Oh My Dosen

Oh My Dosen
Bab 95 Mama


__ADS_3

Riska menatap tak percaya saat sosok itu memeluk tubuh nya dengan erat.


Sebuah pelukan yang sejak lama di harapkan. Sebuah pelukan yang selama ini Dia impikan, sebuah pelukan yang akhir nya kini bisa Dia rasakan.


Hangat. Ya terasa hangat. Pelukan nya terasa hangat hingga akhir nya tangis Riska pun pecah.


" Maafkan Mama Nak ".


" Maaf kan Mama. Mama terlalu larut dalam gemerlap nya dunia, hingga Mama melupakan Kamu ".


" Maaf kan Mama karena sudah menyia-nyiakan Kamu ".


" Maaf kan Mama yang sudah gagal menjadi seorang Ibu yang baik buat Kamu ".


" Maaf kan Mama Nak ".


" Mama... ". Rengek Riska dalam pelukan sang Mama.


Ya, sosok yang ingin bertemu dengan Riska adalah Amanda.


Wanita yang selalu menolak kehadiran Riska saat masih dalam kandungan.


Wanita yang beberapa jam lalu mengungkapkan kekesalan nya sudah melahirkan nya ke dunia.

__ADS_1


Dan wanita itu juga yang akhir nya menyesal semua perbuatan nya kala melihat putri semata wayang nya kesakitan dalam sandera Ayah Biologis nya.


" Maaf kan Mama Riska ". Amanda melerai pelukan nya lalu mengecup lembut pucuk kepala Riska.


Kecupan pertama yang di berikan oleh Amanda semenjak kelahiran nya di dunia. Bahkan sejak bayi Amanda sama sekali tidak pernah menyentuhnya. Seorang pengasuh bayi yang di percaya oleh Daniel lah yang mengurus Riska sejak masih bayi hingga remaja.


Karena setelah remaja, Riska lebih banyak menghabiskan waktu berkumpul bersama teman teman nya. Bahkan sejak masuk SMU Riska memutuskan untuk mandiri dengan tinggal di apartemen yang Daniel hadiahkan sebagai hadiah ulang tahun nya yang ke 16 tahun.


Namun walau pun Riska sejak remaja tidak di perhatikan oleh keluarga nya, tak membuat Riska menjadi anak yang liat dan terlibat dalam pergaulan bebas.


Justru setelah Dia mengetahui kebusukan keluarga nya, Dia berusaha secara sembunyi sembunyi mengumpulkan bukti kejahatan keluarga nya.


Hingga saat akhir SMU Dia mengetahui kalau ternyata, putri sang paman masih hidup. Maka sejak saat itu lah secara diam diam Riska selalu menguntit Arsy, dan kemudian memutuskan untuk masuk ke Universitas dan jurusan yang sama dengan Arsy.


" Nanda ". Arsy menghapus air mata nya dan melerai pelukan kepada suami nya saat mendengar Amanda memanggil nya.


" Maaf kan Tante ". Amanda menundukkan kepala nya dalam dalam.


" Akibat keserakahan Tante, Kamu harus kehilangan kedua orang tua Kamu ".


" Tante tau, permintaan maaf Tante, tidak akan bisa membuat kedua orang tua Kamu kembali ".


" Tapi Tante mohon, agar Kamu tidak membenci Riska. Tante lah yang bersalah ". Amanda tertegun kala tiba tiba Arsy memeluk nya.

__ADS_1


Seketika itu juga Amanda membalas pelukan Arsya lalu menangis lirih dalam pelukan sang kemenakan satu satu nya.


" Arsy sudah maafin Tante ". Ucap Arsy sambil menangis dalam pelukan Amanda.


" Terima kasih Nak. Kamu memang seperti Ayah Kamu. Selalu memaafkan kesalahan apa pun yang Tante buat ".


" Sekarang Tante, akan mempertanggung jawabkan apa yang sudah Tante perbuat ". Amanda melerai pelukan nya dengan Arsy, lalu mengalihkan pandangan kearah perut Arsy yang sudah mulai terlihat membuncit.


" Semoga kelak manjadi anak yang sholeh atau sholehah ya Nak ". Ucap Amanda seraya mengusap lembut perut Arsy.


" Aamiin ". Balas Arsy.


" Mama, nggak mau ngusap perut Aku juga? ". Ucap Riska lirih.


Amanda dan yang lain nya kecuali Ardi melihat Riska dan Ardi bergantian dengan kebingungan.


" Maksud Lo hamil Ris?. Kok bisa? ".


################



JANGAN LUPA MAMPIR DI LAPAK NYA RIANA DAN ANDREI YUK

__ADS_1


__ADS_2