MY SWEET NERD

MY SWEET NERD
Menjenguk Asha


__ADS_3

Suasana kelas 11 IPA-2 sudah ramai karena jam sudah menunjukkan pukul 07.15 yang artinya kurang 15 menit lagi mereka masuk. Ada yang push rank, ngerjain tugas, ngebucin, dan satu lagi yang menjadi tradisi yaitu ngegibah.


Dira bangkit dari tempat duduknya dan duduk disamping tempat duduk samping Varo.


"Stttt Var, kok Asha jam segini belum datang ya? Biasanya kan datang nya pagi. Jangan-jangan Asha gak berangkat lagi, tapi kenapa?" tanya Dira, Varo yang sedang bermain hp langsung menghentikan kegiatannya.


"Iya ya Dir, Ehh jangan-jangan Asha sakit lagi gara-gara kemarin dia kehujanan."


"Hah Asha kehujanan? Kapan? Kok lo bisa tahu jangan-jangan lo ya bikin Asha kehujanan." Ucap Dira terkejut dan berbicara dengan kecepatan 180 KM/jam.


"Hist apaan sih Dir, yakali gue ajak Asha hujan-hujanan, jadi kemarin itu .... " Lalu Varo menjelaskan semua yang terjadi kemarin.


"Parah si Aksel, punya hati gak sih tu anak. Kalau gitu gimana kalau nanti jenguk Asha?" tanya Dira meminta persetujuan.


"Ide bagus,"


"Tapi nanti gue nebeng lo ya, gue gak bawa mobil soalnya." Ujar Dira cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Oke siap, nanti kita mampir buat beli bubur sama buah dulu ya. Kan biasanya kalau sakit itu gak mood makan nasi."


"Cie perhatian," goda Dira dan Varo tersenyum malu.


Dira langsung beranjak dari tempat yang ia duduki sekarang dan pindah ke tempat duduknya karena bel masuk sudah berbunyi. Tak lama kemudian guru masuk ke kelas dan pelajaran belangsung seperti biasanya.


Skip pulang sekolah


Area parkiran kini dipadati oleh murid-murid yang baru saja keluar dari kelas mereka. Mereka satu per satu meninggalkan area sekolah, begitupun dengan Varo dan Dira.


Didalam mobil Varo, mereka cukup banyak mengobrol tentang berbagai macam topik pembicaraan. Sebelum menjenguk Asha mereka juga mampir ke supermarket untuk membeli bubur dan buah-buahan.


*****

__ADS_1


Sesampai di rumah Aksel terlihat mobil Aksel yang belum terparkir di garasi rumahnya yang artinya anak itu belum pulang. Bisa ditebak mungkin ia nonkrong bersama teman-temannya. Varo dan Dira lalu memecet bel rumah tersebut. Tak lama kemudian pintu dibukakan oleh Weida


"Ehh nak Varo dan nak .... " Lalu mengalihkan pandangannya ke Dira.


"Dira tante," lanjut Dira lalu mencium tangan Weida begitupun dengan Varo.


"Ehhh iya, mau jenguk Asha ya?"


"Iya tante, boleh kami ketemu Asha nya?" Tanya Dira sopan.


"Bolehh, ayo tante antar ke kamar Asha. Kalau bisa kalian bujuk Asha makan ya! Karena dari kemarin dia belum mau makan!" kata Weida lembut sambil berjalan mengantar mereka ke kamar Asha.


"Oke tante, ini juga kami bawain Asha bubur." Kata Varo girang sambil mengangkat kantong plastik yang ada ditangannya. Dan Weida membalas senyuman Varo.


Sesampai dikamar Asha, Varo dan Dira masuk sedangkan Weida kembali ke bawah untuk membantu Mbok Ijah menyiapkan makan siang.


"Kalian berdua masuk aja, tante kebawah dulu ya." Ujar Weida dan mendapat anggukan dari Varo dan Weida.


Varo dan Dira mendekati ranjang Asha, sebenarnya mereka tidak tega membangunkan Asha namun Asha terbangun dengan sendirinya. Mungkin karena Asha sadar adanya keberadaan orang dikamarnya.


"Kita bangunin lo ya Sha?"


"Enggak kok," jawab Asha sambil tersenyum tipis.


"Ini Sha kita kesini mau jengukin lo, kita juga bawain lo bubur sama buah-buahan nih."


"Ehh makasih ya, maaf jadi repotin kalian."


"Hisss apaan sih Sha, lo gak repotin sama sekali kok. Ini buburnya dimakan ya! Lo dari kemarin belum makan kan?" ujar Dira lembut.


"Lagi gak mau makan aja Dir, semua makanan gak ada rasanya semua." Jawab Asha polos.

__ADS_1


Varo langsung mengeluarkan bubur yang berada dikantong plastik.


"Kalau lo gak makan ya gak sembuh-sembuh Sha. Buka mulut kamu ini dimakan dulu!" Perintah Varo lembut sambil menyodorkan sendok untuk menyuapi Asha dan Asha menurutinya.


"Gimana enak Sha?" Tanya Varo dan Asha menggangguk cepat. Mendengar jawaban Asha membuat Varo tetap melanjutkan kegiatannya menyuapi Asha.


"Aaaaaa baperr gue, jomblo mah bisa apa?Melihat keuwuan orang lain aja udah seneng," Goda Dira kepada Varo dan Asha.


"Apaan sih Dir," jawab mereka kompak.


"Tuh kan kompak, kalau udah jodoh mah gitu. Udahlah lo berdua itu jadian aja." Kata Dira sambil tertawa sedangkan Asha dan Varo menggeleng-geleng melihat tingkah Dira.


"Kasihan jomblo ya Dir!"--Author


"Brisik lo thor,"


"Ehhh Dir gue punya teka-teki. Buah-buah apa yang cocok buat jomblo?"


"Semangka? Manggis? Apel? Melon?"


"Salah semua,"


"Ck, terus apaan thor??"


"BUAHahahahaha,"


"Pengen gue jadiin keripik balado lo thorr,"


"KABURRR!"


Okee lanjottt

__ADS_1


Sementara itu ada seseorang yang berdiri didepan pintu kamar Asha dan melihat Varo menyuapi Asha membuatnya mengepalkan tangannya. Siapa lagi kalau bukan Aksel.


'Kok gue nggak suka ya liat Varo sama cupu mesra-mesraan, itss apaan sih gue ngapain juga gue nggak suka' Ucap Aksel dalam hati.


__ADS_2