
Alice....! Teriak Manda dan Sisky memanggilnya. Alice menghampirinya. Dari mana aja, kita berdua nyariin lo? Lanjutnya.
Beli ini guys. Ucap Alice seraya menunjukkan bingkisan plastik.
Ah elu, mau ke minimarket gak bilang-bilang. Gue pen eskrim. Ujar Manda cemberut.
Alice menoyor kepala Manda. Gak bilang-bilang pala lo! Gue nungguin kalian berdua gak balik-balik.
Manda menepuk jidatnya. Eh iya kita piket dulu soalnya. Sisky hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah teman-temannya.
Beli apa Lice? Tanya Sisky
Beli pembalut Sis
Lo kesana naik apa?
Nebeng. Jawab Alice dengan salah tingkah. Yaudah yuk. Ajak Alice pada Manda dan Sisky kemudian.
Nebeng sama siapa? Tanya Manda heran melihat gelagat Alice
Ah kepo lo pada, ayo. Ajak Alice sambil menggandeng tangan mereka berdua yang membuat mereka semakin penasaran. Sedangkan Alice sibuk mengontrol jantungnya.
Dilain tempat.
Lho nak, tidak jadi berangkat ke kantor atau da yang ketinggalan? Tanya ibu nyai dengan heran saat melihat Fauzan
Hmm iya ummi, hp nya ketinggalan. Jawab Fauzan dengan salah tingkah membuat kening ibu nyai mengerut heran.
Yasudah nanti hati-hati berangkatnya. Ujar ibu nyai dengan tersenyum yang dibales anggukan dan senyuman oleh Fauzan.
Assalamualaikum ustaz Fauzan. Sapa ustadzah Fitri dengan malu-malu
Wa'alaikumsalam ustadzah Fitri.
Ustadz mau berangkat yah, hati-hati yah. Ujar ustadzah Fitri
Iya, terimakasih. Assalamualaikum. Jawab Fauzan dengan tersenyum kemudian berlalu meninggalkan ustadzah Fitri
__ADS_1
Wa'alaikumsalam. Jawab ustadzah Fitri dengan hati yang berbunga-bunga. Ahh senangnya dapat vitamin pagi-lagi. Lanjutnya.
Tidak jauh dari sana Alice Manda dan Sisky lewat dan tidak sengaja melihat adegan tersebut.
Iihh alay banget tuh muka ustadzah. Komentar Sisky diangguki oleh Alice dan Manda. Tapi kalau dilihat tadi kayak lagi menyambut suami mau berangkat kerja. Lanjutnya. Sontak membuat Alice melotot kepada Sisky.
Kenapa kok melotot ke gue, oh kita sefrekuensi yah? Tanya Sisky nyengir sambil cekikikan
Gak. Siapa yang melotot? Sefrekuensi? Haha gak tuh! Jawab Alice dengan sewot kemudian tertawa layaknya iklan shampo.
Lo kenapa deh tiba-tiba sewot. Tanya Manda heran. Apa jangan-jangan lo cemburu?! Lanjutnya dengan heboh diikuti oleh Sisky yang melotot keppo.
Apaan sih kalian, berisik syuuttt.
Oh my god, oh my god. Heboh Manda dan Sisky.
Kalian lagi ngapain di situ? Tanya ibu nyai yang mendengar keributan. Mari sini nak. Lanjutnya.
Iya ibu nyai, mereka bertiga menghampiri.
Iya bu nyai. Jawab Alice seraya memegangi perutnya yang masih sedikit keram.
Perutnya kenapa? Sakit?
Gak ppa bu nyai, biasa lagi dapat tamu bulanan. Jawab Alice.
Biasa bu nyai, suka ngamuk-ngamuk kalau lagi dapat tamu bulanan. Timpal Sisky diangguki oleh Manda yang kemudian mendapat pelototan dari Alice.
Hehe oalaa.. Ayo ikut kalian bertiga bantu ibu nyai, kita buat jamu biar perutnya tidak sakit. Diikuti mereka bertiga
Sesampainya didapur, bunyai menyialkan bahan-bahannya yang dibantu oleh mereka bertiga.
Ehh kok ni jamu kayak familiar yah? Pikir Manda
Iya yah, pernah lihat dimana yah? Ujar Sisky
Sedangkan Alice mulai gugup
__ADS_1
Kalian sudah pernah mencoba membuatnya? Tanya bu nyai
Belum bu nyai, tapi kita udah pernah minum kemaren. Jawab Sisky
Iya benar. Kita dihukum sama ustadz Fa-
Aaww.. Manda kesakitan karena dicubit oleh Alice yang sedang melotot.
Kenapa nyubit gue, sakit tau lice. Gerutu Manda dengan sewot
Itu awas tumpah jamunya. Ujar Alice dengan salah tingkah.
Eh iya itu udah kepenuhan gelasnya. Ujar ibu nyai. Yasudah ini nanti segera diminum yah nak Alice. Lanjutnya
Terimakasih bu nyai. Kami pamit dulu Assalamualaikum
Wa'alaikumsalam jawab bu nyai.
Skip kamar
Lice lo kenapa deh, aneh banget pagi ini. Tanya Sisky diangguki oleh Manda. Iya nyubit gue segala padahal gue cuma mau ngomong kemaren kita dihukum sama ustadz Fauzan suruh minum jamu itu. Lanjut Manda. Kemudian tersadar. Whaaatttt! Oh my god! Heboh Manda.
Kenapa Man? Kepo Sisky
Lo gak nyadar? Alice lagi haid. Hukuman minum jamu. Ustadz Fauzan. Jawab Manda menggebu-gebu.
Seketika Sisky sadar. OMG! Gilaaa. Fiks ustadz Fauzan naksir Alice. Kita kena batunya juga.
Syyuuttt.. Berisik! Kalau ada yang dengar gimana? Kalian jangan ngadi-ngadi deh. Ujar Alice. Dia gak suka ama gue, gue juga ogah ama dia. Lanjutnya
Yakin lo? Goda Manda
Yakin lah. Jawab Alice dengan yakin tapi tidaj yakin dengan hatinya.
Gak papa sih, kalian berdua cocok kok. Ntar lo jadi bu nyai hahaha. Ujar Sisky yang tertawa terbahak-bahak membayangkan Alice jadi bu nyai. Diikuti oleh Manda tertawa.
Alice kesal. Bodo guys bodo! Kemudian berlalu ke kamar mandi.
__ADS_1