
Setelah sampai disekolahan Regal mengambil ponselnya dan membuka grup yang bernama Abang-abang Keisha.
Regal: gue udah sampai sekolah, lo pada bisa deh dari sekarang jadi mata2 inget pake penyamaran jangan sampai ketahuan.
Setelah selesai mengetikkan pesan dengan cepat Regal menaruh kembali ponselnya di saku celananya agar Keisha tak curiga padanya.
"Bang, gak ke kelas? Ini udah di depan kelas Kei loh tapi abang masih asik aja mainin handphone"ucapan Keisha membuat Regal mengedarkan pandangannya dan benar mereka telah sampai di depan kelas Keisha tanpa Regal sadari.
"Hm yaudah deh abang ke kelas ya Kei, inget belajar yang bener"ucap Regal yang langsung kembali ke kelasnya setelah mendapat anggukan oleh Keisha dan Keisha langsung memasuki kelasnya.
"Haiii KEISHAA" Keisha menatap Talitha sinis, yang ditatap pun hanya terkekeh kecil.
"Ya maaf Kei gue lupa bilang ke elo kalau kemaren gue ada acara mendadak, eh tapi tenang aja gue bawa oleh-oleh nih dari Jogja"ucap Talitha sembari mengeluarkan tas berwarna pink yang berisi banyak sekali oleh-oleh membuat Keisha merubah wajahnya menjadi senang dan menerima oleh-oleh tersebut.
"Nah kalau gini bisa nih"ucap Keisha sembari tertawa kecil membuat Talitha menatapnya datar.
"Baru gitu seneng deh lo, eh iya gimana sama si penggemar rahasia udah ketemu?" Keisha menggelengkan kepalanya.
"Gue lagi gak mikirin itu, nanti juga gue tau siapa pelakunya, kita cuman perlu tunggu waktu aja"ucap Keisha sembari membuka buku novelnya dan membacanya.
Sedangkan Regal ia menatap ke arah loker Keisha, tak ada siapapun yang berada disini, Regal seperti mata-mata yang harus menjaga sesuatu, sangat cocok bukan?. Ia mengambil ponselnya di saku celananya.
Regal: gue gak nemu apapun. Gimana sama lo pada?
R 2
Adrian: kita juga gak nemu apapun, gak ada tanda tanda apapun juga.
Regal: oke kalau ada sesuatu yang mencurigakan kasih tau gue, gue belajar dulu.
Regal menglockscreen ponselnya dan berlari menuju kelasnya, sedangkan Keisha yang sedang mencatat apa yang ditulis dipapan oleh pak Radi,
Tiba-tiba....
Ting!
Ponselnya bunyi dan semua mata langsung menatap kearahnya termasuk pak Radi, Keisha merutuki dirinya yang lupa mensilent ponselnya.
"Itu handphone siapa yang bunyi?!"tanya Pak Radi dengan sorot tajamnya membuat Keisha sontak menatap ke arah depan sambil menyengir.
"Maaf pak saya lupa silent" setelah berucap seperti itu pak Radi kembali menatap ke arah papan, setelah itu dengan gerakan cepat Keisha mensilent ponselnya, tetapi sebelum itu ia mendelik ketika melihat notifikasi yang tertera di ponselnya itu, pesan singkat dari penggemar rahasianya itu. Pandangannya kembali menatap ke arah depan melihat pak Radi yang sedang menulis sesuatu dipapannya, membuat Keisha diam-diam membuka pesan tersebut.
08xxxxxxxxxx
Siang Keisha:)
Maaf hari ini gue gak bisa kasih apa-apa karena gue sakit dan gue juga gak sekolah hari ini..
^^^Gue lagi belajar, jangan chat gue, btw gws. ^^^
Setelah membalas pesan tersebut, ia langsung menaruh ponselnya karena takut jika ketahuan oleh pak Radi, karena jika sampai ketahuan abislah dia.
Tak lama kemudian, bel istirahat berbunyi membuat satu kelas di kelas menghembuskan nafasnya lega, karena demi tuhan jika diajar oleh pak Radi mereka seperti tak bisa bernafas entah karena apa, semua takut padanya bisa dibilang pak Radi ini termasuk guru killer.
Keisha beranjak dari duduknya.
__ADS_1
"Yuk Tal kantin." Talitha yang masih mencatat pun menoleh.
"Bentar, nanggung nih lagi dikit" Keisha sedikit berdecak.
"Buru, keburu rame ntar kita gak bisa makan" Talitha tak menjawab ia tetap fokus mencatat agar cepat selesai, setelah itu mereka berdua berjalan menuju kantin. Ketika ingin memasuki kantin mata Keisha menyipit melihat ketiga orang yang sedang bicara dengan kedua orang yang memakai baju biasa membelakanginya, Keisha melihat disana ada abangnya Regal dengan kedua orang itu sepertinya Keisha mengenalnya.
"Tal lo duluan aja gue mau ketoilet dulu"alibinya membuat Talitha mengerutkan keningnya sejenak dan menatap kepergian Keisha. Sementara Keisha mendekat ke tiga lelaki itu.
"Bang Regal"ucapnya membuat ketiganya tersentak, dan kedua lelaki yang memakai baju biasa itu menoleh membuat Keisha mendelik.
