My Posesif Brothers

My Posesif Brothers
Bab 21.


__ADS_3

"KEISHAA!"pekik Talitha ketika Keisha berjalan dikoridor sekolahnya, suara toa Talitha membuat semua murid yang berada disana menoleh menatap Keisha dan juga Talitha, namun keduanya tak peduli dengan tatapan itu.


"Ada apa?"tanya Keisha membuat Talitha berusaha mengatur nafasnya karena sehabis berlarian.


"Tadi waktu gue iseng nih ke loker gue liat ada cowok pake jaket hitam diem didepan loker lo kayak mau naruh sesuatu gitu, sumpah dia beneran anak sini tapi sayangnya gue gak liat muka dia, terus dia langsung pergi gitu ke arah kanan gak tau dia naik ke atas atau lurus"ucap Talitha panjang lebar membuat Keisha mendelik.


"Bikin kepo aja, tapi kalau kelas dia diatas berarti dia seangkatan sama bang Regal, dan itu gak mungkin, gak mungkin tiba-tiba ada kakak kelas yang mau deketin gue, kalau menurut gue sih dia lurus yang artinya dia seangkatan sama kita Tal"ucap Keisha membuat Talitha menganggukkan kepalanya setuju.


"Mungkin aja, karena dia bener-bener pake jaket hitam jadinya gue gak bisa liat mukanya" Keisha hanya menganggukkan kepalanya.


"Kayaknya sebentar lagi bakal ketahuan siapa sebenarnya dia itu"


"Coba sekarang kita ke loker lo liat dia beneran naruh sesuatu gak sih"ucap Talitha sembari menarik tangan Keisha menuju lokernya.


Sesampai di depan loker nya Keisha membuka lokernya tetapi nihil, lokernya terkunci, dan bisa ia simpulkan bahwa penggemar rahasianya itu membuatkan kunci cadangan, Keisha langsung membuka lokernya menggunakan kunci miliknya ia mendelik hebat ketika melihat box yang berukuran sedang ini memenuhi lokernya.


"Tuh kan gue bilang juga apa, kalau gue itu gak salah liat Keii!"pekik Talitha yang heboh membuat Keisha menganggukkan kepalanya.


"Kemungkinan besar dia anak IPS karena kelas disana itu kan rata-rata anak IPS"ucapan Talitha disetujui Keisha.


"Tumben otak lo encer"ucap Keisha yang membuat Talitha mendelik.


"Otak gue emang encer, nggak kayak lo yang lola" Keisha memutarkan bola matanya malas.


"Udah ah balik kelas aja, gue gamau terlalu mikirin biarin nanti juga bakal ketauan dia siapa"ucap Keisha yang kembali menutup lokernya namun ditahan oleh Talitha.


"Lo gak mau bawa box nya?"


"Gila aja gue bawa box ke kelas nanti dikirain apaan apalagi kalau sampai bang Regal tau, ****** gue" Talitha menyengir dan membiarkan Keisha mengunci kembali lokernya. Setelah itu mereka berdua berjalan menuju kelasnya.


Mereka melakukan aktivitas seperti biasa, tidak ingin terlalu memikirkan kejadian tadi karena itu hanya bisa membuat Keisha tidak fokus dalam pembelajaran di sekolahnya dan Keisha tidak akan melakukan hal tersebut karena Keisha tidak sebodoh itu.


Istirahat telah tiba, Keisha mengurungkan niatnya untuk ke kantin ia lebih memilih diam dikelas saja, entah kenapa ia sedang tidak selera makan saat ini.


"Kantin?"


Keisha menggelengkan kepalanya.


"Lo aja deh terus kalau ketemu bang Regal bilang gue gak selera makan nanti gue makannya pas pulang sekolah aja" Talitha menganggukkan mengerti, menurutnya ini kesempatannya berbicara lagi pada Regal.


"Yaudah deh nanti gue balik lagi" Keisha hanya menganggukkan kepalanya, sementara Talitha melangkahkan kakinya menuju kantin.


.......


Bel pulang sudah berbunyi, Talitha yang langsung beranjak dari duduknya dan meminta ijin kepada Keisha bahwa ia harus pulang duluan, Keisha hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


Keisha berjalan menuju parkiran, ia melewati koridor yang sudah mulai sepi, namun tiba-tiba Regal memberhentikan langkahnya membuat Keisha harus menghembuskan nafasnya.


