My Ustadz Idaman

My Ustadz Idaman
Tidak baik


__ADS_3

Dipagi hari yang cerah, semua santri melakukan aktivitasnya masing-masing termasuk Alice Sisky dan Manda. Hari ini tiba giliran piket mereka. Ketiganya sedang menyapu halaman pesantren namun ditemat yang berbeda-beda. Manda dihalaman depan, Sisky dihalaman samping, dan Alice dibagian belakang.


Saat Alice sedang asik menyapu, matanya tidak sengaja melihat Fauzan dan Afifah sedang berjalan beriringan menuju aula keduanya terlihat dekat dan cocok. Tentu saja Fauzan tidak melihatnya karena jaraknya lumayan jauh. Perhatian Alice tertuju pada keduanya. Hatinya resah, tidak bisa dipungkiri bahwa dirinya merasa cemburu.


Lice udah selesai belum? Ujar Sisky


Belom!


Buset ngegas amat. Lo kenapa deh?


Yaelah emang gue kenapa?


Idiih ditanya malah balik nanya. Ucap Sisky dengan sewot. Yaudah yuk kita cuci tangan langsung keaula untuk sarapan soalnya udah laper nih dan Manda juga udah disana nyari tempat buat kita. Lanjutnya sambil menggandeng Alice.


Sesampainya disana Alice dan Sisky mencari Manda. Tidak jauh dari tempat duduk yang disediakan oleh Manda, ada Afifah bersama para santri2 lain sedang mengobrol sebelum acara sarapan bersama dimulai.


Kemudian acara sarapan dimulai yang dipimpin doa oleh ustadz Amar yang duduk disamping ustadz Fauzan.


Skipp sarapan selesai.

__ADS_1


Kalian duluan aja, gue mau ke kamar mandi soalnya perut gue gak enak nih kayaknya datang bulan. Ujar Alice


Okay.. Jawab Manda dan Sisky sambil mengacungkan jari tengah. Gebleg emang haha. Gerutu Alice kemudian berlalu ke kamar mandi. Sesudah selesai Alice keluar dan tanpa sengaja bertabrakan dengan Afifah.


Aduuh maaf maaf. Ujar keduanya dengan kaget.


Kamu salah satu santri disini? Tanya Afifah untuk mengawali pembicaraan.


Iya. Jawab Alice dengan singkat.


Kemudian Afifah meneliti penampilan Alice dari atas sampe bawah. Alice yang diperhatikan seperti itu jadi risih.


Tidak apa-apa. Penampilan kamu emang seperti ini yah? Tidak seperti santri yang lainnya. Kamu terlihat seperti santri nakal. Jawab Afifah yang sontak menyinggung perasaan Alice.


Dengan menahan kekesalannya, Alice menjawab. Maaf maksud kamu apa yah? Jangan menilai orang sembarangan.


Loh, emang benerkan kamu itu cewek nakal makannya kamu dibuang ke pesantren ini sama orang tua kamu.


Alice sudah tidak bisa lagi menahan kekesalannya. Ehh jaga tuh mulut. Masalah lo sama gue apa?!

__ADS_1


Jelas ada masalah. Karena kamu itu pelakor. Ustadz Fauzan itu sudah dijodohkan dengan saya. Jadi saya harap kamu sadar diri. Afifah melenggang keluar meninggalkan Alice yang tertegun. Hinaan dan tuduhan yang dilontarkan Afifah begitu menyakitkan. Alice merasa heran dari mana Afifah mengetahui tentang hubungannya dengan ustadz Fauzan? Dan Alice berfikir Afifah yang terlihat anggun itu ternyata dibelakang layar tidak sebaik itu. Hari ini perasaan Alice tidak baik-baik saja.


Alice..!


Suara Fauzan mengagetkan Alice yang sedang melamun dan sekaligus menghentikan langkah Alice yang sebentar lagi akan tercebur ke danau.


Assalamualaikum


Wa'alaikumsalam


Kamu kenapa Alice? Tanya Fauzan dengan khawatir.


Gak ppa. Permisi pak ustadz Assalamualaikum. Alice langsung melenggang pergi meninggalkan Fauzan dengan penuh tanda tanya


Wa'alaikumsalam..


Fauzan berpikir apa yang sedang terjadi dengan Alice. Dirinya harus mencari tau. Yah fauzan akan mencari tau sendiri karena dia yakin Alice tidak akan bercerita atau pun menjawab pertanyaannya. Fauzan khawatir dengan gadisnya. Wanita yang sedang dia perjuangkan.


jangan lupa di like komen and vote yaa kk²😍

__ADS_1


__ADS_2