
Farhan sedang meeting dengan kliennya di sebuah restoran. Farhan kaget saat melihat seseorang yang datang dan duduk di mejanya. Wanita itu adalah wanita masa lalunya juga. Wanita yang pergi meninggalkannya setelah Ana.
Setelah putus dari Ana, Farhan memang sempat frustasi. Bagi Farhan Ana adalah cinta pertama yang tidak bisa di ganti oleh siapapun. Wanita itu pertama baginya dan dia juga pertama bagi Ana.
Mereka pernah melakukan sebuah kesalahan. Mereka terjebak asmara yang membuat mereka melakukan hal yang tidak pantas.
Setelah itu Farhan berjanji pada dirinya sendiri Bakan menikahi Ana dalam waktu dekat. Dia berusaha menabung agar bisa secepatnya menikahi wanita itu. Farhan saat itu baru saja merintis sebuah usaha yang di beri modal oleh papa Aldo yang menjadi papa angkatnya.
Namun semua hanya impian Farhan. Ana ketahuan selingkuh dengan lelaki lain. Saat itu Farhan benar - benar terpuruk. ( baca cerita masa lalu Farhan di setulus cinta Karin).
Setelah di tinggal Ana, lelaki itu hidup di bayangi wanita malam. Dia selalu bergonta-ganti wanita. Bahkan Farhan pernah mempunyai wanita simpanan saat mulai bosan dengan wanita malam. Saat itu ia hanya ingin merubah dirinya. Namun ia tidak bisa jatuh cinta dengan wanita manapun.
Namun bertemu dengan Karin membuat ia mulai sadar. Lalu ketika itu datanglah wanita yang bernama Rosa.
Wanita ini membuat dia berhenti memakai wanita malam. Rosa juga yang membuat dia jatuh cinta kedua kalinya.
Saat bersama Rosa, usaha Farhan sudah mulai berkembang. Namun wanita yang telah mengisi hatinya selama setahun itu pergi meninggalkannya demi karir.
Farhan melarangnya untuk pergi saat itu. Namun Rosa tetap pergi meninggalkannya.
Dan akhirnya dia bertemu dengan Ana lagi. Dan Farhan juga mengetahui banyak hal tentang Ana di masa lalu.
"Apa kabar Han?" tanya Rosa yang duduk di hadapan Farhan.
"Kenapa kamu?" tanya Farhan masih belum mengerti.
"Saya yang mengurus proyek kerja sama ini, saya urusan dari PT xxx." jawab wanita itu dengan profesional.
Farhan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tadi tidak membawa sekretarisnya untuk ikut meeting. Jika ia tau wanita ini yang di utus, maka tidak akan mau dia menghadirinya.
"Kenapa harus anda? bukannya saya janjinya dengan CEO nya lansung?" tanya Farhan.
"Maaf CEO kami berhalangan hadir karena ada proyek bermasalah di luar negri, maka saya yang menggantikan, saya wakil CEO dari PT xx."
__ADS_1
Farhan kaget saat mengetahui status wanita ini. Dia tau bahwa wanita ini memang gigih sejak dulu.
"Akhirnya aku mendapatkan apa yang aku mau, tapi aku kehilanganmu." ucap Rosa menatap Farhan.
"Maaf saya ke sini membahas masalah kerjasama, jadi tolong sedikit profesional, dan anggap saja kita tidak pernah kenal." ucap Farhan menatap tajam wanita itu.
"Kenapa kamu begitu benci sama aku? kesalahan aku hanya satu yaitu meninggalkan kamu demi masa depanku, tidak seperti pacar pertama kamu yang mengkhianati kamu." ucap Rosa dengan mata berbinar-binar.
"Jika kamu mencoba membahasnya lagu, maka saya akan pergi." jawab Farhan dengan wajah yang lebih tegas.
"Baiklah, maaf." ujar Rosa mencob menenangkan dirinya.
Setelah itu mereka memulai membahas proyek yang akan di kerjakan. Farhan juga memeriksa proposal yang di bawa oleh Rosa.
Mereka membahas proyek hampir menghabiskan waktu 30 menit. Setelah selesai, Farhan lansung berdiri dari tempat duduknya. Ia tidak mau terjebak dalam kenangan masa lalu.
