
Regal menuruni tangga dengan pakaian basket yang ia kenakan membuat Keisha yang tengah duduk di sofa pun menoleh.Lo
"Bang Regal mau kemana?" Regal menoleh.
"Mau latihan basket" Keisha mengerutkan dahinya.
"Bang Regal kan udah tamat, udah graduation juga, kok masih latihan basket?" Regal mengangguk.
"Iya buat terakhir kalinya Kei soalnya abang mau ikut pertandingan juga nanti, jadi ini hari terakhir abang latihan sekalian perpisahan sama semua yang ikut ekstra basket"
"Tapi kan kemaren bang Regal udah perpisahan ngapain perpisahan lagi?" Regal menghela nafasnya.
"Beda Keisha cantikk, yaudah abang mau berangkat, kamu mau ikut?" Keisha mendelik.
"Emang boleh?" Regal mengangguk.
Keisha mengangguk.
"Keisha juga males sendirian dirumah" Regal menatapnya dengan tatapan menggoda.
"Males atau takut?" Keisha mendelik.
"Ih apasih bang Regal Keisha mana pernah takut, bang Rian tuh yang takut sama hantu Keisha mah berani" Regal terkekeh.
"Iya deh ayo"ucap Regal membuat Keisha beranjak dari duduknya.
"Terus, berarti kita gak ke rumah sakit bang?" Regal menggeleng.
"Abang udah ijin kok sama bunda, kita ke rumah sakitnya nanti sore aja abis abang selesai latihannya"
Keisha mendekat ke arah Regal dan tersenyum.
"Bang Regal udah ijinin Keisha juga?" Regal menggeleng.
"Belum lah orang abang aja ngajakin kamunya baru sekarang" Keisha mengubah raut wajah ya menjadi cemberut.
"Ih kok abang gitu sih" Regal lagi-lagi terkekeh.
"Yaudah ayo nanti abang yang minta ijin ke bunda" Keisha mengangguk semangat lalu menarik tangan Regal sementara Regal hanya menggelengkan kepalanya.
*****
Setelah sampai di sekolahannya Keisha langsung turun dari mobilnya setelah itu ia menhirup udara segar sembari memejamkan matanya.
"Udah lama gak sekolah" Regal yang baru turun pun menghampiri Keisha.
"Baru aja lusa kemaren ke sekolah" Keisha menoleh dan berdecak.
"Bukan gitu bang, maksud Keisha itu udah lama gak sekolah" Regal mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Makanya kalau ngomong itu yang jelas" Keisha mengendus.
"Keisha kan ngomong sendiri, ngapain abang yang jawab" Regal terkekeh gemas lalu mengacak-acam rambut Keisha membuat Keisha mendelik.
"Abangg ihhh rambut Kei berantakann!"pekiknya yang sedikit kesal sembari membenarkan rambutnya yang sedikit berantakan, smenetara Regal terkekeh tanpa dosa.
"Udah yuk masuk, mau sampai kapan kita diem di parkiran gini" Keisha hanya mengangguk setuju, kemudian mereka berjalan menuju dalam sekolah.
Keisha terlihat sangat senang apalagi melihat bang Regal yang tengah serius latihan basket, entahlah walaupun Keisha tidak suka melihat semua pertandingan namun Keisha sangat suka melihat Regal yang sangat jago dalam bermain basket apalagi ketika melihatnya sedang memantulkan bola besar itu.
__ADS_1
"Duh bangga banget gue punya bang Regal"celetuknya sembari terkekeh.
Setelah selesai berlatih, Regal mengajak Keisha ke kantin untuk mengisi perut mereka, kebetulan beberapa kantin buka jadi mereka memutuskan untuk makan disana.
Regal menghampiri kedua temannya yang asik menyantap makanannya, ketika melihat Regal yang menghampiri mereka, mereka pun langsung beranjak dari duduk nya ingin pergi namun Keisha menahannya.
"Kalian gak usah pergi, kita makan bareng mereka ya bang jangan disuruh pergi kasian temen-temen abang" Regal menatap kedua temannya.
"Awas aja lo pada berani ganggu adek gue"ucapnya membuat kedua teman Regal mengangguk.
"Yaelah Gal kita gak bakal ngapain, malah kita bakal jagain Keisha, ya gak Do" ucap Alfa membuat Edo mengangguk setuju, sementara Regal menatap Keisha yang sudah duduk di depan kedua temannya.
"Kei abang pesen makanan dulu ya, kalau mereka berani ganggu kamu panggil abang aja"ucap Regal sembari menatap tajam ke arah Alfa dan Edo, sementara mereka berdua yang ditatap pun bergidik ngeri.
"Galak banget sih lo Gal" Regal tak menggubris ucapannya melainkan berjalan untuk memesan makanan, sementara Keisha terkekeh kecil.
"Yaampun ini pertama kalinya ya Kei kita bisa duduk bareng, karena biasanya kan kita selalu diusir sama pak bos" Keisha terkekeh.
"Biasa bang Regal emang gitu" Edo mengangguk.
"Galak banget kayak harimau" Keisha tertawa.
"Hm Keisha setuju tuh"ucap Keisha membuat mereka berdua tertawa.
"Eh Keisha mau nanya dong, kalau di kelas bang Regal gimana?"
"Gimana apanya?"
"Sikapnya" Alfa membulatkan mulutnya.
"Seperti yang lo tau Kei, dia itu cuek banget jarang ngomong sama anak kelas kecuali sama kita, ya dia cuman sibuk pacaran sama handphone doang, gue jadi heran deh sama abang lo, dari sekian cewek yang ngejar-ngejar dia yang dia pilih cuman satu yaitu handphone dia"ucapan Alfa membuat Keisha tertawa.
