
setelah mebimbing Alice Ustadz Faudzan Segera keluar Menuju kediaman nya
sesampainya di depan rumah ustadz faudzan Mengucapkan Salam sebelum masuk
assalamualaikum' ucap ustadz faudzan
WaalaikumSalam' Sahut Abah dan ummah Yang sedang duduk di ruang tamu dengan terus menatapnya intens
Eh Abah ummah' Ujar Ustadz Faudzan Segera Mencium punggung tangan Abah dan ummah
duduk dulu zan' Ujar Abah Menyuruh ustadz faudzan untuk duduk
ustadz faudzan hanya Mengangguk patuh
Faudzan Abah sama ummah ingin bicara' ujar ummah Dengan terus menatapnya
iya ummah, Abah, apa yang ingin kalian. bicarakan?' Ujar Faudzan
Abah berdehem.' ehhemm Begini nak, apa benar kamu Menyukai Nak Alice?' tanya Abah
__ADS_1
ustadz Faudzan menunduk, lalu menjawab dengan tenang'iya Abah,dan Faudzan ingin menjadikan nya istri Faudzan Bah'
ummah tidak setuju nak, kamu tau sendiri kan jika nak Alice itu anak kota yang pergaulan nya liar, masuk pesantren sudah enam Bulan tapi kelakuannya masih tetap sama. bikin Rusuh!' Ujar ummah mengungkapkan ketidak sukaan nya Terhadap Alice
Tapi ummah, Alice sudah mulai berubah sedikit demi sedikit, dia juga sedang rajin Belajar Mengaji.' Sahut Ustadz Faudzan
iya sedang belajar mengaji, tapi kelakuannya masih tetap sama' tukas ummah
dengan sabar Ustadz faudzan menjawab'ummah Yang namanya perubahan itu butuh proses, pelan pelan ummah, saya yakin Alice akan berubah menjadi lebih baik asal kita mau membimbingnya.
Tapi ummah Tetap tidak setuju Nak!' Ucap ummah Dengan Tegas menunjukkan ketidaksukaanya.
Tapi ummaah......
ummah Menimpali'Menikah itu harus yang sepaham dengan kita, Harus yang cocok, dan ummah ingin kamu menikah dengan gadis yang baik, yang paham dengan. agama nak.
Faudzan akan Membimbing Alice, ummah' uang ustadz faudzan
pokoknya ummah akan menjodohkan mu dengan anaknya kiyai Abdullah syahid Namanya Afifah Anggraini, dia gadis yang pintar dan elok, cocok untuk kamu' ujar Ummah dengan tegas
__ADS_1
Faudzan Menghela nafas berat'Ummah, Faudzan sudah punya Calon sendiri yaitu Alice dan Faudzan tidak ingin menerima perjodohan itu.
Abah setuju dengan ummah, kamu perima saja dulu perjodohan ini. Karna sebenarnya perjodohan dengan anak nya kiyai Abdullah syahid sudah di rencanakan sejak lama, dan Abah juga tidak mungkin ingkar janji Nak.' ucap Abah Final tidak ada bantahan
Pembicaraan kita sudah cukup, Abi sudah menetapkan keputusan' ujar ummah Melenggang pergi meninggalkan Abah dan Faudzan
Abah Menepuk pundak Faudzan sambil berkata'Pikir baik baik nak. ujarnya sambil melenggang pergi meninggalkan Faudzan sendiri
Faudzan pusing, di satu sisi dia mencintai Alice, tapi di satu sisi tidak bisa membantah orang tuanya, Kemudian Ustadz faudzan keluar untuk mencari angin segar, di tengah tengah perjalanan Dia berpas Pasan dengan Alice
Assalamualaikum Alice'
WaalaikumSalam ustadz'
Mau kemana Kamu?' Tanya ustadz faudzan sambil menatap Alice
CK ck.... Kepoo!' ujar Alice dengan ketus
Alice...' ujar Faudzan pelan tapi penuh penekanan.
__ADS_1
iya, iya, Saya Mau ke kamar, Bye bye pak ustadz' ujar Alice merengut lalu pergi kembali ke kamar nya, membuat ustadz Faudzan ingin mencubitnya Karna gemas dengan tingkah gadisnya.
Astagfirullah, stop Faudzan dia masih belum halal' kemudian melanjutkan perjalanan nya mencari udara segar pikirannya yang pusing dan kalut Sedikit Reda setelah melihat kelakuan Alice yang menggemaskan. Biarlah untuk Saat ini dia tidak ingin pusing memikirkan perjodohan itu dulu.