Rosa masih tidak percaya dengan apa yang di liatnya. Farhan yang ia kenal sangat membencinya. Dia tidak menyangka bahwa lelaki ini akan membencinya sampai saat ini.
Menurut hematnya saat itu adalah dia akan kembali ke Farhan dengan gelar yang ia dapat. Ia hanya pergi sebentar saja. Namun ketika ia kembali, Farhan menjauhi dirinya.
"Farhan tunggu." ucap Rosa sambil berlari.
Farhan tetap berpura-pura tidak mendengar panggilan dari wanita itu. Dia bahkan mempercepat langkah kakinya. Namun wanita itu bisa mensejajarkan dirinya.
"Farhan dengarkan aku dulu." ucap wanita itu memegang tangan Farhan.
"Apalagi Rosa?" tanya Farhan mencoba menepis tangan wanita itu.
Namun Rosa memegang tangan lelaki itu dengan kuat. Hal ini membuat Farhan tidak bisa menepisnya.
"Beri aku kesempatan untuk bicara lagi."
"Saya rasa tidak ada yang perlu kita bicarakan." jawab Farhan mencoba melepaskan tangannya dengan lembut.
__ADS_1
Farhan tidak ingin kasar kepada wanita ini. Karena bagaimanapun wanita ini pernah ia cintai. Wanita ini yang membuat dia bangkit dari keterpurukannya. Wanita ini hanya punya satu kesalahan terhadap dirinya yaitu tetap pergi meninggalkannya.
"Aku tidak akan melepaskan kamu sebelum kamu mau bicara."
"Memangnya apa yang kita bicarakan? hubungan kita telah berakhir ketika kamu memilih pergi." ucap Farhan.
"Jika aku tidak pergi saat itu maka aku tidak akan seperti ini, aku tidak akan bisa menggapai mimpiku."
"Kamu memang tidak bisa menggapai mimpimu, tapi saat ini kamu akan menjadi istri CEO, tapi kamu tidak mau dengan pilihan itu, kamu tetap ambil beasiswa itu, kamu yang memilih itu Oca, kamu sendiri yang tidak menciptakan mimpi kamu ada aku saat itu, jadi masalah kita selesai." jawab Farhan emosi.
"Tapi aku kembali untuk kamu." ucap Rosa mencoba meluluhkan hati Farhan.
"Kamu terlambat."
"Terlambat? aku tidak percaya, kamu hanya cinta dengan aku."
"Kenapa kamu seyakin itu?" tanya Farhan sambil tersenyum.
Dulu memang iya sebelum Farhan tau sesuatu tentang cerita Ana yang menghianati dirinya. Dia belum tau apa yang terjadi pada diri Ana saat itu.
"Kamu tidak bisa percaya dengan wanita manapun kecuali aku, kamu hanya cintanya sama aku, ayolah akui, ini tidak akan merusak egomu." ucap Rosa.
Farhan tersenyum mendengar ucapan wanita itu. Wanita yang pernah mengisi hidupnya selama setahun.
"Iya, tapi sayangnya itu dulu, karena aku sudah menikah." ucap Farhan.
Ucapan Farhan membuat Rosa melepaskan tangannya segera refleks. Ia tidak menyangka dengan jawaban Farhan. Ia sudah mencari tau tentang lelaki itu. Bahkan statusnya yang tertera masih singgle di media.
"Kamu membohongi aku kan? kamu sengaja bicara seperti itu karena kamu masih marah sama aku." ucap Rosa.
"Aku memang sudah menikah dengan Ana."
"Bohong, aku sudah mengecek statusmu di internet, dan apalagi wanita itu adalah mantan pacar yang membuat kamu trauma, dia yang membuat kamu jadi bejat, dia telah menikah dengan lelaki lain."
__ADS_1
"Terimakasih telah mengingatkan saya, nanti saya akan umumkan ke wartawan agar mengubah status saya di internet atau sebagainya, dan selamat tinggal."
Farhan meninggalkan Rosa yang masih terpaku di tempatnya. Ia nampak menangis saat tau bahwa Farhan sudah menikah. Apalagi ketika ia tau wanita yang di nikahi oleh Farhan.