Nikah Umur 14 (2)

Nikah Umur 14 (2)
EPISODE 28


__ADS_3

Hilmi menghembuskan nafasnya dengan berat. "Maaf Val, bukannya aku tak mau tapi aku tidak mau putraku berpoligami walau dalam islam diperbolehkan namun tetap aku enggak mau Haikal berdosa karena tidak ada adil terhadap istri-istrinya, Ayesha saja aku sudah cukup,"


"Tapi Bi..."


"Jangan membantah,"cetus Hilmi dengan tajam. "Ayesha masih istri kamu,"


"Iyh, dia istri aku dan aku nikahin dia karena rasa bersalah dan kasihan. Pas aku nikahin dia aja dia udah enggak perawan, Abi tau kan kalau Ayesha itu mantan PSK dan hari ini aku menyesal nikah sama Ayesha," Haikal berdiri menbantah ucapan Hilmi. "Aku enggak pernay cinta sama dia, dia itu murahan! Aku saat menikahi dia itu udah kotor!"


Plak....


Satu tamparan mendarat dipipi Haikal oleh Nadia. Tamparan itu sangat keras, Nadia yang tiba-tiba datang langsung menampar Haikal, suara tamparan itu sanga mengema.


"Umi enggak pernah ajarin kamu ngomong gitu sama perempuan! Jika kamu ingin menikah dengan Viola silahkan tapi ceraikan Ayesha! Serta angkat kaki kamu dari rumah ini sekarang juga," Setelah mengatakan itu Nadia langsung membopong Ayesha ke kamarnya. "Dan jangan harap Umi akan mengangap Viola sebagai menantu," Nadia mengatakan itu tanpa membalikkan tubuhnya.


"Nad..." Bella mencoba menenangkan Nadia karena bagaimana pun Viola putrinya juga.


"Aku enggak bisa merestui mereka Bel... Dalam islam jelas-jelas dilarang bahwa tidak boleh menikah adik kakak sekaligus," Setelah mengatakan itu Nadia langsung pergi kekamarnya bersama Ayesha lalu menguncinya.

__ADS_1


"Apa? Adik kakak? Viola?" Haikal terduduk disofa otaknya masih memutar setiap ucapan Nadia.


"Haikal..."Viola mendekat lalu hendak menyentuh Haikal namun pria itu langsung menepisnya.


Ilham langsung memberikan Haikal minum. Pria itu masih syok dan bingung.


Sedangkan Noval langsung menatap Bella meminta penjelasan.


"Biar aku saja yang menjelaskannya," Ucap Hilmi lalu mengajak Noval ke ruang kerjanya.


Bella menarik tangan Viola keluar rumah. Bella sangat malu kepada Hilmi dan Nadia.


"Gimana Kal...? enak enggak tamparan Umi," Ibrahim tiba-tiba datang dan mengejek Haikal.


"Pasti enak dong Bang, Tamparannya begitu dasyat," kekeh Ilham.


"Fisya, tau kalau abang itu cinta banget sama kak Silvi tapi tindakan abang itu bodoh! Abang secara enggak langsung buat kak Silvi sakit hati dengan kata-kata abang dan itu membuat kak Silvi semakin yakin untuk milih jalan pisah sama Abang," Nafisya menyeletuk sarkas membuat Haikal langsung menatapnya penuh tanya.

__ADS_1


"Maksud kamu?" Nafisya memutar bola matanya dengan jengah.


"Iyah, Kak Ayesha itu kak Silvi, abannya aja yang enggak peka sama nama kak Ayesha. Ayesha Silviani Putri," Nafisya beranjak pergi menyusul Umi dan kakak Iparnya.


"Lo tau Ham?" tanya Haikal kepada Ilham.


"Tau, malahan gue orang kedua setelah abi, Abi tau saat pertama lo bawa Ayesha kerumah ini dan Abo juga tau kalau Ayesha kehilangan mahkotanya karena dijebak sama Viola," ucap Ilham. "Maksudnya dijual ke rumah PSK dan dipalsukan kematiannya,"


Haikal ingin mengeram kesal namun dia tahan. Benar kata Nafisya dia itu bodoh!.


Secara tidak langsung dia membua Ayesha pergi dengan kata-katanya tadia sekarang dia tidak menyesal karena menikahi Ayesha namun dia menyesak dengan kata-katanya sendiri.


Menyesal?


Ya, Haikal sangat menyesal telah membuat Ayesha sakit hati.


✨✨✨✨✨

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2