My Posesif Brothers

My Posesif Brothers
Bab 41.


__ADS_3

Keisha tersenyum senang saat berada di pantai, terdengar suara ombak yang membuat Keisha sangat amat menyukainya. Mereka berlima memang punya rencana untuk ke pantai sebelum mereka akan balik ke Jakarta nanti sore. Saat tengah asik berlari tiba-tiba ponselnya berbunyi menandakan bahwa ada yang menelfonnya, mau tak mau Keisha melihat ponselnya itu, yanh ternyata Talitha yang menelfonnya.


"kenapa Tal?"


'Ih Kei, lo gak bilang kalau lo lagi di Sukabumi'


"Lah tau darimana lo? Perasaan dari kemaren gue gak ada chattan sama lo deh"


'Ya jelas tau lah, orang kemaren kak Regal upload foto kalian sama foto kecil kalian, yang jelas gue tau itu foto baru, soalnya gue liat instastorynya kak Mike'


"Hm pantesan, tapi nanti gue balik kok Tal, lo mau oleh-oleh"


'Gue itu maunya ikut, lo kenapa gak ngajak sih jahat banget, gue kan juga pengen refreshing Kei, lo tau sendiri kan kalau ortu gue sibuk'


"Ya maaf Tal, lagian kemaren tuh gak ada rencana mau kesini tau, pas gue lagi ke makam ayah eh tiba-tiba bunda ngajakin ke Sukabumi yaudah deh mumpung semuanya libur juga"


'hm iya deh Kei, have fun ya jangan lupa kirimin gue foto terbaru abang lo, biar gue bisa update duluan di grup fansbase'


Keisha terkekeh.


"Ada-ada aja emang lo, yaudah deh Tal byee"


Keisha mematikan telfonnya kemudian menghampiri keempat abangnya yang sibuk berfoto ria, dipikir-pikir ternyata abangnya Keisha pada narsis semua.


"Keii sinii kita foto yuk"pekik Mike membuat Keisha menghampirinya.


"Bangg Keisha laper"rengeknya yang sontak membuat keempat abangnya menoleh.


"Makannya dirumah aja ya Kei, kita foto-foto dulu disini, kita juga gak tau kan kapan kita bisa kesini lagi"


Tiba-tiba ponselnya Keisha bergetar membuat Keisha menghela nafasnya, lagi-lagi ia harus melihat pesan tersebut. Mata Keisha mendelik di kala ia melihat pesan Deven.


Deven


Gue lagi di pantai juga nih Kei


[pict].


^^^Hah?! Seriusan Dev? Sebelah mana? ^^^


Coba deh lo noleh ke samping kanan.


Ketika Keisha menoleh ia tersentak melihat Deven yang sedang melambaikan tangannya membuat Keisha yang ingin menghampirinya pun terhenti dan menatap keempat abangnya.


"Bang, Keisha haus, mau beli minum dulu ya" Regal menoleh.


"Sini biar abang yang beliin Kei, abang juga haus nih" Keisha mendelik kemudian menggelengkan kepalanya.


"Gak usah bang Keisha bisa sendiri kok, sambil Keisha jalan-jalan juga"


"Hm yaudah deh, abang nitip ya Kei"Keisha pun mengangguk sebagai jawaban, kemudian ia berjalan cepat menghampiri Deven dengab seyuman yang mengembang.


"Kenapa bisa disini Dev?" Deven terkekeh.


"Kemaren malem gue nganterin kakak sepupu gue, gue juga kaget waktu tadi liat instastory lo kalau lo lagi disini" Keisha terkekeh.


"Kok bisa ya kita ketemu terus"ucapnya membuat Deven tersenyum.

__ADS_1


"Berarti itu tandanya kalau kita itu jodoh Kei"ucapan Deven membuat Keisha tersipu malu.


"Deven bisa aja"uca Keisha.


"Balik ke Jakarta kapan Kei?"


"Hm, kata bunda nanti sore" Deven mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Berarti besok kita bisa ke Dufan?" dengan perasaan senang Keisha mengangguk.


"Bisa dong Dev"


Keisha teringat sesuatu bahwa ia harus membelikan minun untuk Regal membuat Keisha sontak mmenatap Deven.


"Dev gue duluan ya, tadi bang Regal nitip minuman"


"Yuk biar gue anterin lo, ntar lo malah nyasar lagi" Keisha pun mengangguk sembari terkekeh.


*****


Mereka tengah makan di meja makan, sebelum mereka akan kembali ke Jakarta. Disela-sela makannya Keisha membuka suaranya.


"Eyang, kalau kesepin telfon Keisha ya nanti biar Kei temenin, lagian disini asik tau dibanding Jakarta" Eyang tersenyum ke arah Keisha.


"Iya Kei nanti eyang telfon Keisha"Keisha hanya mengangguk dan menyengir, kemudian melanjutkan makannya.


Setelah selesai makan mereka berenam memasuki mobil, dan selama diperjalanan menuju Jakarta Keisha tak henti-hentinya mengembangkan senyumannya itu, membuat Regal menatap Keisha bingung.


"Napa sih Kei kayaknya bahagia banget deh" Keisha menoleh sembari menampilkan deretan giginya yang rapi.