"Kenapa gak kantin tadi? Kamu tau kan kamu itu harus makan kalau nggak kamu bak-"ucapan Regal terpotong oleh Keisha.


"Keisha lagi gak nafsu makan bang" Regal menghela nafas.


"Alasan kamu selalu begitu" Keisha menatap Regal.

__ADS_1


"Keisha gak alasan bang"ucap Keisha yang merubah wajahnya menjadi wajah melas, membuat Regal sontak menatapnya.


"Kamu sakit?"tanyanya sembari menempelkan telapak tangannya ke dahi Keisha.


"Nggak panas tapi" Keisha berdecak.


"Udah ah ayo pulang bang Keisha capek"ucap Keisha yang langsung berjalan dahulu meninggalkan Regal yang menatapnya bingung dengan perubahan sikap Keisha saat ini, kemudian ia langsung menyusul Keisha yang sudah masuk ke dalam mobilnya.


"Kamu kenapa sih Kei?" Keisha hanya memandang lurus ke arah depan lalu menggelengkan kepalanya.


"Kamu gak kesambet kan" setelah mengucapkan seperti itu Keisha langsung menatap tajam ke arah Regal, yang membuat Regal menatapnya sedikit takut.


"Kei jangan bercanda ah" Keisha menatapnya bingung.


"Apasih bang, kesambet apaan coba kalau ngomong tuh yang bener"ucap Keisha yang sedikit kesal.


"Ya kan abang takut Kei, kalau kamu kenapa-napa soalnya kamu tuh daritadi beda banget sikapnya, kamu kenapa sih cerita sama abang Keii"ucap Regal membuat Keisha kembali menggelengkan kepalanya.


"Keii" Regal menapa Keisha lekat membuat Keisha menghela nafasnya.


"Banggg, Keisha gak papa Keisha juga gak tau kenapa tiba-tiba gak mood aja gitu udah"ucap Keisha yang kembali menatap ke arah depan. Regal berniat untuk mendiamkan Keisha sebentar karena melihat Keisha yang seperti ini.


Sesampai dirumah pun Keisha langsung berjalan memasuki kamarnya, membuat Adrian yang melihatnya pun menatap ke arah Regal bingung.


"Ngapain lo ngeliatin gue gitu?"tamyanya.


"Lo apain Keisha sampai kayak gitu?" Regal mendelik ketika mendengar ucapan Adrian.


"Gue gak ada ngapain Keisha, tiba-tiba aja gitu kayak gak mood gitu, tadi aja dia gak ke kantin, gak enak badan tuh kayaknya"ucap Regal yang langsung pergi begitu saja menuju kamarnya, sedangkan Adrian berniat untuk pergi ke kamar Keisha ia ingin menanyakan keadaannya.


"Masukkk"pekik Keisha yang tengah menonton televisi, membuat Adrian langsung membuka pintu kamar Keisha dan menatapnya.


"Makan dulu gih, kata Regal lo belum makan" Keisha tak menjawab pandangannya hanya memandang lurus ke arah televisi. Adrian menatapnya bingung ia berusaha mendekat namun Keisha menatapnya tajam.


"Nanti Kei makan bang, jangan ganggu Kei dulu"ucap Keisha membuat Adrian menggelengkan kepalanya.


"Kamu kenapa Kei? Kalau ada masalah ya cerita jangan diem gini, jangan lampiasin dengan kamu gak makan kalau emang lagi gak mood, itu gak baik nanti bukannnya gimana kamu malah sakit nantinya"ucap Adrian membuat Keisha menghela nafas.


"Kepala Keisha pusing bang"ucap Keisha yang lesu sembari menatap lemas ke arah Adrian.


"Mau ke rumah sakit?" dengan cepat Keisha menggelengkan kepalanya.


"Nggak"tolaknya membuat Adrian menatapnya.


"Makanya makan, udah yuk ntar bunda pulang kamu malah dimarahin"ucap Adrian sembari menarik pelan pergelangan tangan Keisha, dan Keisha mau tak mau mengikuti Adrian atau tidak semua abangnya akan marah kepadanya.


