Oh My Dosen

Oh My Dosen
BonChap 11


__ADS_3

" Jangan melamun sayang ". Tubuh Arsy terjengkit pelan kala sepasang lengan tiba tiba melingkar di pinggang nya.


Sebuah kecupan kecil mendarat di pipi kanan nya membuat Arsy menyunggingkan seulas senyum.


Wanita itu membalikkan tubuh nya tanpa melepaskan sepasang lengan yang masih setia memeluk nya dengan erat.


Kedua telapak tangan nya menangkup dengan mesra wajah yang pria yang sudah 20 tahun ini menjadi pemilik raga nya setelah terucap kata Sah.


Mengusap lembut wajah pria yang sudah menampakkan tanda dewasa di sekitar mata juga kening nya, namun semua nya tak membuat pesona pria itu memudar.


Bahkan di usia nya yang mendekati 60 tahun pria itu masih terlihat sangat gagah dan semakin menggoda.


Sebuah kecupan hangat dan lama mendarat di kening Arsy yang sedang tak mengenakan hijab.


Wanita yang mendekati usia 40 tahun itu pun mendaratkan kepalanya di dada polos pria yang kini merengkuh dan mendekap erat tubuh Arsy yang sedang mengenakan baju dinas nya di malam hari.


" Sudah ada kabar dari anak anak? ". Arsy menggelengkan kepala nya lalu duduk di pangkuan sumi nya.


Duduk saling berhadapan membuat Bagas kembali terbakar ga*** nya. Di usia nya yang sudah tidak muda lagi, tak membuat Bagas kurang semangat.


Apalagi sang istri masih tampak menggoda lawan jenis nya di usia nya saat ini. Membuat Bagas terkadang merasa, cemburu kala istri nya sedang bertemu dengan client pria yang ingin menggunakan jasa nya sebagai pengacara.


Arsy tersenyum lembut kepada Bagas yang kini sedang memandangi nya dengan penuh cinta. Mengalungkan kedua lengan nya di leher pria yang terkadang di cemburui nya ketika melihat beberapa mahasiswi nakal berusaha menggoda suami dingin nya tersebut.

__ADS_1


" Kapan rencana nya mereka liburan sayang? ". Arsy memukul lembut lengan atas Bagas menjawab pertanht konyol sang suami.


" Fira dan Zahra baru juga sampai di sana. Sudah di tanya kapan liburan nya ". Bagas terkekeh pelan mendengar jawaban Arsy.


" Bibir nya bisa nggak nggak usah di majuin gitu? ". Arsy semakin mencembikkan bibir nya hingga membuat Bagas yang gemas pun menarik lembut tengkuk leher sang istri.


Mensejajarkan wajah nya dengan pujaaan hati nya dan kemudian mulai menyatukan kembali bi*** nya dengan bi*** sang pujaan. Melu*** nya dengan lembut dan kemudian saling membelitkan indra perasa mereka hingga membuat kedua nya semakin bergelora.


Bagas mengangkat tubuh nya dan menggendong Arsy seperti anak koala tanpa melepaskan pangutan mereka.


Melepaskan pangutan sesaat kala merebahkan tubuh mungil ibu dua orang anak itu di atas pembaringan.


Seutas do'a di ucapkan Bagas sebelum menyusuri tubuh polos wanita yang selalu menjadi candu nya setiap saat.


Arsy tersenyum melihat wajah Bagas yang kini sedang berada di atas tubuh polos nya. Hentakan yang Bagas berikan di inti tubuh nya membuat wanita itu terpejam nik***.


Tangan lembut nya menyusuri wajah pria yang masih menghentak pelan di atas nya sambil sesekali terdengar erangan yang di keluarkan suami nya, hingga membuat Arsy tersenyum menggoda.


" Oh... My Dosen... ". Arsy meng***ng setelah Bagas mengucapkan seutas do'a.


Sebuah lenguhan yang semakin membuat Bagas terpacu hingga membuat peraduan mereka semakin bergoyang kencang.


" Terima Kasih Sayang ". Bagas kembali mengecup kenjng Arsy untuk yang kedua kali nya setelah selesai penyatuan mereka untuk yang kedua kali sejak selesai sholat Isya tadi.

__ADS_1


" Sehat sehat ya kalian di sini ". Bagas mengusap lembut perut Arsy yang sedikit mulai membuncit, dan kemudian mengecup perut Arsy sebelum akhirnya merebahkan tubuh polos nya di samping Arsy.


" Kapan rencananya Abang juga Mbak nya akan Bunda beritahu tentang ketiga adik mereka? ". Arsy merebahkan kepala nya di lengan suami nya yang selalu di jadikan bantalan nya.


" Minggu depan pas usia mereka dua bulan ". Jawab Arsy sambil mengusap lembut perut nya.


" Ayah jadi nggak sabar ingin melihat wajah Mbak nya kalau dia tahu akan punya adik lagi. Bukan 1 tapi 3 hahahaha ". Bagas tertawa lepas kala membayangkan bagaimana reaksi Fira saat tau kalau sang Bunda tengah mengandung adik nya tak hanya 1 tetapi 3.


" Terima Kasih Sayang ". Bagas merapatkan tubuh polos dengan tubuh polos sang istri yang sejak beberapa minggu ini paling senang berada di ketiak nya.


" Sama sama Sayang ". Arsy mengusap lembut rahang Bagas dan kemudian mengecup nya dalam.


Tangan Bagas mulai bermanuver di atas dua bukit kembar kesayangan milik nya di raga sang Istri hingga membuat Arsy pun mengeluarkan suara haram nya yang memancing Bagas kembali.


" Oh... My Dosen ". Bagas tersenyum mendengar lenguhan lembut sang istri dan kemudian melanjutkan kembali babak ketiga di menjelang sepertiga malam.


########### E N D ############ E N D ##########


TERIMA KASIH UNTUK LIKE JUGA KOMEN YANG SUDAH DIBERIKAN.


MOHON MAAF KALAU MASIH KURANG BERKENAN, MAKLUM AUTHOR NYA HANYA EMAK BERDASTER YANG CUMA CARI KESIBUKAN NAMUN DI PENUHI DENGAN KEHALUAN 🤭🤭.


JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA AUTHOR YANG LAIN NYA YA...

__ADS_1


SEE YOU NEXT NOVEL


__ADS_2