"Ngga kenapa bang"


"Halo beb, kenapa? Kamu kangen ya"ucapan Adrian membuat Marcell, Michael, Keisha dan Regal menatapnya dengan tatapan jijiknya, sementara Karina pun hanya menggelengkan kepalanya. Adrian merasa tak peduli ditatap seperti itu oleh keempat saudaranya.


"Iyaa nanti kita ketemu, aku masih dijalan nih mau balik ke Jakarta"


"Iya bebeb, kamu jangan lupa makan ya, love u"


Setelah Adrian mematikan telfonnya ia mendapatkan tatapan yang tidak mengenakan dari Michael.


"Sumpah kok lo jadi alay banget sih, mual gue nih butuh kantong plastik buat muntah" Adrian menatapnya malas.


"Gue ngerti lo itu jomblo udah lo jangan iri gitu ya Mike, gak baik" Michael memutarkan bola matanya malas.


"Nggak banget gue iri sama lo"desisnya.


"Jijik banget sih manggilnya bebeb, emang kak Tiara gak jijik apa ya?"tanya Keisha pada Regal yang berada di sebelahnya.


"Namanya juga udah sayang Kei, bahkan dia gak liat gimana Adrian padahal kalau diliat-liat kan Rian gak ada ganteng-gantengnya"


"Heh sembarangan lo Gal kalau ngomong, gue nih ya paling ganteng diantara kalian"


"Udah ah jangan berisik, pokoknya ayah paling ganteng"timpal Karina membuat mereka semua terkekeh.


Sementara Regal terkekeh kecil melihat pesan dari grup fansbasenya itu, ia melihat Talitha yang mengirimkan foto terbarunya yang Regal tahu pasti Keisha yang memberikan itu, Regal memang sengaja menggunakan akun lain untuk menyamar agar ia bisa masuk ke dalam grup fabsbasenya itu, agar Regal mengetahui aktivitas yang mereka lakukan.


Tak lama kemudian mereka telah sampai di rumah, mereka berlima serempak menghempaskan bokongnya di sofa empuk yang berada di rumahnya. Sementara Karina memilih untuk ke kamarnya.

__ADS_1


"Sumpah gilaa pantat gue sakit banget"keluh Adrian, begitu juga Michael yang ikutan meringis.


Marcell beranjak dari duduknya ia memilih untuk istirahat ke kamarnya, hanya tersisa berempat sekarang karena dari mereka hanya Marcell yang paling waras. Wkwk..


Adrian mendelik dikala melihat notif yang tertera di ponselnya.


"Gila, oh tuhan, omg, demi apaaaa!"pekiknya membuat Michael, Keisha dan Regal menatapnya bingung.


"Napa sih gak jelas banget"celetuk Regal membuat Adrian menoleh.


"Masa iya gue besok kuliahnya jam 8, gila aja ni pak dosen, jam segitu kan gue masih mimpi indah, lagian sebelumnya juga gak pernah sepagi ini, ah gak terima gue, mana gue capek lagi"ucapan Adrian membuat Keisha menghela nafasnya.


"Udah bang, jangan kebanyakan ngeluh, gak baik, jalanin aja ini juga udah takdir"ucapan Keisha mebuat Adrian makin kesal.


"Mana bisa gak ngeluh Kei, ini gak bisa dibiarin aja" Michael menatap Adrian yang sangat lebay dengan tatapan malasnya.


"Mending sekarang lo tidur deh, biar otak lo bener tuh"ucapan Michael membuat Adrian beranjak dan berjalan pergi menuju kamarnya, Adrian tampak stres sekarang.


"Bisa-bisanya orang kayak Adrian bisa lebih dulu pacaran daripada kita ya Gal" Regal mengerutkan keningnya.


"Gue aja lah, kelakuan lo kan 11/12 sama kelakuan Rian"ucap Regal membuat Michael berdecak.


"Sialan lo Gal"


"Kei kamu tidur gih" Keisha menggelengkan kepalanya.


"Besok masih libur bang, Keisha mau nonton dulu"


"Emang kamu gak capek?" lagi-lagi Keisha menggelengkan kepalanya.


"Tapi nanti bawah mata kamu bakalan jadi hitam kayak panda" Keisha menoleh sembari memasang wajah memohonnya pada Regal.


"Bang Regal yang ganteng, sekali aja Keisha mau nonton dulu ya, abang kalau mau tidur ya duluan aja" Regal menggeleng.


"Abang temenin kamu nonton sekalian abang ngerjain tugas juga" Keisha hanya mengangguk dan kembali menatap ke arah televisi. Sementara Regal menatap Michael yang sedang sibuk berkutat dengan ponselnya.


"Lo gak tidur?"tanya Regal pada Michael dan membuatnya sontak menoleh.


"Maunya gitu, tapi gue mager jalan ke atas jadi mau disini dulu" 


"Emang besok lo gak ada kelas?"


"Ada tapi siang" Regal mengangguk kemudian ia beranjak dari duduknya ingin mengambil laptop di kamarnya, karena ada tugas yang belum Regal selesaikan.


"Gal nitip sekalian ambilin charger handphone gue ya di atas meja" Regal hanya berdehem sebagai jawaban.


.


.


.


***To be continued...


Vote dan komennya jangan lupa hehe***..


.

__ADS_1


.


......


__ADS_2