dengan datangnya Adrian yang langsung menghampiri mereka.
"HEIOOO ADRIAN GANTENG UDAH PULANGGG!!"pekik nya membuat Karina, Keisha dan Regal meringis mendengarnya.
"Ck.. Adrian berisik banget sih, bisa gak gak usah pakai teriak segala ini tuh rumah ya bukan hutan" ucap Karina membuat Adrian menyengir tanpa dosa membuat Keisha sedikit berdecak, Adrian menatap Regal dan Keisha bingung, ia menatap jam yang berada di dinding lalu kembali menatap keduanya.
"Loh loh bentar deh bukannya ini belum jam kalian pulang sekolah ya? tapi kok kalian udah pulang?"ucap Adrian membuat Regal langsung membuka suaranya.
"Lo bonar apa gimana si, lo gak liat apa tangan gue lagi diurutin bunda?" adrian mendelik.
"Astaga naga, itu tangan lo kenapa?!"ucap Adrian yang sedikit heboh, Regal yang mendengar pun langsung menjitak keningnya.
"Gak usah alay"
"Tau nih sok dramatis banget padahal mah gak pernah peduli"celetuk Keisha yang membuat Adrian mendelik.
"Kei kayaknya kamu benci banget ya sama abang? Sampai segitunya banget jahat banget dah, yaudah deh gue mau ke kamar aja"ucap Adrian yang langsung melenggang pergi menuju kamarnya, sedangkan Keisha yang melihat Adrian semakin menjauh pun terkekeh heran.
Keisha beranjak dari duduknya berjalan menuju kamarnya. Saat yang bersamaan pula Michael baru saja datang sembari membawa bingkisan.
"Punya siapa?"tanya Regal, bukannya menjawab ia malah bertanya.
"Lo kenapa dah?"
"Sempet cedera tadi"ucapan Regal hanya di 'oh'kan saja oleh Michael yang sedang mengalihkan pandangan ke penjuru rumahnya.
"Btw Keisha mana?"
"Baru aja ke kamar"ucap Regal singkat membuat Michael menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Yaudah gue ke atas dulu ya, cepet sembuh makanya kalau main jangan terlalu semangat"ucap Michael yang langsung melenggang pergi tetapi di tahan oleh Regal karena ia memanggilnya.
"Itu buat siapa? Tumben lo bawa begituan?"tanya Regal membuat Michael menatap ke arah bingkisan yang berada di tangannya.
"Gak tau nih gue nemu di depan tadi pas gue liat sih buat Keisha, kali aja Keisha ada beli gitu"ucap Michael yang melanjutkan langkahnya menuju kamar Keisha.
Tok..tok..tok..tok..
"Buka Kei ini bang Mike"ucap Michael yang menyender di pintu Keisha, membuat Keisha yang berada di dalam berdecak, baru saja ia ingin beristirahat tetapi Michael mengganggunya.
Michael yang sedang enak menyender di pintu Keisha pun hampir terjatuh ketika tiba-tiba saja Keisha membuka pintunya membuat Keisha menahan tubuh Michael agar tidak terjatuh.
"Astaga bang kaget tau gak si!"ucap Keisha yang agak heboh membuat Michael menegakkan tubuhnya.
"Untung aja abang gak jatuh Kei, kamu si buka pintunya lama terus gak bilang-bilang lagi, abang juga kaget tau lagi enak-enak senderan"ucap Michael membuat Keisha berdecak.
"Trus tujuan abang ke kamar Kei ngapain?"
Michael menyerahkan sesuatu yang berada ditangannya kepada Keisha membuat Keiha mengerutkan keningnya.
"Abang kemasukan apa sampai beliin Keisha bingkisan kayak gini?"ucap Keisha yang menatapnya bingung sedangkan Michael hanya menghela nafasnya.
"Tadi waktu abang baru aja pulang, abang liat ada bingkisan ini di depan terus ada nama kamu yaudah abang ambil terus kasi kamu, yakali abang beliin kamu kayak gini, mending uangnya abang tabung aja"ucapan Michael membuat Keisha cemberut dan langsung mengambil bingkisan tersebut.
"Ih bang Mike jahat banget, yaudah sana jangan ganggu Kei, Keisha mau tidur"ucap Keisha yang kembali masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintunya, membuat Michael menggelengkan kepalanya melihat kelakuan adiknya itu.
Sedangkan Keisha menatap bingung bingkisan yang baru saja abangnya kasi untuknya, apakah ini dari penggemar rahasianya lagi? Itu yang selalu membuat Keisha sangat bingung, siapa si penggemar rahasia itu?.
Ponselnya berbunyi membuat Keisha langsung melihat ponselnya yang ternyata ada pesan masuk dari nomor yang ia tidak kenal.
Hai, gimana lo udah buka bingkisan yang gue kasi? Gue harap lo suka ya maaf disana gak ada suratnya gue lupa buat hehe..
- secretadmirer
Keisha semakin ingin tau siapa penggemar rahasia ini, buat apa ia selalu memberikan barang ataupun sesuatu untuknya. Keisha tak ada niat untuk membalas pesannya, ia langsung membuka bingkisan tersebut yang berisi boneka, bunga, dan beberapa cokelat. Dan darimana dia tau bahwa Keisha sangat menyukai mawar berwarna peach? Argg Keisha telah dibuat bingung olehnya.
