My Posesif Brothers

My Posesif Brothers
Bab 9.


__ADS_3

Keisha menggonta-ganti channel televisinya, entah lah ia merasa sangat bosan berada di rumah,  karena sekolahnya meliburkannya entah kenapa Keisha juga tidak tahu yang membuat kini ia hanya berada di rumah bersama Regal. Regal merasa terganggu ketika Keisha terus saja mengganti channel tvnya.


"Kenapa Kei kok diganti-ganti terus?"tanya Regal yang berada disebelahnya, Keisha menoleh lalu menggelengkan kepalanya.


"Kenapa mesti libur sih, males banget udah tau kalau di rumah tuh Kei gabut, bosen masih aja diliburin tanpa sebab kayak gini"omel Keisha membuat Regal sedikit terkekeh.


"Udah lah Kei masih bagus juga dikasih libur, mengistirahatkan otak dulu emang kamu gak mumet apa tiap hari belajar mulu"ucap Regal membuat Keisha menatapnya datar.


"Intinya Keisha bosen sekarang, mana episode drakor yang Kei tonton belum keluar lagi ish sebel"ucap Keisha yang sangat kesal membuat Regal menghela nafasnya.


"Mau keluar gak?"tanya Regal membuat Keisha sontak menatapnya.


"Kemana?"tanya Keisha balik membuat Regal berpikir sejenak.


"Ya kemana gitu, katanya kamu bosen" Keisha ikut berpikir sejenak karena ia tidak tahu harus kemana.


"Keisha juga bingung bang"ucap Keisha seraya menyengir membuat lagi-lagi Regal menghela nafasnya.


"Tapi Kei pengen banget tau bang keluar bareng gitu sama bunda sama abang-abang, kapan ya bisa gitu lagi"ucap Keisha yang membuat Regal mendekatkan duduknya pada Keisha.


"Kei sabar aja, lagian kan masih pada sibuk, Rian sama Mike lagi banyak tugas kuliahnya, bang Marcell masih banyak kerjaan di kantornya terus bunda masih banyak yang harus di tanganin di butik, ya intinya masih belum ada waktu aja buat kita keluar"ucap Regal membuat Keisha sedikit cemberut.


Ting..tong..ting..tong


Bel rumah berbunyi membuat Keisha yang langsung beranjak pun tetapi di tahan oleh Regal membuat Keisha menatapnya bingung.


"Kenapa bang?"


Regal beranjak dari duduknya.


"Biar abang aja yang bukain pintunya" Keisha menghela nafasnya pasrah dan kembali duduk di sofa membiarkan Regal saja yang membuka pintunya.


Saat Regal sudah membuka pintu rumahnya ia melihat tak ada siapapun yang berada di luar rumahnya, Regal menautkan alisnya dikala ia melihat seperti tuperware yang berbentuk agak besar di depan pintu membuat Regal langsung mengambil kotak tersebut dan kembali menutup pintu rumahnya.


"Kei"panggilnya membuat Keisha menoleh dan menatap abangnya bingung karena melihat sesuatu yang berada di tangannya, sedangkan Regal kembali duduk di sebelah Keisha dan menyerahkan kotak tersebut.


"Apa?"ucap Keisha yang menatap Regal tak mengerti saat Regal menyerahkan kotak tersebut, sedangkan Regal menaikkan kedua bahunya.


"Kamu ada beli sesuatu?" Keisha menerima kotak tersebut lalu menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Emang kenapa sih Keisha gak ngertii"ucap Keisha yang mulai gregetan karena Regal tak menjelaskannya yang sebenarnya.


"Itu tadi waktu abang buka pintu gak ada orang sama sekali, terus abang liat kotak ini terus ada nama kamu juga abang kira kamu ada mesen gitu dan ternyata kamu gak ada mesen yaudah siniin aja kotaknya biar abang buang takutnya nanti makanannya ada racunnya"ucap Regal yang ingin merebut kotak tersebut tetapi Keisha menjauhkannya karena melihat makanan yang ada di dalam kotak itu sangat enak.


"Plis bang jangan mulai lagi, mungkin ini penggemar Keisha gitu yang kasih jadi udah gak bakal pasti ada racun, kurang kerjaan banget ya kalo emang beneran dikasi racun"ucap Keisha yang mulai membuka tuperware tersebut, Regal yang menatapnya pun menghela nafasnya.


"Jangan salahin abang kalo misal kamu keracunan"ucap Regal yang kembali berkutat pada ponselnya, sedangkan Keisha menaikkan kedua bahunya acuh dan kembali membuka tuperware tersebut, hingga didalamnya terdapat sepucuk surat yang membuat Keisha menatapnya bingung.


Ia mengambil surat tersebut sebelumnya ia menatap ke arah abangnya yang tengah asik berkutat dengan ponselnya, setelah itu dengan cepat ia membuka surat tersebut.


Haii Kei gue mau kasih lo ini hehe, ini gue yang buat loh, hm sebelumnya lo suka brownis kan? Nah ini gue belajar sampai akhirnya gue bisa buatin ini buat lo, dimakan ya hehe rasanya enak kok udah gue cobain dan gue gak bakal ngasi kue yang gak enak buat lo jadi lo gak usah khawatir hehe.. Gue harap lo suka, dan kalau lo mau tau gue siapa nanti juga lo bakal tau..


