My Ustadz Idaman

My Ustadz Idaman
Perhatian


__ADS_3

Setelah 2 jam Alice Sisky Manda Nazwa Zara dan Rara berada di Cafe Itu


mereka beranjak dari duduknya untuk pulang karna mereka merasa sudah cukup untuk refreshing otak mereka


Kalian duluan ajh, gw mau bayar dulu, gak usah berhentiin angkot gue udah pesan grab' Ujar Alice dan berlalu pergi meninggalkan Manda Sisky Zara Nazwa dan Rara


Mereka Berlima pun Pergi keluar Dari Cafe Tersebut Untuk menunggu Alice Yang sedang membayar biaya makanan yang mereka makan tadi


Setelah beberapa menit mereka menunggu akhirnya Alice keluar dari dalam Cafe dengan tangan menenteng paper bag, sudah pasti itu makanan


Lama bangett sih lo Lice' Gerutu Manda Kesall


Sorry gue nungguin ini nih' Jawab Alice nyengirr


Apaan Itu Lice?' Tanya Nazwa penasaran


Ini makanan buat kita makan di Kamar' Jawab Alice santai


Banyak Banget beli nya' Ujar Zara


iya sekalian mau gue bagiin ke beberapa kamar lain nya' jawab Alice


Yaudah yuu Itu grab nya udh datang' Ujar Alicee mendahului Mereka


Dengan mbak Alice yah?' tanya supir grab tersebut


iya pak saya yang pesan Grab ini' jawab Alice ramah


Yasudah silahkan masuk mbak' Ujar supir tersebut


bentarr pak saya panggil teman teman saya dulu' Jawab Alice


Woiiiiii........!!! Cepetann sinii malah bengong ajh' Teriak Alice kepada Manda Sisky Zara Nazwa dan Rara


Dengan cepat mereka berlima bergegas menghampiri Alice yang sedang brkacak pinggang dengan wajah kesal


Kalian ngapain sih bengong ajh, kasian nih pak supir nya nungguin' Gerutu Alice


iya iya maap, Maaf Yah pak' Jawab Sisky meminta maaf kepada supir grab


Iya gak papa mbak silahkan masuk soalnya saya sudah ada yang pesan' Ujar Supir grab itu dengan ramah


mereka pun langsung masuk Ke mobil Grab itu dengan cepat supir menancap gas nya menuju pondok pesantren


Pak nanti berhenti di Minimarket dulu yah' Ujar Alice


Oh iya mbak siaap' Jawab Pak sopir itu


Setelah beberapa menit Pak supir berhentikan mobil nya di depan minimarket


sesuai Keinginan Alice


Tunggu Ya' Ujar Alice keluar dari mobil itu dan memasuki minimarket


Si Alice mau beli apaan yah' Tanya Manda dengan tangan memangku dagu


Mana gw tau' Jawab Sisky singkat


Manda tidak menjawab Hanya diam Memainkan ponsel nya Karna pasti kalau sudah berada di pesantren dia tidak Akan bisa memainkan Ponsel nya kecuali ada kepentingan yang sangat penting


Setelah beberapa menit Alice keluar dari dalam minimarket dengan tangan penuh dengan belanjaan


Dengan cepat Pak supir keluar dan membantu membawa belanjaan Alice memasukan ke dalam bagasi Mobil, setelah selesai pak supir Kembali Masuk mobil dan menancap gas, Tak lupa alice juga mengucapkan terimakasih


Lo beli apaan sih al Repoot bangett' Ujar Sisky


Gw Beli Beberapa cemilan Dan kebutuhan Lain nya Nanti kalau udah Di kamar kita Liat liat' jawab alice santai


setelah 45 Menit Mereka sampai di depan gerbang Pesantren Dengan cepat mereka turun Dan meminta Di buka kan gerbang kepada Satpam


Mereka Masuk dengan Tangan Menenteng belanjaan menuju Kamar Untuk Menaruh belanjaan Itu, setelah Menaruh belanjaan Mereka Langsung keruangan pribadi Ustadzah Fitri


Assalamualaikum' ucap mereka serempak


Waalaikum salam, Kalian sudah Selesai?' Jawab ustadzah fitri


Iya ustdzah Alhamdulillah Ini kartu tanda Izin nya, dan ini tadi saya beli Cemilan untuk Ustadzah' Ujar Alice memberikan Kartu tanda izin dan memberikan Cemilan Itu


masyaallah Terima kasih yah' Ujar ustdzah Fitri dengan ramah


Iya ustadzah kalau begitu kami pamit dahulu Assalamualaikum' Ucap Alice Bersalaman Kepada Ustadzah Fitri di ikuti Manda Sisky Nazwa Zara dan Rara