Keisha menaruh bucket bunga tersebut di vas bunga miliknya, sedangkan bonekanya ia taruh di tempat koleksi bonekanya, yang Keisha butuhkan hari ini adalah istirahat bukan yang lain.
***
Keisha menuruni tangganya dengan sempoyongan karena ia baru saja bangun dari tidurnya.
Bruk..
"Akhh.." pekik Keisha karena terjatuh secara tiba-tiba membuat penghuni yang berada di ruang tamu terperanjat kaget dan mendelik ke asal suara.
"Astaga Kei pelan-pelann"pekik Regal yang langsung menghampiri Keisha yang meringis kesakitan begitu pula Michael dan Adrian yang menyusulnya. Regal membantu Keisha untuk berdiri.
"Gimana ceritanya si Kei? Kok bisa sampai jatuh gitu"ucap Michael membuat Keisha menyengir.
"Keisha tu baru bangun bang, nyawa belum terkumpul seratus persen nah terus Kei turun tangga gitu aja eh gak tau kenapa tiba-tiba jatuh, Keisha juga awalnya kaget terus langsung jadi sadar gitu"ucapan Keisha yang diakhiri dengan kekehan, sedangkan ketiga abangnya menggelengkan kepalanya menatap tingkah Keisha yang bisa dibilang konyol tetapi lucu.
"Yaudah Kei makan aja dulu nanti kakinya abang obatin ya"ucap Michael membuat Keisha menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Gak ada yang luka kok bang cuman awalnya aja sakit tapi sekarang udah nggak"ucap Keisha yang melangkahkan kakinya menuju dapur ia berniat untuk mengisi perutnya karena sepulang sekolah Keisha tak ada menyentuh makanan apapun. Setelah selesai makan Keisha membuka kulkasnya yang berisi beberapa cokelat yang pastinya dikasih oleh si penggemar rahasia itu dan Keisha sengaja menyimpannya di kulkas agar tidak mencair, Keisha berniat untuk mendekati ketiga abangnya yang tengah serius menonton televisi, ah tidak, televisi yang menonton mereka karena mereka sangat sibuk berkutat dengan ponselnya. Dengan secara tiba-tiba dan sengaja Keisha melempar 3 buah cokelat ke hadapan abang-abangnya membuat mereka yang tengah asik pun terkaget dan langsung menatap Keisha bingung sembari memegang cokelatnya.
"Buat siapa?"tanya Adrian membuat Keisha tersenyum.
"Buat abang lah siapa lagi coba orang Keisha lemparnya ke abang-abang aja"ucap Keisha yang menatap mereka datar membuat mereka menatap dengan wajah kecurigaannya karena Keisha yang tiba-tiba saja memberikan cokelat ini untuk mereka.
"Keisha dapet cokelat ini darimana?"tanya Regal membuat Keisha menatapnya.
.x
"Dari penggemar rahasia"
Ketiga abangnya melongo tak percaya ketika mendengar perkataan Keisha dan langsung tertawa pada saat itu juga, membuat Keisha berdecak kesal ketika melihat respon ketiga abangnya itu.
"Keisha serius, itu semua dari penggemar rahasia Kei, aku juga gak ngerti dan gak tau dia siapa intinya ada suratnya tuh kalo gak percaya, dia tuh yang selalu kasi Keisha cokelat atau apapun bang, jadi yaudah makan aja"ucap Keisha membuat wajah Adrian berseri sembari ingin membuka bungkus cokelat tersebut tetapi di tahan oleh Michael.
"Eitt.. Bentar ini lo yakin cokelat ini aman seratus persen? Kok gue rada gak yakin gitu ya"ucap Micahel membuat Keisha menatapnya malas.
"Plis deh abang-abang aku yang paling ganteng, yakali gitu dia ngasi Keisha cokelat yang isi racunnya atau apa gitu gak mungkin lah bang"ucap Keisha membuat mereka bertiha saling tatap.
"Ya siapa tau aja ini dari haters kamu tapi dibilangnya penggemar rahasia kamu ya kan bisa aja gitu"ucap Regal yang membuat Keisha terdiam sejenak.
"Hm..bener juga si"ucap Keisha sambil berpikir.
"Eh tapi gak mungkin lah, cokelat yang dia kasi, aku sering makan kok tapi gak ada efek apa, udah lah abang gak usah alay makan aja enak kok, kalau emang gak mau ya kembaliin aja biar Keisha yang makan"ucapan Keisha membuat Adrian langsung menggelengkan kepalanya.
"Ngga ngga kamu gak boleh makan cokelat banyak-banyak nanti sakit tenggorokan"ucap Adrian yang disetujui Regal dan Michael.
"Hm bener tuh kata Rian"ucap Michael membuat Keisha lagi-lagi menatapnya datar.
"Yeu bilang aja kalo mau cokelatnya, pake bilang nanti aku sakit tenggorokan lah"
"Tapi itu juga kali Kei"
"Hm yayaya udah ah Keisha mau mandi" ucap Keisha yang langsung melenggang pergi menuju kamarnya, sedangkan mereka bertiga langsung memakan cokelat pemberian dari Keisha.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung...
jangan lupa vote dan komennya yaa:))
__ADS_1