My Posesif Brothers

My Posesif Brothers
Bab 55.


__ADS_3

Karina menggelengkan kepalanya ketika melihat Keisha yang masih tetap berada di kasurnya sembari memainkan ponselnya, sudah jam 10 pagi namun Keisha belum beranjak dari ranjangnya membuat Karina langsung menghampirinya.


"Kei udah siang gini mandi dulu sana" Keisha menoleh.


"Nanti aja ya bunda sekalian Keisha mau kerumah kak Revan" Karina menghela nafasnya.


"Iya tapi mandi dulu sekarang terus nanti kalau mau keluar mandi lagi, kamu jadi perempuan gak boleh jorok Kei"ucap Karina membuat Keisha tersenyum lebar.


"Bunda Keisha mandinya nanti aja ya, kasian airnya kebuang kalau Keisha harus mandi lagi nanti, lagian kalau Keisha mandi sekarang nanti pasti keringetan juga dan rugi dong bun" Karina menggelengkan kepalanya.


"Yaudah kalau kamu mau makan bunda jawab gini, kamu makannya nanti malem aja biar sekalian" Keisha mengerutkan dahinya.


"Kok gitu bun?"


Karina mengangguk.


"Iya kalau kamu makannya sekarang nanti juga kamu bakalan laper lagi kan rugi juga Kei"ucap Karina yang langsung melenggang pergi, sementara Keisha yang mendengar ucapan Karina pun mendelik.


"OKE BUN KEISHA MANDI SEKARANGGG!!"pekiknya sembari berlari menuju kamar mandinya untuk mandi, sementara Karina yang mendengar pekikan Keisha pun hanya terkekeh.


Setelah beberapa menit Keisha akhirnya selesai mandi kemudian ia  berjalan turun menuju dapur untuk menghampiri bundanya.


"Bun?" Karina sontak menoleh ketika Keisha memanggilnya.


"Kok rumahnya sepi? Abang-abang pada kemana?"


"Marcell ke kantor, Mike kuliah pagi belum pulang, Rian baru aja berangkat kuliah, kalau Regal masih tidur dikamarnya" Keisha mengerutkan dahinya.


"Bang Regal libur bun?" Karina mengangguk, membuat sebuah ide  terlintas dipikiran Keisha, ia pun tersenyum lalu berlari pergi menuju kamar Regal sementara Karina yang melihat tingkah Keisha pun hanya menggelengkan kepalanya.


Keisha langsung masuk begitu saja ke kamar Regal tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu, kemudian menghampirinya yang sedang asik tertidur, Keisha terkekeh kecil, kemudian berjalan perlahan mendekatinya.


"Bang Regall bangunnn, udah siang nih"ucap Keisha sembari menggoyang-goyangkan tubuh Regal, Regal tak membalas ia malah membalikkan tubuhnya.


"Bang, kok bisa libur sih" Regal berdecak.


"Abang masih ngantuk Kei, jangan gangguuu"ucapnya yang masih memejamkan matanya.


"Ihh bangun dulu ada yang mau Keisha tanyain" Regal menghela nafasnya kemudian membuka matanya.


"Nanya apa?"


"Abang kenapa bisa libur?"


"Abang kan udah selesai ujian Kei, makanya itu abang mau istirahat, abang capek karena belajar terus"ucap Regal yang kembali memejamkan matanya. Sementara Keisha menghela nafasnya.


"Keisha mau ngasih tau sesuatu bang, ish dengerin dulu" Regal menghela nafasnya.


"Apaaa?"


"Nanti Keisha mau ke rumah kak Revan bang" Regal berdehem.


"Abang udah tau Kei" Keisha mendelik kaget.


"Abang tau darimana?"


"Revan gak bakal ngajakin kamu kerumahnya kalau belum izin sama abang" Keisha membulatkan mulutnya.


"Ohhh gituuu ya bagus deh kalau kak Revan udah minta ijin sama abang" Regal hanya berdehem kemudian kembali memejamkan matanya membuat Keisha tersenyum jail.


"Bang Regal tau gak kal-"


"Keiii pliss abang ngantuk jangan ganggu yaaa"rengek Regal membuat Keisha terkekeh geli.


"Kalau Talitha liat abang kayak gini Keisha yakin banget pasti dia bakalan teriak heboh deh"ucapnya yang diakhiri dengan kekehan, tidak ada jawaban dari Regal ia tetap memejamkan matanya karena merasa sangat ngantuk.

