
Rafa memandang sepasang manusia yang tengah memberikan nya tawa kecil dengan tatapan malas.
Senyuman usil menghiasi kedua nya yang sambil sesekali melirik Rafa yang sedang memasang wajah masam nya.
" Udah tuh muka jangan di tekuk gitu kali Bang ". Rafa menghela nafas nya lalu menyenderkan tubuh nya ke belakang kursi yang tengah di duduki nya.
" Gimana nggak mau di tekuk tuh muka Dek, demi mantan malah nggak jadi dapat masa depan hahahaha ". Tawa kecil Bisma membuat Rafa menimpuk adik ipar nya itu dengan tisue bekas yang sudah di bulatkan nya.
" Jorok Lo Fa ". Tukas Bisma kesal ketika tisue yang di lempar Rafa mengenai kening nya.
" Gimana rasa nya suka sama gadis yang di bawah umur? ". Rafa membulatkan mata nya melihat ke arah Fira yang tengah menaikkan turunkan kedua alis nya.
Seketika itu juga ingatan Rafa kembali ke saat sang adik akan di Sah kan oleh sahabat nya beberapa minggu yang lalu.
fLash Back On
" Cie yang bakal nikah muda ". Fira mengerucutkan bibir nya mendengar ejekan Rafa. Sementara sang Bunda hanya menggelengkan kepala nya melihat kelakuan kedua anak kesayangannya.
" Emang udah siap kalau di... "
Buk
Rafa menghentikan ucapan nya kala Bunda Arsy memukul dengan keras bahu nya hingga membuat remaja yang memasuki usia 18 tahun itu pun meringis kecil.
__ADS_1
" Yang penting akad dulu biar Sah. Jadi aman kalau buat pegang pegang ".
Pletak
Kali ini Fira yang mengusap pelan kening nya kala Bunda Arsy mendaratkan sentilan kecil di kening gadi kesayangan nya.
" Kalian ini kalau ngomong nggak pernah ada yang benar ". Ucap Bunda Arsy yang dibalas cengiran kedua anak nya.
" Lho emang bener kan Bunda. Kalau udah halal kita mau pegangan tangan kek, mau apa kek kan udah nggak bakal takut dosa ".
" Dari pada yang bilang terpaksa nerima takut ade kena karma tapi malah diem diem suka curi curi kesempatan dalam kesempitan ".
Bunda Arsy menatap tajam Rafa saat Fira selesai berucap.
" Emang Ade bilang itu Abang? ". Rafa menelan saliva nya dengan kasar saat sang Bunda berucap.
" Bunda nggak suka kalau Abang dekat apalagi pacaran. Kalau Abang punya perasaan dengan seorang perempuan, bawa ke rumah kenalkan kepada Ayah juga Bunda. Kalau memang kalian saling cinta lebih baik langsung khitbahkan, bukan malah pacaran yang banyak mudharat nya ".
Rafa menundukkan kepala nya mendengar celotehan panjang Ibu Negara keluarga Bagaskara.
" Iya Bunda ". Ucap Rafa sambil menyikut pelan tungkai kaki sang adik yang tengah memasang wajah licik nya.
" Contoh Bisma, usia nya sama dengan Kamu, tapi Dia mempunyai niat yang baik untuk langsung melamar dan menikah dengan adik Kamu ".
__ADS_1
" Ya walau pun ujung ujung nya harus tahan nafsu dulu dari pada diam diam melakukan hal hal yang bisa membuat dosa ". Rafa tersenyum kecil kala melihat wajah merona sang Adik menanggapi ucapan Bunda nya
Ya Fira baru saja berusia 15 tahun dan Bisma juga baru berusia 18 tahun. Tapi niat Bisma untuk mempersunting Fira dengan alasan takut ke bablasan dan melakukan dosa akhir nya membuat kedua keluarga meminta dispensasi menikah untuk kedua anak mereka.
Setelah dispensasi pernikahan di setujui baru lah pada hari ini kedua nya akan melaksanakan akad nikah.
" Ya tapi kan nggak harus nikah muda juga Bunda ". Fira memutar malas kedua bola mata nya mendengar ucapan Rafa.
" Setidak nya Bisma sudah membuktikan dan melaksanakan niat baik nya dengan menikahi adik Kamu ".
Rafa menghela nafas pelan ketika Bunda nya berucap dengan nada dingin.
Fira menyunggingkan senyuman tipis melihat reaksi sang kakak yang kini tengah mengusap usap pelan belakang leher nya.
" Aku sumpahin Abang bakalan bucin sama anak kecil, sampai guling guling ".
Omel Fira hingga membuat Rafa membulatkan mata nya dan Bunda Arsy menganggukkan kepala nya seraya mengaminkan ucapan Fira dengan kencang.
Flash Back Off
Rafa merebahkan kepala nya di meja cafe yang tengah mereka tempati sejak beberapa saat lalu.
Sepasang pengantin muda tampak saling menyuapi makanan dengan romantis di hadapan Rafa membuat Rafa menjadi jengah dan lebih memilih merebahkan kepala dan memejamkan kedua bola mata nya di meja cafe.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum. Maaf telat ".