Iya waalaikum salam, Rara Habis Maghrib Kamu kesini lagi yah' Ujar Ustadzah Fitri


Iya ustadzah' Jawab Rara dan berlalu Pergi bersama Alice dkk dan Nazwa dkk


Mereka pun Berlalu Pergi


Rara nanti habis Kerumah Ustadzah kamu ke kamar Kita yah' Ujar Alice


iya kak, Kalau begitu saya pergi dulu assalamualaikum' Jawab Rara Berlalu pergi meninggalkan mereka

__ADS_1


Waalaikum salam jawab mereka serempak


Skip habis maghrib Rara langsung Menuju Keruangan ustadzah Fitri


tok tok tok assalamualaikum' Ucap rara


waalaikum salam, eh rara masuk Nak' Jawab ustadzah Fitri


Iya ustadzah' Jawab Rara mengikuti Ustadzah Fitri dari belakang


Saya suruh kamu Kesini Ingin bertanya gimana tadi siang mereka beneran mengerjakan tugas A


atau keluyuran kemana?' tanya ustadzah Fitri kepada Rara


Tidak ustadzah mereka beneran mengerjakan tugas, mereka ngerjain tugas di cafe ustadzah Katanya biar sedikit Refresing' jawab Rara menunduk


Kamu tidak berbohong kan Ra?' tanya Ustadzah Fitri


Tidak ustadzah Saya berani bersumpah' Jawab Rara mendongak kan kepala Menatap UstadzahFitri


ustadzah Fitri menatap mata Rara untuk mencari Kebohongan, tidak ada kebohongan di mata itu semua yang di katakan nya jujur


Yasudah saya percaya, Terima kasih yah' ujar ustadzah Fitri


Iya ustadzah Kalau begitu saya boleh Keluar?' tanya Rara


iya silahkan' Jawab Ustadzah Fitri


Assalamualaikum' Ucap Rara berlalu pergi tak lupa dia juga bersalaman kepada ustadzah Fitri


Waalaikum salam' Jawan ustadzah Fitri


Setelah Keruangan ustadzah Fitri Rara Langsung ke kamar Alice dkk


Assalamualaikum' Ucap Rara


waalaikum salam masukk' Jawab Alice dengan teriakan


Rara langsung masuk


ada apa kaka menyuruh saya kesini?' Tanya Rara


Ini untuk kamu Makasih yah tadi siang udah nemenin kita ngerjain tugas' Ujar Alice memberikan paperbag makanan


Makasih kak' jawab Rara mengambil makanan tersebut


ini Sekalian kasih kan Ke kamar sebelah kamu yah' Ujar Alice memberikan beberapa paperbag


Iya waalaikum salam' jawab Alice


dengan cepat Rara membagikan paperbag tersebut ke beberapa kamar sampai paperbag nya habis,


Skip beberapa Hari


Allahu akbar 4x...


Adzan subuh telah berkumandang .


Lice bangun..


Apa sih, ngantuk tau!


sholat woy, mau dihukum lo? ujar Sisky yang sedang membangunkan Alice. Sementara Manda sudah bangun sambil nguap-nguap.


Alice memegangi perutnya. perut gue sakit nih, kayaknya gue dapet tamu bulanan deh.


oh gitu, yaudah kita berdua sholat dulu.


lo gak papa kita tinggal? seru Sisky yang khawatir.


Dengan pelan Alice menjawab. Gak papa kok. udah sana keburu telat.


entar gue bawain air hangat biar perutnya gak keram. ujar Manda sambil berdiri lalu pergi diikuti Sisky


Tinggalah Alice sendiri di kamar sambil merintih sakit perut karena keram. setiap datang bulan perut Alice selalu sakit, dan itu benar-benar menyiksa.


setelah sholat dan telah selesai kegiatan yang lain (kultum, tadarus dll) semua santri kembali ketempat masing-masing titik.


Ustadz Fauzan melihat Sisky dan Manda, mengerutkan keningnya dan bertanya.


Assalamualaikum..


Wa'alaikumsalam ustadz. ujar Sisky dan Manda berbarengan


kalian cuma berdua, dimana Alice? tanya ustadz Fauzan


ada di kamarnya pak ustadz. ucap Manda


tidak sholat subuh? tanya ustadz Fauzan kembali


gak pak ustadz. jawab Sisky

__ADS_1


kenapa?


emmm.. anu pak. mereka bingung menjelaskannya


melihat tingkah keduanya, ustadz Fauzan memicingkan matanya. Anu apa?


