
Hari ini para guru disekolah Keisha sedang mengadakan rapat rutin yang akan membahas tentang ulangan yang akan diikuti semua siswa dari kelas 10 bahkan kelas 12.
Keisha menghela nafasnya kasar, entahlah ia sangat bosan diam dikelas yang sangat amat ramai seperti pasar ini.
"Ihh berisikkkkk!!"pekiknya membuat semuanya sontak menoleh kearahnya dan kelas seketika menjadi sunyi ketika mendengar teriakan Keisha. Ini bulan Keisha mengalami datang bulan, maka dari itu jika ia sedang seperti ini teman-temannya tahu bahwa Keisha sedang datang bulan.
"Kalau mau ribut sana di pasar" ucapnya ketus membuat Talitha yang duduk disebelahnya terkekeh, jika sudah seperti itu tidak ada yang berani untuk ribut maupun cowok sekalipun karena jika ia berani berurusan dengan Keisha berarti mereka telah berani berurusan dengan Regal abangnya, dan mereka sangat tidak ingin jika sampai berurusan dengan Regal.
"Hebat lo Kei"ucap Talitha yang masih terkekeh. Keisha yang sedang menaruh wajahnya dilipatan tangannya pun menoleh dan menatapnya bingung.
"Hebat apaan?"
"Bisa buat kelas tenang seketika yang tadinya ributnya ngalahin pasar, guru aja ya nyuruh diem mereka tetep aja ribut, tapi kalau udah lo yang ngomong langsung diem tuh gila kenapa gak lo aja jadi ketua kelas biar kelas kita adem damai"ucap Talitha yang masih terkekeh, Keisha menaikkan satu alisnya.
"Gue? Jadi ketua kelas? Idih males banget dah"ucap Keisha yang kembali menaruh wajahnya dilipatan tangannya.
"Kei kantin yuk, gue bosen dikelas" Keisha menggelengkan kepalanya tanpa menoleh.
"Kalo guru rapat gini kantin pasti rame dikuasain anak kelas sebelas dua belas, ya u anak kelas sepuluh cuman bisa diem dikelas doang"ucap Keisha membuat Talitha cemberut.
"Tapi kan ada abang lo, pasti kalau liat lo langsung tuh dia ngusir temennya"ucap Talitha membuat Keisha menggelengkan kepalanya lagi.
"Gue gak mau repotin bang Regal terus, lagian kasian tuh temennya masa setiap mereka lagi kumpul, terus gue tiba-tiba dateng mereka langsung diusir sama abang gue"ucap Keisha membuat Talitha menghembuskan nafasnya.
"Yau-.."ucapannya terpotong oleh Keisha yang membuatnya berdecak kesal.
"Diem. Gue mau tidur"
Talitha memutuskan untuk memainkan ponselnya. Sementara Keisha memutuskan untuk memejamkan matanya sejenak.
Baru saja ia memejamkan matanya tiba-tiba ponselnya berbunyi menandakan bahwa ada pesan yang masuk, decakan keluar dari mulut Keisha.
"Siapa sih ah ganggu aja, Tal tolong dong liatin siapa tuh yang line gue"ucap Keisha yang sama sekali tidak ingin menoleh, sedangkan Talitha langsung mengambil ponsel Keisha yang berada di tasnya, Ketika ia melihat siapa yang mengirim pesan sontak ia mendelik.
"Abang lo Keiii!" sontak ketika Talitha menyebutkan bahwa abangnya yang baru saja mengirim pesan padanya, Keisha menatap Talitha.
"Lo disuruh ke kantin, kalau nggak abang lo bakal ke kelas"ucap Talitha membuat Keisha berdecak.
"Lo bilang deh Tal, gue mau tidur ngantuk makannya ntar aja"ucap Keisha yang kembali pada posisi yang tadi. Talitha mau tak mau melakukan apa yang Keisha suruh.
Baru saja beberapa menit Keisha memejamkan matanya ada sesuatu yang membuatnya tiba-tiba terbangun, yaitu Regal yang secara tiba-tiba menepuk pundaknya.
"Bang, Keisha baru aja loh tidur"rengeknya pada Regal.
__ADS_1
"Makan dulu"
Keisha menggelengkan kepalanya.
"Gak laper"
"Tapi ini udah siang Kei kamu harus makan"
Keisha menghela nafasnya.
"Emang harus ya makan itu 3 kali dalam sehari?" Regal menganggukkan kepalanya.
"Ya haruslah, aturannya memang begitu, udah ayo"ucap Regal tetapi Keisha menggelengkan kepalanya.
"Dikantin itu kakak kelas semua isinya bang, gak mau ah nanti diomongin"
"Yang berani ngomongin kamu abang colok matanya, kalau bisa abang potong lidahnya biar gak ngomongin kamu lagi" Keisha menatapnya malas.
"Tau ah Keisha males"
"Susah banget sih disuruh makan doang"ucap Regal yang mulai kesal. Namun Keisha hanya menyengir tanpa dosa, sementara Talitha yang melihat perdebatan kakak adik ini hanya terdiam saja.
"Makan gak? Kalau nggak abang gak akan ijinin Keisha keluar rumah, mau kerja kelompok sekalipun abang gak ijinin" Keisha berdecak sebal, mau tidak mau ia harus menuruti kemauan abang. Keisha beranjak dati duduknya.
"Yuk Tal ikut"ajaknya, Talitha pun ikut beranjak dan mereka berdua pun mengikuti langkah Regal.
