My Ustadz Idaman

My Ustadz Idaman
medusa


__ADS_3

Sis kalian ribut apa sih? Manda bertanya dengan serius pasalnya mereka bertiga tidak pernah ribut yang benar-benar serius.


Tanya tuh si Alice. Jawab Sisky dengan malas.


Kan disini adanya lo. Kalian berdua ngeributin apa sih? Cepetan kasih tau gue soalnya gue tau ini bukan ribut biasa.


Siaky menarik nafas. Alice nuduh gue yang udah ngebocorin tentang hubungan dia sama ustadz Fauzan ke Afifah.


Hah kok bisa?! Btw lo nya ngerasa gak?


Ya gak lah. Makanya tadi ribut soalnya gue gak terima dituduh.


Berarti Afifah udah tau yah. Belakangan ini lo perhatiin gak sih kalau Alice tuh suka ngelamun. Kayak ada sesuatu yang mengganggu pikirannya. Ternyata tentang masalah ini.


Iya dan dia sembarangan nuduh gue. Sisky masih kesal dengan Alice.


Soalnya dia ngelihat lo pas diwarung kayak akrab banget sama Afifah. Gue sih gak maksud nuduh yah.


Gue ama Afifah. Cuma say hello doang dan dia emang ada cerita sih sama gue kalau dia tuh senang dijodohkan dengan ustadz Fauzan tapi dia tau ustadz Fauzan mencintai perempuan lain. Meskipun gue sedikit kasihan sama Afifah tapi gue tetap berada dipihak Alice karena dia sahabat gue. Ehh malah dia nuduh gue.


Manda berpikir. Pertanyaannya dari mana Alice tau kalau Afifah sudah mengetahui perihal hubungannya dengan ustadz Fauzan?


Hmm bener juga. Yuk kita cari Alice. Kita lurusin masalah ini biar dia gak nuduh gue.


Alice berjalan disekitaran pesantren menuju danau. Perasaannya tidak baik-baik saja. Dia sadar mungkin dirinya yang salah karena telah menuduh Sisky. Tapi dia juga kesal dengan Sisky yang terkesan nyolot banget. Tiba-tiba ada seseorang yang berdehem


Ehemm..

__ADS_1


Alice menoleh dan ternyata Afifah. Alice diam saja tidak menghiraukannya.


Dengan tersenyum Afifah berkata. Saya lihat sepertinya kamu sedang bersedih.


Alice tau maksud dibalik senyuman itu. Alice masih diam saja enggan meladeni medusa berkedok merpati itu.


Kok kamu gak jawab. Saya ada salah sama kamu?


Alice kesal. Lo ngapain deh kesini. Sok akrab banget.


Saya kesini mau menertawakan kesedihan kamu.


Alice melotot. Lo bener-bener cewek bermuka dua.


Terimakasih atas pujiannya. Sekilas orang melihat, Alice telah memarahi Afifah dan Afifah hanya membalasnya dengan tersenyum. Seakan-akan Alice Perempuan yang jahat.


Afifah memegang tangan Alice. Saya senang kamu bersedih. Ini peringatan dari saya. Jauhi Fauzan atau Fauzan sendiri yang akan menjauhi kamu. Kemudian Afifah membuat seolah-olah Alice mendorong dirinya kedanau.


Byuuurrrr....


Alice..!


Teriak Fauzan beserta Sisky dan Manda secara bersamaan.


Tolong.. Hhah tolong.. Teriak Afifah didalam air.


Alice masih bergeming. Dirinya masih mencerna kejadian ini.

__ADS_1


Lice lo apa-apaan sih!. Teriak Sisky lalu melompat kedanau untuk menolong Afifah dan membawanya kepermukaan.


Sisky Manda kalian bawa Afifah. Perintah ustadz Fauzan.


Sisky dan Manda berlalu meninggalkan Alice dan membawa Afifah.


Tinggal lah Fauzan dan Alice.


Alice apa yang kamu lakukan? Kenapa sampe mendorong Afifah?


Gue gak ngedorong Afifah. Dia sendiri yang menyeburkan dirinya kedanau.


Jelas-jelas kamu yang mendorongnya. Sebenarnya apa masalah kamu sama dia. Tanya Fauzan dengan tegas dan sabar.


Lo lebih percaya dia dari pada gue? Alice kesal. Dia sadar semua ini permainan yang diatur oleh Afifah.


Alice.. Kenapa kamu memiliki sifat seperti ini. Dan kamu tidak ada niatan untuk merubahnya. Minta maaf sama Afifah.


Alice Marah. Sahabatnya tidak mempercayainya dan Fauzan menghakiminya. Sifat gue kayak gimana?!Gue udah jujur sama lo tapi lo gak percaya. Dan apa kata lo? Minta maaf sama perempuan medusa itu? Gak akan! Gue hanya akan minta maaf kalau gue salah. Dan dalam hal ini gue gak salah.


Alice! Fauzan marah dengan sifat keras kepalanya Alice.


Alice terkaget dirinya menatap Fauzan dengan penuh kecewa. Lo bentak gue gara-gara gue gak mau minta maaf sama calon istri lo? Ujar Alice dengan berkaca-kaca dan menekan kata calon istri.


Fauzan menarik nafas. Dia sadar dirinya salah karena sudah membentak Alice. Dia hanya ingin menyadarkan Alice tentang kesalahannya karena dia ingin merubahnya menjadi lebih baik.


Maaf saya tidak bermaksud membentak kamu. Saya tidak membela Afifah. Saya hanya ingin kamu menyadari kesalaha kamu. Saya ingin kamu berubah menjadi lebih baik lagi. Sampai detik ini saya masih memperjuangkan kamu dan akan selalu memperjuangkan kamu. Tapi sikap kamu membuat saya kecewa. Saya tidak tau apakah perjuangan saya ini akan berhasil atau tidak. Fauzan pergi meninggalkan Alice sendiri. Dia ingin Alice merenungi semuanya.

__ADS_1


Jangan lupa di like komen and vote😍


__ADS_2