"Loh, loh kok ada bang Rian sama bang Mike? Ngapain? Pake topi sama jaket gitu lagi kayak lagi mata-matain sesuatu gitu, aneh"ucap Keisha membuat ketiga abangnya tertegun melihat kehadiran Keisha yang tiba-tiba.
"Bang ih kok pada diem sih, terus mukanya kayak kaget gitu, sebenarnya kalian ngapain?" ucap Keisha sembari menyipitkan matanya dan menatap ke arah mereka bertiga.
"Apa jangan-jangan abang mau jadi mata-mata beneran ya? Ihh ngapain sih bang kurang kerjaan banget"ucap Keisha yang sedikit kesal, sedangkan ketiga abangnya menatapnya heran.
"Apasih Kei, ngapain juga jadi mata-mata!"ucap ketiganya serempak membuat Keisha menyengir. "Gelagaknya macem mata-mata aja"ucap Keisha membuat ketiganya menggelengkan kepalanya.
"Terus, kalau enggak, bang Rian sama bang Mike ngapain ke sekolah Kei? Ada urusan apa sama bang Regal?" Adrian tersenyum manis ia melangkah untuk mendekati Keisha.
"Gini lo adikku cantik, jadi kita berdua ini mau main gitu ke sekolah kamu kangen sama sekolah kita, gini-gini kita kan alumni sini mumpung kita berdua juga libur kuliahan" Keisha hanya mengangguk percaya.
"Mau liat sekolahan apa mau ngeliatan cewek-cewek yang ada di sekolahan ini?"
Adrian menghela nafasnya.
"Ya mau liatin sekolah lah Kei, lagian kan abang udah ada cewek, si Mike kali tuh" ketika Adrian menyebut nama Michael, Michael langsung mendelik menatap Adrian.
"Heh kok gue si, siapa juga yang mau cari cewek, emang gue itu lo"
"Keii, abang ikut"ucap Regal yang ingin menyusul Keisha tetapi ditarik oleh Michael dan Adrian.
"Jahat banget lo ninggalin kita"
"Pulang sana, gue mau makan laper"ucap Regal membuat Adrian menatapnya.
"Jadi lo ngusir kita?"
"Bukan ngusir ya kita juga belum dapet apa-apa kan jadi lain kali aja, lagian emang lo pada mau ikut makan dikantin? Terus diliat anak satu sekolahan apalagi kalian gak pake seragam, ****** kalian diserbu"ucap Regal membuat mereka berdua sontak menggelengkan kepalanya sembari bergidik ngeri.
"Rian yuk kita pulang aja"ucap Michael yang menarik tangan Adrian sedangkan Regal mengibaskan tangannya menyuruh mereka untuk segera pergi dan setelah dilihat mereka sudah pergi ia berjalan santai menuju kantin menyusul Keisha.
"Maaf lama Tal"ucap Keisha yang langsung duduk disebelah Talitha yang sedang menyantap makanannya.
Talitha menatap Keisha.
"Lo abis boker ya, lama banget ke toiletnya" Keisha mendelik ketika Talitha berucap.
"Enak aja kalau ngomong, gue tuh tadi lagi ngaca, ya gak nyangka aja ternyata gue cantik"ucap Keisha dengan senyum pedenya membuat Talitha memasang wajah jijiknya.
"Pede banget lo gila" Keisha hanya terkekeh dan menatap makanan yang dimakan Talitha.
"Eh eh lo gak pesenin gue?"tanya Keisha, Talitha hanya menggelengkan kepalanya.
"Tadinya mau mesen, tapi lo lama jadinya gak jadi gue pesen"ucap Talitha membuat Keisha berdecak.
__ADS_1
"Jahat banget lo, gak inget temen" Talitha memeletkan lidahnya.
"Bodo."
Tiba-tiba Regal datanh sembari membawa nampan yang berisi 2 pesanan.
"Nih makan"ucap Regal sembari menyerahkan makanan kepada Keisha, mata Keisha berbinar.
"Aaaa bang Regal tau aja sih kalau Keisha laper, gak kaya Talitha jahat gak inget Kei"ucapan Keisha membuat Talitha mendelik.
"Gue lagi"ucapnya yang terlihat parah, sedangkan Keisha terkekeh kecil dan memeletkan lidahnya.
"Abang tau kalau kamu males pesen makanan, jadinya ya abang pesenin aja"
Keisha langsung menyantap makanannya.
"Duhh, bang Regal emang paling peka deh"ucap Keisha membuat Regal hanya menggelengkan kepalanya menatap tingkah Keisha.
••••••••••••••
"Kei buruan lama banget sih"ucap Regal yang tengah menunggu Keisha di depan kelasnya.
"Iya sabar bang" ucap Keisha yang mempercepat gerakannya setelah itu mempercepat langkahnya menuju Regal tetapi...
Bruk..
Keisha terjatuh karena terselengkat sesuatu membuat Regal sontak menghampirinya.
"Aduhhh sakit"ringisnya sembari menatap lututnya yang memerah.
"Makanya kalau mau jalan, tali sepatu di cek dulu jadi keinjek sendiri kan"ucap Regal sembari membantu Keisha agar bangun, sedangkan Keisha masih meringis.
"Ish ngeselin banget emang tali sepatu sialan"rutuknya membuat Regal terkekeh kecil.
"Udah yuk pulang"
Mereka pun berjalan menuju parkiran dan langsung memasuki mobil Regal setelah itu cuss pulang.
..
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
jangan lupa vote dan komennyaaa:))..