MY SWEET NERD

MY SWEET NERD
Taman


__ADS_3

Sudah terhitung 3 hari lamanya Asha tidak berangkat sekolah, begitupun dengan Aksel. Ia juga ikut tidak berangkat sekolah karena tidak mau jika Varo dekat-dekat dengan Asha. Entah apa yang sedang dipikiran Aksel saat ini sehingga ia bersikap begitu.


Saat ini Asha sedang duduk di taman rumah Keluarga Digdaya untuk mencari udara. Karena beberapa hari yang lalu ia hanya bisa menatap langit-langit kamarnya. Aksel yang melihat Asha dari jendela kamarnya langsung bergegas untuk menghampirinya.


"Ngapain lo disini? Bukannya dikamar, bikin enek tau gak!" sewot Aksel.


Translate yang sebenarnya 'Ngapain kamu disini, balik kamar gih biar cepet sembuh!'


Namanya juga gengsi men:)


Asha yang tersadar kedatangan Aksel langsung gelagapan ditambah lagi perkataan Aksel barusan membuatnya semakin tidak karuan.


"Ma-maaf Sel," jawab Asha sambil terus menunduk takut.


"Maaf Sel, maaf Sel." Ejek Aksel. "Ehh lo itu kalo ada orang ngomong tatap mukanya, bukan malah nunduk!" ujar Aksel kesal karena Asha selalu menunduk tanpa menatap wajahnya sedikitpun.


"I- Iya Sel," jawab Asha sambil memberanikan menatap wajah Aksel.


"Ngapain lo disini? Bukannya dikamar, nanti sakit lagi nyusahin banyak orang tau ga! Termasuk gue."


"Aku disini nyari angin Sel, bosen dikamar. Dan aku juga minta maaf karena nyusahin kamu." Kini Asha menunduk kembali.


"Ck, cari angin kok disini, Ikut gue!" perintah Aksel lalu menuju kegarasi dan diikuti oleh Asha dibelakangnya.

__ADS_1


Aksel membawa Asha ke taman dekat rumahnya. Benar saja Asha sudah terlihat sangat senang, karena semenjak Asha datang kesini ia belum pernah keluar rumah kecuali sekolah.


Mereka duduk di salah satu bangku di taman. Asha memejamkan matanya sambil menikmati hembusan angin ditaman itu. Sedangkan Aksel ia memilih memainkan ponsel dan terkadang ia juga sedikit melirik ke arah Asha.


Aksel bosan karena hampir 1 jam mereka disana tidak ada pembicaraan sedikitpun. Akhirnya Aksel berinisiatif untuk memulai pembicaraan.


"Gimana suasananya enak kan?" tanya Aksel dengan lembut dan Asha mengangguk girang. "Pokoknya kalo lo bosen atau suasana hati lo gak tenang, lo bilang gue aja! Lo bakal gue ajak ke tempat yang gak akan lo lupakan keindahannya."


"I-Iya Sel," jawab Asha singkat.


'Tadi gue apa-apain sih, kan jadi kelihatan terang-terangan kalo gue perhatian sama dia' Kata Aksel dalam hati.


Aksel celingak-celinguk untuk mencari sesuatu yang bisa ia beli untuk Asha. Ia melihat pedagang es crim dan dia berniat untuk membelikan Asha es crim.


Aksel mendekati pedagang es crim. "Bang beli es crim nya dua ya!"


"Iya boleh, mau rasa apa?"


"Rasa coklat ya bang!" kata Aksel dan pedagang es crim itu mengangguk.


Aksel membawa dua es crim ditangannya. Lalu ia bergegas menuju tempat dimana Asha berada tadi. Asha yang melihat kedatangan Aksel dengan membawa es crim langsung tersenyum lebar.


"Nih buat lo, tapi jangan gr dulu gue begini karena gue merasa bersalah sama lo. Dan lo jangan berharap lebih dari gue."

__ADS_1


"Iya Sel, makasih untuk es crim nya."


Asha langsung memakan es crim miliknya begitupun dengan Aksel. Sedari kecil Asha memang suka sekali dengan yang namanya es crim. Setelah memakan es crim mereka langsung pulang kerumah karena hari semakin sore.


Sesampai dirumah mereka langsung diintrogasi oleh Weida dan nek Ijah karena mereka pergi tampa pamitan. Terlebih lagi Asha yang baru saja demam membuatnya semakin khawatir terjadi apa-apa.


"Kalian dari mana aja?" tanya Weida sambil melipat tangan didadanya.


"Maaf ma, nek kita pergi nggak bilang-bilang."


Jawab Asha merasa bersalah.


"Iya gak apa-apa besok kalau kau pergi bilang ya!" ujar Mbok Ijah lembut dan Asha mengangguk.


"Emang kalian berdua dari mana sih?" tanya Weida.


"Dari Taman ma, tadi Asha katanya bosen. Yauda aku ajak ketaman aja!"


"Yaudah, pada mandi dulu gih! Udah sore." Perintah Weida. Aksel dan Asha mengangguk menyetujui.


Aksel dan Asha menuju kamarnya masing-masing sedangkan Mbok Ijah dan Weida melanjutkan kegiatannya.


'Sepertinya Asha sama Aksel ada peningkatan pesat nih!' Batin Weida sambil tersenyum puas.

__ADS_1


__ADS_2