__ADS_1


"Keisha mau ngasih tau lagi sekali terakhir deh, abang dengerin duluu"ucap Keisha sembari menggoyangkan tangan Regal membuat Regal berdecak.


"Hm?"


"Kemaren tau gak sih abang, pas Kei lagi pergi tuh Keisha berdoa biar bisa ketemu sama kak Revan eh taunya tuhan ngabulin permintaan Keisha, kemaren kak Revan dateng nyamperin Keisha, yaampun Keisha seneng banget" Regal membuka matanya sembari menatap Keisha malas.


"Itu abang yang nyuruh Revan buat nyariin kamu" Keisha menganga.


"Berarti itu bukan sebuah kebetulan bang?!"ucap Keisha yang sedikit heboh, sementara Regal menggelengkan kepalanya.


"Ya enggalah, kalau bukan karena abang yang minta bantuan dia, dia gak mungkin nyamperin kamu dia pastu  lebih milih diem dirumah aja" Keisha memanyunkan bibirnya.


"Ih bang Regal jahat banget"


"Lagian kamu sih kebiasaan kemana-mana tuh gak bilang, terus di telfonin gak diangkat, di chat juga gak dibales kayak apaan aja" Keisha menyengir kuda.


"Ya maaf bang namanya juga Keisha lupa" Regal menatapnya malas.


"Emang nya kemarin kamu kemana sih?" Keisha tersenyum goda.


"Rahasiaa" ucapan Keisha membuat Regal menatapnya dengan tatapan malasnya lagi.


"Udah sanaa abang mau lanjut tidur" Keisha mengangguk dan beranjak dari duduknya kemudian menyerahkan tangannya.


"Minta uang dong bang?" Regal yang tadi memejamkan matanya pun langsung mendelik.


"Buat apa?"


"Ya buat dibelanjain lah bang pake nanya segala" Regal berdecak.


"Gak ada, abang belum narik uang" Keisha menekuk wajahnya.


"Pelit banget sih"ucapnya dan langsung melenggang pergi menuju lantai bawah, sementara Regal bernafas lega ketika melihat Keisha yang sudah pergi, setelah itu ia kembali memejamkan matanya.


********


Saat sudah masuk ke dalam rumah Revan, Keisha melihat ada seorang paruh baya yang sedang menghampiri mereka yang pastinya dengan senyumannya, membuat Keisha membalas senyumannya.


"Halo tante"ucap Keisha sembari menyalimi tangan Mila mama Revan tersenyum melihat Keisha.


"Halo, kamu Keisha ya?" Keisha tersenyum lalu mengangguk.


"Iya tante" Mila menganggukkan kepalanya.


"Yuk duduk dulu, kamu mau minum apa?"ucap Mila sembari menbawa Keisha menuju ruang tamu, menbuat Keisha yang baru saja duduk pun menggelengkan kepalanya.


"Gak usah tante gak papa kok" Mila pun tersenyum.


"Kamu temannya Revan?" Keisha menggeleng.


"Abang Keisha temenan sama kak Revan tante" Mila membulatkan mulutnya.


"Abang kamu siapa?"


"Regal tante" Mila mendelik.


"Oh Regall, pantes aja kamu cantik orang abangnya aja ganteng gitu"ucap Mila membuat Keisha tersenyum malu.


"Tante bisa aja" melihat Keisha yang malu seperti itu membuat Mila terkekeh.


"Yaudah kamu disini dulu ya sama Revan, tante mau keluar dulu masih ada kerjaan yang harus tante selesain, gak papa kan?" Keisha hanya menganggukkan kepalanya memnuat Mila langsung beranjak dan menghampiri Revan yang baru saja turun karena sehabis mengganti pakaiannya.


"Van mama pergi dulu ya, kamu disini dulu sama Keisha, inget jangan macem-macem loh ya Van"ucap Mila dengan matanya yang menyipit membuat Revan terkekeh.


"Iya maa, hati-hati yaa"ucap Revan sembari menyalimi tangan Mila, Mila hanya tersenyum dan mengangguk kemudian ia melenggang pergi keluar dari rumahnya, sementara Revan pun berjalan menghampiri Keisha dan duduk di sebelahnya.

__ADS_1


"Mamanya kak Revan cantik banget, pantes aja anaknya ganteng gini"ucap Keisha tanpa malu membuat Revan terkekeh.


