Oh My Dosen

Oh My Dosen
BonChap 6


__ADS_3

" Astaghfirullahalazim ".


Pekik Bisma, Fira terlebih Alea yang langsung melihat kearah Rafa yang tampak menatap Bisma dengan tajam.


Bisma yang ketakutan melihat wajah marah Rafa itu pun berpura-pura menatap Fira yang sedang melihat kearah Rafa yang tengah menatap tajam sang suami.


" Rasain Bang Rafa marah banget tuh ". Bisik Fira hingga membuat Bisma terpaksa menelan saliva nya dengan pelan pelan


" Minum dulu Kak ". Alea menyodorkan segelas air putih kepada Rafa, hingga pandangan Rafa pun teralihkan kepada Alea.


Rafa pun mengambil gelas yang Alea sodorkan dan meminum air nya berada di dalam nya hingga tandas.


" Ara mau sekolah dulu, mau buat Ayah Bagas juga Bunda Arsy bangga sama Ara dan nggak nyesel sudah meminta Ara menjadi bagian dari keluarga Bagaskara ". Ucap Alea hingga membuat Rafa menghela nafas nya pelan.


" Gue balik duluan ". Ujar Rafa yang lalu berdiri dan mengambil tas ransel nya.


Namun Alea tidak juga beranjak dari posisi nya hingga membuat Rafa tidak bisa keluar dari tempat nya.

__ADS_1


" Besok Ara mulai tinggal di pondok dan menetap di sana selama tiga tahun ". Tidak hanya Rafa tapi Fira juga Bisma tampak terkejut dengan ucapan Alea.


Alea menundukkan kepala nya lalu meraih ujung jaket yang Rafa kenakan dengan erat.


Perlahan lahan Alea mendongakkan kepala nya menatap kearah Rafa yang masih berdiri dihadapan nya dengan memasang wajah heran.


" Boleh kan kalau Ara minta sama Kakak, buat temenin Ara jalan jalan sebelum kita berpisah selama tiga tahun? ".


Rafa terdiam, pandangan nya di alihkan kearah lain, karena saat ini Alea juga tertunduk dengan masih mengenggam erat ujung jaket Rafa.


" Fira bakal ikut Si Semprul ini kuliah di Jogja, di tempat kelahiran Papa Juwono. Abang juga bakal kuliah di Bandung. Kalau Kamu ikut pergi juga siapa yang bakal temenin Bunda ". Ucap Rafa yang di angguki oleh Fira juga Bisma.


" Tapi kalau Ara tetap di kota ini, Ara takut Om Broto akan menemukan Ara dan pasti akan membawa Ara pergi bersama nya. Ara nggak mau kembali kesana Kak ". Ucap Alea yang mulai meneteskan air mata nya.


Rafa mendudukkan kembali tubuh nya di samping Alea, dan kemudian menyenderkan tubuh nya di kursi yang tengah di duduki nya.


" Kalau begitu Abang nggak jadi kuliah di Bandung, dan Kamu tetap tinggal di rumah nggak usah mondok. Karena Abang yang akan mengantar jemput Kamu sekolah ". Ucap Rafa tak bisa di bantah.

__ADS_1


" Jangan. Kak Rafa harus tetap kulaih di Bandung, sayang kan sama beasiswa nya Kak ". Ucap Alea setengah memaksa.


" Ck. Dia juga dapat beasiswa di kampus Jakarta Ra. Tapi karena perempuan yang di taksir nya jadi kelu... ".


Bisma mendelikkan kedua bola mata nya kearah


Rafa, karena timpukan sendok yang mengenai kemeja putih nya.


" Kotor Rafa ". Bentak Bisma kesal, karena Fira pasti akan mengomeli nya kalau mengenakan kemeja putih dan terkena noda minyak.


" Punya mulut tuh jangan lemes ". Sungut Rafa tak mau kalah.


" Ck, kalian tuh kalau udah ketemuan udah kaya Tom And Jerry. Nyebelin ". Ucap Fira hingga membuat kedua pria yang tengah duduk saling berhadapan itu hanya bisa mendengus kesal sambil serempak membuang pandangan mereka kearah jendela.


Sedangkan Alea gadis itu hanya mengulum senyum nya melihat Fira yang tengah mengerucutkan bibir nya.


" Rafa ".

__ADS_1


__ADS_2