
sesampainya di sana Mereka langsung Masuk Dan
Memanggil suster
Susterrr susterrr Cepat tolong Teman kami' teriak Faisal Sambil Menggendong Alice
Iya Kak Silah kan Teman anda Baringkan Di brankar Ini' Jawab salah satu Suster Itu dengan Ramah
Tanpa menjawab Faisal langsung membaringkan Tubuh Alice di brankar lalu suster pun mendorong Brabkar tersebut Ke arah UGD dengan sangat cepat dan panik,
sesampainnya di Pintu UGD Faisal, Sisky Manda nazwa dan zara ingin masuk Tetapi di Tahan oleh suster, Tidak menperbolehkan Mreka masuk
Maaf Kak kalian tidak boleh masuk tolong tunggu Di sini saja' Ujar Suster tersebut dengan ramah
tapi sust Kita Ingin melihat Teman Kita' Jawab Manda Kuatir
Anda tidak perlu kuatir Kak Pasien Tidak apa apa, Jadi tolong tunggu Disini jangan Menghambat Waktu Kak' Ujar Suster tersebut
Tap-' Ucap manda Di potong oleh Sisky
udah lah kita ngalah ajh,Silah kan sust Masuk dan Selamatkan teman saya' Ujar manda Pada suster
baik kak Terimakasih kalau begitu saya masuk dahulu' Ujar suster tersebut menundukan kepala Lalu masuk Ke dalam ruangan UGD
__ADS_1
keadaan saat itu hening tdk ada yang memulai percakapan, Sibuk dengan pikiran Nya sendiri,
Lain hal nya dengan Manda dia Sibuk Bolak balik Sperti Setrika Hingga menbuat Mreka Pusing
Lo bisa diem Gak Sih man Dari tadii Bolak balik bolak balik Gak pegel tuh kaki,pusing gw liat nya' Ujar sisky
Gw kuatir sama Alice sis,Gw Takut dia kenapa napa' Jawab manda dengan mata berkaca kaca
Lo kira Lo doang yang kuatir, gw juga Kuatir Kalii sama Alice, Udahh Mending Lo duduk sini Jangn mondar mandir teruss' Jawab sisky Menarik tangan Manda agar duduk di sebelahnya
Sementara Faisal nazwa dan Zara mereka hanya nyimak Tanpa berkomentar apa apa
selang beberapa menit pintu UGD terbuka Dan Muncul lah seorang Pria Berjas Putih dengan stetoskop mengalung di leher tersebut, sudah pasti dia dokter,,,,mreka pun langsung bediri dan Menghampiri Dokter tersebut Dengan beribu ribu pertanyaaan
Iya dok Gimana keadaan teman Kamii,Apa dia baik baik saja' tanya Zara menimpali
tenang Adek adek, teman kalian tidak apa apa, Tidak ada yang perlu di khawatirkan,Pasien Tersebut hanya Kecapean Hingga Membuat nya pingsan' jelas dokter tersebut
Jadi teman saya Tidak apa apa dok, berarti Tidak perlu di rawat dok?' Tanya nazwa
Tidak, Tidak perlu di rawat Dia Hanya kecapean Dan Tolong Tebus Obat Ini di Apotek Karna Di klinik ini Kebetulan Obat nya tidak ada' Jawab Dokter tersebut dan memberikan Resep obat yang harus mreka Tebus
Ya dok terimakasih' jawab sisky
__ADS_1
Ya kalau begitu saya Permisi' Jawab dokter tersebut Dan berlalu pergi Meninggalkan mreka
Mreka pun Masuk Kedalam ruangan UGD untuk Melihat keadaan Alice
Al lo udah Bangun Gw kira Lo masih pingsan' Ujar manda Berlaru memeluk Alice
Yaa,'Jawab alice dan membalas pelukan Dari Manda
Lo sbener nya Kenapa Sih al Kok bisa sampai Pingsan Begini' Tanya Sisky kuatir.
gw gapapa Cuman Kecapean ajh Kalian gausah Kuatir gitu' jawab alice Dan melepaskan Pelukan Manda
Kita Tuh takut Lo kenapa napa Al' Jawab sisky
Ya tapi sekarang gw gapapa Guyss jadi santai ajh kalii' Jawab Alice tenang
Ish Lo Nih yaaa, Gw bilangin ke papa hendra Lo' ujar Manda
ehh jangannnn..!!, awas ajh Lo Smpe Papa gw tau kalau Masuk Rs' jawab Alice Seball
Udah udah Kalian jangan ribut terus Mending kita Segera kembali ke pesantren Sebelum Ustadz dan Ustadzah Menghukum Kita' ujar Nazwa menengahi
Iya ayoo eh Btw Obat udah di tebus belum?' tanya Sisky Pada nazwa
__ADS_1
Udah saya tebus Ayo Kita kembali kepesantren' Jawab Faisal