"Lo bisa aja deh Kei" Keisha hanya tersenyum.


"Kak Revan ngajakin Keisha kerumah buat apa?"


"Besok mama ulang tahun, lo bantuin gue bikin kue yaa"ucapan Revan membuat Keisha melongo.


"Kak Revan yakin nyuruh Keisha buat bantuin kakak?" Revan tersenyum kemudian mengangguk mantap.


"Iya elo, emang siapa lagi yang bisa bantu gue"


"Ee..ce..wek.. kak Revan gitu"ucap Keisha membuat Revan terkekeh.


"Gue single dari lahir Kei, jadi tenang aja" ucapan Revan membuat Keisha bernafas lega.


"Yaudah yuk kita buat"ucap Keisha yang sangat semangat menbuat Revan yang gemas pun mencubit pipi Keisha pelan membuat Keisha langsung mematung ditempat, Revan yang melihat reaksi Keisha pun terkekeh lagi.


"Yuk Kei"ucap Revan membuat Keisha langsung tersadar dan mengangguk.


Mereka telah berada di dapur yang lumayan besar milik Revan, Revan menghampiri Keisha dan membantunya memasang celemek agar saat membuat kue, bahan-bahan yang mereka gunakan tidak mengenai baju mereka, Keisha mendelik melihat perlakuan Revan, saat Revan sudah selesai memangsangkan celemek itu pada Keisha ia sontak menatapnya.


"Ee...Ke..Keisha bisa make sendiri kok kak"ucap Keisha yang masih gugup, entahlah saat ini jantungnya bedegup sangat kencang, Keisha takut jika tadi Revan bisa merasakan detakan jantung milik Keisha, sementara Regal hanya terkekeh.


"Udah gak papa, sekarang kita siapin bahan-bahan yang bakal kita gunain yaa"ucap Revan yang langsung mengambil bahan-bahan tersebut, sementara Keisha yang menyiapkan alat-alat yang akan mereka gunakan.


Revan menyuruh Keisha untuk memixer adonan yang telah ia campuri sementara Keisha tidak yakin bisa melakukannya.


"Kak Revan yakin Keisha yang mixerin?" Revan tersenyum lalu mengangguk.


"Tapi Keisha belum pernah ngelakuin kayak gini sebelumnya" Revan terkekeh.


"Udah coba dulu" Keisha mengangguk ragu kemudian ia mulai menyalakan alat mixed itu lalu mulai mengaduk adonan kue itu dengan perlahan karena Keisha tidak bisa melakukannya, ketika Revan melihat wajah Keisha yang menyipitkan matanya pun terkekeh dan berada dibelakang Keisha kemudian memegang alat itu bersamaan dengan tangan Keisha membuat Keisha mematung kaget.


"Gini gue ajarin"ucap Revan sembari memegang tangan Keisha dan mulai mengaduk adonan tersebut, Keisha tidak fokus dengan adonannya ia tetap terdiam karena kaget atas perlakuan Revan, setelah sadar Keisha langsung menjauh membuat Revan menatapnya bingung.


"Kenapa Kei?"tanya Revan membuat Keisha menggelengkan kepalanya.


"Ngg..nggaa papa kok kak"ucap Keisha sembari tersenyum kikuk, ia masih sangat syok atas perlakuan Revan.


"Yaudah deh gue yang adukin lo kesini liatin gue aja"ucap Revan membuat Keisha tersenyum dan menghampirinya.


Ide jahil terlintas di pikiran Keisha ia mengambil sedikit adonan tersebut dengan jarinya kemudian mencolekkannya ke pipi Revan, Revan sedikit terkejut kemudian menatap Keisha yang sedang tertawa.


"Oh gituu"ucap Revan sembari tersenyum jahil kemudian ia mengambil sedikit adonan tersebut dan mencolekkannya ke pipi Keisha, Keisha mendelik.


"Ihhh kak Revan curang banget, ini banyak tau"ucap Keisha sembari mencoba menghilangkan adonan tersebut. Sementara Revan tertawa sembari memeletkan lidahnya. Mereka terlihat sangat bahagia sekarang, hanya ada tawa dan canda diantara mereka.


.


.


.


to be continued...


Jangan lupa vote dan komennya yaaaa...


instagram


@velisateophania


.


.

__ADS_1


....


__ADS_2