"Iya kita tau, emang ya abang lo pinter banget jaga image"ucap Edo sembari tertawa.
"Bang Regal pernah remed gak?"tanya Keisha membuat Edo dan Alfa berfikir sejenak.
"Hm gak tau deh, kita gak pernah liat dia remed sih" Keisha tersenyum sembari bertepuk tangan.
"Abang lo kan pinter Kei" Keisha mengangguk.
"Iya makanya Keisha tepuk tangan karena bangga" Edo dan Alfa terkekeh, tiba-tiba Regal datang sembari mengerutkan dahinya melihat mereka yang tengah tertawa.
"Lo ngetawain apa?" mereka yanh tersadar dengan kedatangan Regal pun langsung terdiam.
"Aaa..ee..engga kok kita gak ngetawain apa" Keisha terkekeh kecil melihat tingkah mereka, sementara Regal hanya menghela nafasnya dan menyerahkan satu makanan pada Keisha.
"Ini Kei, dimakan ya" Keisha tersenyum lalu mengangguk.
"Makasih bang" Regal mengangguk kemudian mulai menyantap makanannya, namun tatapannya kembali beralih ke kedua temannya.
"Lo berdua jangan ngajakin adek gue ghibah ya"ancam Regal membuat Edo dan Alfa menoleh.
"Terlanjur, tadi kita udah ghibah"ucap Alfa yang di akhiri dengan tawaan, sementara Regal hanya menghembuskan nafasnya.
"Lagian lo Gal kenapa gak dari dulu aja sih Keisha duduk dikantin bareng kita, jadinya kan kita bisa ghibah bareng ya gak Kei, Keisha seru kok Gal kalau diajakin ghibah"ucap Edo membuat Keisha tersenyum kecil, sementara Regal menatapnya tajam.
"Muka lo mau bonyok?" Edo tersenyum kikuk lalu menggeleng, sementara Keisha pun terkekeh.
"Udah abang, temen-temen abang baik kok Keisha juga seneng bisa kenal mereka, bang Regal gak usah khawatir mereka gak mungkin macam-macam sama Keisha" Edo dan Alfa mengangguk setuju membuat Regal lagi-lagi menghela nafasnya.
__ADS_1
Pandangan Alfa terarah kepada seorang gadis yang baru memasuki kantin bersama kedua temannya membuat Alfa tersenyum jahil.
"Lo tau gak Kei, cewek yang disana tuh dulu pernah deket tau sama abang kamu, sampe pernah bikin heboh satu sekolah" ucap Alfa membuat Keisha sontak menatap ke arah yang ditatap oleh Alfa.
"Hah kak Dara anak cheers? Sumpah bang?" tanya Keisha sembari menatap Regal, Regal mengangkat wajahnya kemudian mendelik ke arah Alfa membuat Alfa hanya menyengir tanpa dosa.
"Jangan percaya Kei, Alfa kalau ngomong suka ngasal"ucap Regal membuat Keisha menyipitkan matanya.
"Abang jangan bohong sama Keisha" Regal menatap Keisha.
"Kamu lebih percaya sama mereka daripada abang Kei?" Keisha menggeleng.
"Ini bukan masalah percaya atau nggak nya bang, tapi ini masalah bener atau ngganya"ucap Keisha membuat Regal terdiam, ia bersumpah ingin membuat wajah Alfa bonyok sekarang juga, sementara Keisha yang melihat Regal tengah menatap Alfa dengan tatapan sadisnya pun membuka suaranya.
"Abangg, jangan gitu sama kak Alfa lagian bang Regal jahat banget gak pernah cerita sama Keisha, emang kenapa sih Keisha juga gak bakal kok ngeledekin abang" Regal menghela nafasnya.
"Bukannya abang gak mau cerita Kei, tapi itu gak penting dan gak perlu dibahas lagi" Keisha menekuk wajahnya.
"Walaupun gak penting tapi Keisha harus tau abang kenapa bisa deket sama kak Dara?"
"Mereka dekat gak sengaja kok Kei, karena waktu itu Dara sama Regal sempat lomba bareng aja"ucap Edo yang mewakili membuat Keisha tersenyum goda.
"Oh jadi cinlok gitu?"goda Keisha membuat Regal berdecak.
"Udah ah Kei gak usah dibahas" Keisha tertawa kemudian menatap ke arah Edo dan Alfa.
"Terus mereka jadian gak kak?" Regal menatap Keisha namun tidak digubrisnya ia tetap menatap ke arah kedua teman Regal.
"Hm gak tau sih Regal gak pernah cerita karena setahu kita mereka dekat doang" ucap Edo membuat Keisha membulatkan mulutnya.
"Terus kenapa bisa gak deket lagi?" mereka berdua serempak menaikkan kedua bahunya.
"Lo tanya aja langsung ke abang lo" ucap Alfa membuat Keisha sontak menatap Regal yang tengah menatapnya.
"Cukup Kei gak usah dibahas" Keisha mengangguk, kemudian mendekatkan wajahnya ke Regal membuat Regal menatapnya bingung.
"Abang, cantikan kak Dara atau kak Sabila?"bisik Keisha yang kemudian menjauhkan wajahnya dan tertawa, sementara Regal mendelik ketika mendengar ucapan Keisha.
"Keii jangan mulai deh" Keisha semakin terbahak mendengar ucapan Regal, dan kemudian ia melanjutkan memakan makanannya begitu juga dengan Regal, Alfa dan Edo.
.
.
.
.
to be continued..
hai haii jangan lupa vote dan komennya ya biar aku jadi semangat buat nulisnya hehe...
@velisateophania
.
.
__ADS_1
....