My Ustadz Idaman

My Ustadz Idaman
Perubahan


__ADS_3

sedang Kan di rumah abah


Haris sudah semakin gelap Bagaimana kalau kita pulang sekarang ajh' Ujar Bagas


Yahh nanti dong pahh,Aku kan masih kangen' jawab manda Lesu


Maaf sayang Nanti papah Kesini lagi' Ujar papah Bagas


Kapan?'Tanya Manda


Kapan kapan'Jawab Bagas Senyum jail


Ishh papah' ujar manda merajuk


sebaik nya kalian Menginap saja, Hari sudah Mulai Gelap takut terjadi apa apa di jalan nanti'Ujar abahh


Iya Pahh Mah Nginep ajh yahh Pliss pliss' Ujar alice pada mamah dan papah nya dengan wajah yang sangat menggemas kan, Hingga Membuat Fahmi Mencubit Pipinya


auwww abang sakitt tauu' ujar alice cemberutt


aduuhh lucu banget sih adek siapa siiih' Ujar Fahmi sambil Mencium pipi alice

__ADS_1


Adek abang lah, adek siapa lagi Cba'Jawab alice dengan kesall


Sedangkan Ustadz Yang Ingin masuk kedalam rumah nelihat pemandangan Di depan Nya membuat hatinya panas terbakar api cemburu, Pandangan yang di Maksud ustadz faudzan adalah saat Faudzan mencium Pipi alice dengan gemass


Tetapi Dengan Sempurna Ustadz faudzan bisa menutupi Ekspresi itu Semua bisa Tertipu oleh wajah nya namun tidak dengan fahmi, Fahmi bisa melihat dengan jelas Kalau Ustadz faudzan sedang menahan Kemarahan


Dengan cepat ustadz faudzan mengucapkan salam


Assalamualaikum' ucap Ustadz faudzan Lalu menyalami Abah ummah Papah David papah bagas papah hendra mamah farah mamah linda dan terakhir mamah sandra


waalaikumsalam , dari mana saja kami zan?' tanya Abah pada putra nya itu dengan tatapan Tak bisa Di artikan, Sedang kan yang di tatap sedang asik menatap Gadis pujaan nya siapa lagi Kalau bukan Alice, semua gerak gerik faudzan Dapat di baca Oleh Fahmi dengan mudah


Ooh yasudah' uja abah Mengangguk


Faudzan Hanya mengangguk mengiyakan abah


Gimana abah apa Alice Sisky dan Manda sudah ada perubahan?' Tanya Papah hendra pada abah


coba kamu tanyakan Sama Faudzan Nak soalnya Abah serahkan semuanya pada Faudzan' Ujar Abah


Tidak ada perubahan Pak Mereka masih sama sperti pertama masuk Kepesantren yang Selalu Membuat onar' jawab ustadz faudzan Menunduk

__ADS_1


Huffttt Yasudah, Om sangat berharap Mereka Bisa Berubah' Ujar Papah Hendra.


Menghela nafas Alice dan teman-temannya termenung dengan apa yang diucapkan ustadz Faudzan dan pak Hendra. mereka bertekad akan berubah apalagi Alice yang merasa sangat malu kepada orang tuanya.


Iya pah, maafin aku. Aku banyak mengecewakan papah dan mamah. ujar Alice sambil menunduk.


dengan tersenyum papah menjawab. iya sayang, papah senang mendengarnya, iyakan mah?


mamah mengangguk dan tersenyum. iya sayang.


mah pah aku juga minta maaf, aku juga akan berubah. Ujar manda kepada orang tuanya.


naahh, gitu dong. ujar mamah manda sambil tersenyum.


Sisky juga mau berubah. Ujar sisky yang sudah berkaca-kaca.


Alhamdulillah. sini sayang. ujar orang tua Sisky sambil memeluknya.


Yasudah, kami para orang tua sangat senang mendengarnya. kalian jangan hanya berjanji kepada kami, tapi harus benar-benar melakukannya dengan baik dan taati peraturan yang ada di pesanteren ini. ujar papah Manda.


serempak mereka bertiga (Alice Manda Sisky) mengangguk patuh. para orang tua dan ustadz Faudzan tersenyum dan berkata "Alhamdulillah.."

__ADS_1


__ADS_2