"Keisha kamu beneran gak papa kan? Sumpah abang khawatir sama kamuuu"tanya Regal saat Keisha tengah memakan makanannya, Keisha tersenyum tipis lalu menggelengkan kepalanya.


"Ngga abang aku gak papa santai napa"ucapnya sembari terkekeh kecil, kemudian melanjutkan makannya sampai selesai.


"Kei pasar malem yuk?"ajak Adrian yang tiba-tiba saja membuat Keisha menoleh.


"Ngapain??"

__ADS_1


"Ya ngapain gitu, baru buka nih daerah sini mau kesana gak?"tanyanya sembari menatap ke arah Regal dan Keisha namun keduanya menggelengkan kepalanya.


"Dirumah aja udah mau malem, bunda juga udah mau pulang ntar malah gak diijinin" Adrian menghela nafasnya dan kembali ke ruang tamu untuk menonton film action kesukaannya.


"By the way, kamu udah ketemu sama Secret Admirer kamu itu? "ucapan Regal membuat ia teringat apa yang tadi Talitha katakan padanya.


"Ah iya bang Kei lupa cerita, tadi Talitha liat ada orang yang ngasih barang gitu ke loker Keisha, tapi Talitha gak liat siapa orangnya karena dia pake jaket hitam terus pake topi gitu bang, dia bener ada disekolah tapi gak tau kelas apa dan berapa"ucap Keisha panjang lebar membuat Regal terdiam sejenak, setelah beberapa menit terdiam ia menatap Keisha.


"Penjelasan kamu tadi buat abang jadi gampang nemuin siapa pelakunya" ucapan Regal membuat Keisha mendelik.


"Awas ya sampai, abang macem-macem"ucap Keisha dengan wajah garangnya membuat Regal terkekeh.


"Assalamualaikum"sapa Karina ketika baru memasuki rumahnya membuat Keisha langsung menghampirinya dan menyalimi tangannya, lalu membantu Karina membawa belanjaan.


"Wahh bunda bawa apa nih?"


"Makanan, camilan gitu lah tadi bunda mampir dulu ke minimarket"ucap Karina membuat Keisha langsung membuka makanan yang dibawa Karina di meja makan.


"Kalau makanannya bunda beli atau gimana?" Karina menggelengkan kepalanya.


"Dikasih sama tante Ririn" Keisha hanya menganggukkan kepalanya.


"Bang Rian, bang Regal siniiii bunda bawa makanan nih, mau gak?!"pekik Keisha membuat Adrian dan Regal sontak berlari menuju dapur.


"Ihhh mauuuu"ucap mereka berdua serempak.


"Bunda ke kamar dulu ya, jangan rebutan makanannya inget sisain Mike sama Marcell"


"Siap bundaa!!"ucap ketiganya membuat Karina tersenyum tipis lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


"Assalam-"belum selesai menyampaikan salam mata Michael sudah berbinar ketika melihat makanan yang ada didepan matanya.


"Wah apaan tuhh, kayaknya enak"ucap Michael membuat ketiganya menoleh, ketika Michael hendak mengambil makanan tersebut tangannya dipukul oleh Adrian.


"Heh cuci tangan dulu sana jorok banget baru dateng bukannya salam malah langsung comot makanan kayak apaan aja lo"ucap Adrian yang sangat ketus membuat Michael langsung berjalan menuju washtafel, sementara Keisha terkekeh menatap wajah Adrian.


"Besok, abang mau cari si penggemar rahasia kamu itu, karena abang gak suka dengan cara dia seperti itu yang keliatannya gak gentle banget"ucapan Regal membuat Keisha mendelik.


"Ih bang apaan sih! gak usahhh! kalaupun dia pake dengan cara langsung ngedeketin aku pasti abang juga tetep gak suka"ucap Keisha yang sangat kesal.


"Keputusan abang udah bulat Kei, siapa yang berani deketin kamu harus berani lawan abang dulu, itu kita udah sepakatin dulu kan? Gak bisa diubah lagi"ucapan Regal membuat Keisha berdecak dan terdiam jika seperti ini Keisha tidak tahu harus berbicara apalagi, sementara Adrian dan Michael hanya terdiam merena tengah sibuk memakan makanannya.


.


.


.


.


..


Bersambung...

__ADS_1


jangan lupa vote dan komennyaaa yaaa:))..


__ADS_2