Nikah Umur 14 (2)

Nikah Umur 14 (2)
EPISODE 13


__ADS_3

" Silvi meninggal itu karena liat kamu sama Viola dia ngira kalian selingkuh lalu menabrakkan diri di rel kerata api bertepat itu aku datang bukan aku yang dorong Silvi," Ujar Ilham penuh penekanan.


Plak!!!


Nadia menampar Haikal dengan keras karena kecewa dengan kata-kata nya tadi.


"Haikal Umi kecewa sama kamu. Bisa-bisanya kamu ngomong gitu," murka Nadia membuat Haikal terkecip karena paling tak bisa melihat Umi nya marah.


"Adik kamu itu salah satu korban kecelakaan itu kamu malah ngomong itu," timpal Risma membuat Haikal makin membisu.


Tak lama kemudian terdengar suara Ambulance dan bertepatan itu Ibrahim datang dengan wajah yang sulit di artikan.


Nadia segera berlari keluar melihat apa kah berita itu hanya bohong saja.


Para perawat itu mengeluarkan sebuah peti coklat membawa masuk ke rumah Hilmi.


"Ibra ini bohong kan," ucap Nadia pilu membuat Ibrahim langsung memeluk tubuh Uminya..


"Ini nyata Mi.. Ibra sendiri yang ngurus mayatnya walau wajah terbakar hanya sedikit yang terlihat tapi barang-barang itu semua yang ngebuktiin," ujar Ibrahim menahan tangisnya.


Tadi saat dia sedang santai dengan teman-teman nya tiba-tiba mendapatkan tugas dari atasan nya menangani kecelakaan itu tapi saat sampai sana akan mengotopsi mayat-mayat tersebut Ibrahim sangat menegenali plat nomor mobil Abinya dia kira Abinya yang korban itu tapi...

__ADS_1


Adik perempuanya lahk yang menjadi salah satu korban.


********


"Kenapa tinggalin kakak kaya gini sih," Ilham mengusap nisan bertulisan nama istrinya.


"Aku enggak tau harus gimana kedepannya. Aku hanya ingin kamu yang menemani ku Sya," isak Ilham.


Semua keluarga sudah pergi menjauh membiarkan Ilham sendiri karena mereka tau Ilham pasti sangat terpukul karena ini.


Dibawah guyuran hujan Ilham terus menangisi kepergian istrinya.


"Kakak pulang ya, jaga diri di sana tunggu kakak," ucap Ilham lalu beranjak berdiri meninggalkan gunukan tanah itu..


Nafisya adakah tipikal orang yang mudah akrab jika dengan sesama perempuan tapi jika dengan laki-laki dia tidak mau bahkan tidak ada yang Nafisya gubris jika ada laki-laki yang menawar pertemanan dengab Nafisya.


Haikal?


Tentu saja laki-laki itu sangat terpukul juga merutuki kebodohannya dan ucapanya.


Jika saja kemarin malam dia tidak mengatakan itu mungkin saat ini Nafisya masih afa dan tidak terus memikirkan kata-katanya.

__ADS_1


Cucu prempuan satu-satu nya di keluarga Prawira sekarang tidak ada lagi. Sudah pergi untuk selamanya.


Ilham terus saja menyalah kan dirinya karena tadi siang saat Nafisya ke kantor nya bukan dia saja yang mengantar malah membiarkan Nafisya pergi memesan ojek online.


******


"Sayang, maafin Kakak yang belum bisa jadi imam yang baik buat kamu," Ilham mengusap poto Nafisya saat pernikahaan nya dulu dengannya.


"Kakak janji enggak akan pernah menikah dan berpaling dari kamu Sya. Kamu adalah wanita terahkir dan selamanya buat kakak,"


Air mata Ilham terus saja menetes karena kepergian Nafisya. Tadi siang Nafisya meminya dirinya untuk pulang cepat katena ingin memberi kejutan.Tapi Ilham malah bergelayut terus dengan berkas-berkas itu.


Andai bisa mengulang waktu kembali pasti Ilham mengulang kejadian-kejadian tadi siang mencegah Nafisya untuk pulang sendiri.


Suatu penyesalan pasti datang di ahkir saat sesuatu itu sudah terjadi.


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa tinggalkan jejak


__ADS_2