- Secret Admirer😉


Keisha tersenyum tipis ketika membaca surat tersebut, Keisha juga tak mengerti mengapa orang ini sangat tau kalau Keisha sangat menyukai brownis, ia langsung mengambil satu brownis tersebut lalu memakannya, saat sudah mengunyah brownis tersebut ia mendelik karena merasakan bahwa brownis itu sangalah enak.


"Sumpahhh enak bangetttt!!"pekiknya membuat Regal menoleh lalu menaikkan satu alisnya.


"Kenapa sih"ucap Regal membuat Keisha sontak menatapnya dan menyengir.


"Sumpah bang demi apapun ini enak banget dijamin gak ada racunnya mau gak?"tawar Keisha membuat Regal menatapnya sejenak lalu menggelengkan kepalanya, melihat jawaban Regal, Keisha sedikit cemberut.


"Emang dari siapa sih?"tanya Regal yang masih sangat bingung siapa pelakunya, sedangkan Keisha menaikkan kedua bahunya.


"Ya intinya dia penggemar rahasia Keisha gitu" ucapan Keisha membuat Regal menatapnya datar.


"Ada suratnya kan coba abang liat" ucapan Regal sontak membuat Keisha menggelengkan kepalanya.


"Gak ada surat kok bang"ucapan Keisha membuat Regal menyipitkan matanya.


"Bohong, tadi abang liat kamu kek baca surat gitu" Keisha mendelik.


"Abang liat?"


"Liat lah, jadi mana suratnya" ucap Regal membuat Keisha tersenyum kikuk, ia langsung menyerahkan surat tersebut pada Regal, sedangkan Regal langsung menerima surat tersebut dan membacanya, saat Regal membaca Keisha berusaha tidak akan terjadi apapun ia berusaha bahwa abangnya akan baik-baik saja. Keisha melihat Regal yang tak berekspresi sama sekali pun tiba-tiba tangannya terasa sangat dingin.


Setelah selesai membaca Regal merobek kertas tersebut membuat Keisha mendelik kaget.


"ABANGG! ngapain di robek sih!"pekiknya yang kesal membuat Regal hanya menatapnya dengan tatapan datar setelah itu ia kembali fokus pada ponselnya, Keisha bergerutu kesal melihat tingkah Regal yang semakin menjadi-jadi.

__ADS_1


"Kalau abang kayak gini terus, semua orang termasuk Kei pasti bakal berfikiran kalau abang itu suka sama Keisha! abang mana pernah mikir sampai situ, Keisha tau abang itu pengen jaga Keisha tapi ya gak segininya bang, jujur kadang aku gak ngerti sama kalian berempat, terlalu banyak ngekang atau pun ngelarang aku, terus aku bolehnya itu kapan?!"ucap Keisha yang kesal membuat Regal kembali menoleh dan menatapnya lekat.


"Kei, abang cuman gak mau kamu sampai kenapa-napa makanya abang bisa se-posesif ini, terserah kamu mau bilang abang suka sama kamu kayak atau orang-orang juga berpendapat yang sama, tapi abang gak gitu yakali abang suka sama adik abang sendiri, abang selama ini cuman menjalankan amanat yang di kasih ayah, karena ayah juga takut kamu kenapa-napa Kei, abang tau kok Keisha pasti gak suka di larang ataupun di kekang terus ya tapi mau gimana lagi kamu harus tetap abang awasin gimana pun caranya" ucap Regal membuat Keisha berdecak kesal.


"Mending bang Regal cari cewek deh aku udah besar jadi gak perlu lagi di awasin karena aku udah tau mana yang baik dan mana yang buruk bang, emang bang Regal mau sampai kapan kayak gini? mau sampai kapan ngawasin aku terus?"


"Abang akan tetep ngawasin kamu karena kamu masih keliatan ceroboh Kei, karena dengan kecerobohan bisa membuat kamu kenapa-napa Kei, makanya abang gak mau sampai itu terjadi" Keisha menghembuskan nafasnya kasar.


"Terus mau sampai kapan bang? Keisha juga capek gini terus aku juga pengen kali ngerasain deket sama cowok gitu"ucap Keisha membuat Regal menaikkan satu alisnya.


"Terus selama ini kamu nganggep semua abang kamu itu bukan cowok?"


"Ih bukan maksud Keisha bukan itu maksudnya itu Kei-"ucapannya terpotong oleh Regal yang tiba-tiba berbicara.


"Ngerti. Abang ngerti maksud kamu"


"Yaudah kalau ngerti kenapa tetep gak ngijinin aku bang" Regal menegakkan tubuhnya dan menatap adiknya lekat.


"Abang dan lainnya punya alasan Kei kenapa kamu belum boleh deket sama cowok"ucap Regal membuat Keisha sontak terdiam, ia tidak bisa melanjutkan perdebatan ini karena ia tahu Regal pasti tetap akan menjawabnya terus mungkin bisa sampai besok di lanjutkan. Ia memilih untuk menonton televisi sambil memakan kue brownis yang pelakunya itu dibilang adalah penggemar rahasia Keish, sedangkan Regal hanya menatap Keisha sejenak lalu kembali berkutat pada ponselnya, ia tahu bahwa adiknya itu capek jika harus berdebat padanya makanya ia langsung menyudahinya dengan kembali menonton tv.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung...


jangan lupa vote dan komennya:))..

__ADS_1


__ADS_2