Sesampai dikantin, dugaan Keisha benar hanya ada anak kelas 11 dan 12 ini yang membuat Keisha malas untuk ke kantin, ya walaupun ia lapar Keisha pasti akan menahannya sampai kantin benar-benar sepi karena mungkin saat mereka sudah masuk kelas, tetapi untuk hari ini tidak bisa mereka pasti akan stay dikantin karena hari ini mereka tidak ada kelas sampai bel pulang berbunyi.
"Tuh kan bang rame, males banget Keisha"
"Udah deh gak usah cerewet, lagian kalau sama abang pasti gak ada yang berani liatin kamu"ucap Regal membuat Keisha tak menggubrisnya. Dan memang benar apa yang Regal katakan, ketika mereka memasuki kantin semua tidak berani menatapnya, bahkan melirik nya saja tidak berani, kebanyakan cewek yang seperti itu. seperti biasa Regal memesankan makanan untuk Keisha dan juga Talitha karena Regal sudah menganggap Talitha sebagai adiknya sendiri. Saat Keisha beranjak ingin membenarkan sepatunya tiba-tiba ada yang menyenggolnya membuat minuman yang dibawanya jatuh ke rok Keisha, Keisha mendelik hebat.
"Lo punya mata gak sih?!" pekiknya membuat semua yang ada dikantin menatapnya, Keisha kalau lagi pms dan ada yang membuat gara-gara padanya walaupun kakak kelas sekalipun Keisha gak peduli itu. Entahlah Keisha juga tak mengerti mengapa jika lagi pms bawaannya ingin marah terus.
Yang menabrak hanya terdiam dan menunduk, Keisha tahu itu kakak kelasnya karena disini tidak ada anak kelas sepuluh, Keisha masih berdecak, ia mengambil banyak tissue untuk mengelap roknya itu.
"Maaf Kei gue bener-bener gak sengaja"ucapnya dengan ekspresi yang sangat amat takut, Keisha berdecak sedangkan Talitha menenangkan Keisha, semua terkaget melihat Keisha yang tiba-tiba marah seperti itu baru pertama kalinya.
"Udah Kei gue tau lo lagi PMS tapi gak gini juga" Keisha diam ia tak menggubris ucapan Talitha karena ia tengah sibuk membersihkan roknya yanh basah itu. Tiba-tiba Regal datang dengan ekspresi dinginnya.
"Lo tau kan, gue gak suka ada satupun orang yang berani buat masalah sama ade gue" cewek itu terdiam menunduk ia benar-benar sangat takut, Keisha berusaha mengatur nafasnya agar ia sedikit tenang.
"M..maaf Gal tapi gue bener-bener gak sengaja"ucapnya yang sangat amat takut.
__ADS_1
"Sekarang lo pergi, jangan pernah munculin diri di depan gue lagi"ucapnha dingin membuat cewek itu mau tak mau langsung pergi begitu saja.
"Ganti rok dulu Kei, kamu gak bakal bisa belajar dengan keadaan rok kamu yang basah" Keisha menggelengkan kepalanya.
"Gak papa kok bang Keisha gak papa, Keisha nya aja yang terlalu emosi padahal masalah sepele doang" Regal melepas hoddie yang ia kenakan setelah itu ia kenakan ke rok Keisha yang basah itu.
"Biar orang-orang gak ngira yang aneh-aneh, udah sekarang kalian makan dulu, abang mau ke temen-temen abang dulu"ucap Regal yang langsung melenggang pergi.
"Aaaaaa"ucap Talitha yang menatap kepergian Regal dengan wajah seperti meleleh, sedangkan Keisha mengerutkan keningnya.
"Lo kenapa sih?"tanyanya membuat Talitha menyengir gak jelas.
"Abang lo sweet banget sumpah, gue jadi halu sendiri kalau semisal gue jadi lo" Keisha memutarkan bola matanya malas.
"Lo emang beneran suka sama abang gue? Sekedar menganggumi atau lebih dari kata suka?"
"Lebih Kei lebih, gue cinta sama abang lo semenjak gue sahabatan sama lo, gue awalnya gak nyangka lo punya empat abang yang ganteng-ganteng sumpah" Keisha menggelengkan kepalanya.
"Tapi ya gitu Kei, saingan gue banyak dan lo liat aja sikap bang Regal juga kayak begitu gue jadi gak punya harapan gitu" Keisha menghela nafasnya.
"Cepet banget nyerahnya"
"Kei, gue berasa jadi cowok tau gak si, saat ini gue bener-bener lagi ngejar cowok tapi cowoknya gak pernah sama sekali noleh, dia ya biasa aja gitu, yang seharusnya gue yang dikejar bukan gue yang ngejar" ucapan Talitha membuat Keisha terdiam, setumben ini Talitha sangat bijak, keracunan apa sebenarnya sahabat nya ini.
"Mungkin abang gue gak tau kali kalau lo suka sama dia, gini ya Tal, cowok gak bakal kemana asalkan lo mau nunggu gue tau nunggu itu emang gak enak apalagi kalau gak ada kepastiannya, lo itu cantik kok Tal gue yakin banyak cowok di sekolah ini naksir sama lo cuman gak berani nyatain aja, dan masalah abang gue biarin aja dulu dia kayak gitu intinya lo harus tetep bertahan bisa aja kan suatu saat abang gue nyari cewek dan ternyata ceweknya elo, nah lo"ucap Keisha sembari terkekeh, Talitha memeluk Keisha.
"Aaa Kei, kata-kata lo seakan-akan bikin gue merinding tau gak"
"Lo kira gue hantu apa, udah yuk balik kelas"ucap Keisha, dan Talitha pun hanya mengikuti langkahnya saja.
.
.
.
.......
.
.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa vote dan komennyaa yaa:))..