Alice lagi sakit perut karena lagi dapat tamu bulanannya, pak ustadz. jawab Manda


Oh. ujar ustadz Fauzan yang wajahnya sudah memerah.


Yaudah kami permisi pak ustadz, assalamualaikum. ujar Sisky dan Manda berbarengan. Dalam hati mereka berpikir "ngapa tuh ustadz mukanya merah?"


Wa'alaikumsalam. Ustadz Fauzan menjawab salam. Lalu termenung dan khawatir kepada Alice yang sakit perut akibat tamu bulanannya (haid). ustadz Fauzan berpikir biasanya kalau sakit perut minum jamu terbuat dari rempah kunyit biar sedikit reda. Tapi Ustadz Fauzan bingung bagaimana cara memberikannya tanpa harus ketahuan hingga berujung menimbulkan pertanyaan dan gosip. hmm akhirnya punya. ide. ujar Fauzan dengan senang.


skipp


Assalamualaikum..


Wa'alaikumsalam pak ustadz. jawab para santri yang sedang piket sesuai jadwalnya.


Hari ini siapa yang tidak piket? Tanya Ustadz Fauzan


Alice dan teman-temannya. ujar salah satu santriwati.


panggil mereka kesini.


dilain tempat


Lice nih diminum air hangatnya. ucap Sisky menyodorkan gelas


Alice bangun dan meminumnya. Duh, sakit banget perut gue. sambil meringis menahan sakit.


Yaudah tiduran lagi aja, kita temenin Lice. ujar Manda.


Assalamualaikum, Siski, Alice dan Manda. kalian disuruh keluar dipanggil pak ustadz Fauzan. ujar salah satu santriwati.


ngapain? tanya Sisky


Kalian tidak piket. jawab santri tersebut.


oh ya lupa, bilangin tuh ama pak ustadz ntar nyusul. ucap Manda


Lice, lo disini aja, gue ama Manda mau keluar, gak papa kita tinggal? tanya Sisky


Gak papa, udah sana ntar dihukum lagi. jawab Alice


Sisky dan Manda sampai dihalaman belakang pesantren, karena tugasnya bagian nyapu halaman belakang.


Assalamualaikum pak ustadz. ucap Sisky dan Manda serentak


Wa'alaikumsalam, kenapa kalian tidak piket? tanya ustadz Fauzan dengan tajam


Sory pak ustadz, kita nemenin Alice yang sakit perut, jadi kita gak piket. jawab Manda


Tugas harus tetap dilaksanakan. Yang sakitkan satu orang, kenapa tiga-tiganya bolos? tanya ustadz Fauzan


kitakan setia kawan pak. ujar Sisky tengil


kalian bertiga saya hukum. Ayo ikut saya. ujar ustadz Fauzan


whaaattt! hukuman apa pak? ck ck ya ela. Sebal Sisky dan Manda


Nih. ustadz Fauzan menyodorkan sebotol jamu


Apaan nih? tanya Manda


Itu jamu, kalian bertiga harus meminumnya, setelah itu lanjutkan tugas kalian.


Ogah pak ustadz. gila hukuman apaan nih, masa suruh minum beginian. ujar Sisky


Yasudah kalian bersihkan saja seluruh toilet yang ada diseluruh lingkungan pesantren ini.


iddiihh jijik banget. Yaudah kita pilih opsi pertama. Ujar Manda


yaudah sana kalian minum dan berikan pada Alice. kalau sampai kalian tidak minum, saya tambah hukumannya. dan satu lagi, jangan coba-coba kalian buang.


Ya pak ustadz. mereka berlalu. gila tuh ustadz, minta dimutilasi atau apaan. masa kita suruh minum ini. sungut Sisky.


Sampai di kamar. Lice nih minum. Manda menyodorkan botol jamu itu.


Apaan tuh? ujar Alice dengan heran


Hukuman kita bertiga suruh minum jamu ini dari tuh ustadz. ucap Sisky dengan kesal


Whaaattt! apa sih tuh ustadz. gue lagi sakit gini masih aja dihukum. sungut Alice


tapi kita harus minum jamu ini, kalau nggak hukuman kita bakal tambah parah. Ujar Manda.


Mereka bertiga meminum jamu itu dengan susah payah menahan ingin muntah. kalau saja tidak ada Nazwa dan Zara yang mengawasi mereka atas perintah ustadz Fauzan sudah mereka buang jamu itu.


sementara tidak jauh dari tempat itu, Fauzan melihatnya dan tersenyum. Ide nya benar-benar brilian.

__ADS_1


__ADS_2