
Reina tersenyum kecil menanggapi ucapan Bu Rahma. Anisaa tampak menundukkan kepala nya dalam dalam, ketika Reina kini berdiri di hadapan nya dan Ibu nya.
" Jaga ucapan Kamu Rahma ".
Semua tertegun mendengar sebuah teriakan yang berasal tidak jauh dari pelaminan. Bahkan Mama Rani yang hendak menghampiri pelaminan itu menatap tidak percaya kepada sang pemilik suara.
" Mbak Risma? ". Bu Rahma membulatkan mata nya tidak percaya melihat kepada Umi Risma.
" Ya ini Aku Risma " Ucap Umi Risma.
Wanita yang biasa nya bersikap ramah itu tampak memandang kesal kepada Bu Rahma.
" Ternyata sifat buruk Kamu itu tidak pernah berubah ". Umi Risma berdecak kesal melihat Bu Rahma dan Anissa bergantian.
" Oh jadi anak Kamu yang selalu menganggu kegiatan Putra setiap hari ? ".
" Umi.. ". Umi Risma mengangkat tangan kanan nya saat Akhtar menghampiri nya.
" Kamu yang bawa mereka ke sini ? ". Akhtar menundukkan kepala nya dalam-dalam tanpa mampu menjawab dan melihat wajah Umi Risma yang marah.
" Kamu tau siapa Dia ? ". Akhtar menggeleng pelan saat Umi Risma menujuk kepada Bu Rahma.
__ADS_1
" Wanita ini, yang ingin memisahkan Kedua orang tua Kamu saat Kamu masih bayi ". Kedua bola mata Akhtar membulat tak percaya. Di tatap nya dengan tajam Bu Rahma dan Anissa secara bergantian.
" Wanita yang dengan tega ingin merusak kebahagiaan adik kandung nya sendiri karena cemburu ternyata pria yang di jodohkan kakek Kamu lebih memilih Mama Kamu di bandingkan Dia ".
" Untung Mama Kamu bukan lah orang yang bodoh, sehingga dia tidak dengan mudah percaya begitu saja dengan apa yang di kata kan oleh Kakak Kandung nya '.
" Dan beruntung pula kalau ada yang mengetahui siapa Ayah sesungguhnya anak yang selalu Dia katakan sebagai anak dari Ayah Kamu ".
" Dan sekarang Kamu mau mengulang kembali kisah lama yang Kamu buat lagi ? ".
" Ck. Rahma Rahma, benar benar nggak otak nya Kamu ini ".
Bu Rahma mengepal kedua telapak tangan nya dengan erat, tak ada bantahan yang Dia ucapkan atas apa yang di ucapkan Umi Rahma.
" Sadar Rahma. Jangan sampai kebobrokan hidup Kamu, Saya bongkar semua nya ". Ancam Umi Rahma.
" Pulang lah. Kalian adalah tamu yang tidak di harapkan kedatangan nya di sini ". Umi Risma memaksa Anissa membawa ibu nya turun dari pelaminan.
Walaupun enggan, Bu Rahma terpaksa mengikuti langkah putri nya untuk turun dari pelaminan.
" Dan Kamu, mulai sekarang jauhi kedua manusia itu. Mereka tidak layak Kamu bantu, walaupun pada kenyataannya mereka adalah Tante dan juga saudara sepupu Kamu ". Akhtar hanya terdiam namun anggukan kecil nya cukup menjadi jawaban atas ucapan Umi Risma.
__ADS_1
" Jadi wanita itu yang dulu ngaku hamil anak nya Om Armand Umi? ". Tanya Ardi saat menghampiri Umi nya.
" Iya, Dia juga Kakak kandung Rahmi, Tante Kamu Ibu nya Si Akhtar ".
" Ngakunya hacker tapi nggak bisa ngelacak masa lalu ". Akhtar meringis kala mendapat pukulan di tengkuk nya dari Umi Risma.
" Selamat ya Putra juga Reina ". Reina dan Putra saling bertatapan dengan bingung. Pasal nya baru beberapa detik yang lalu wajah Umi Risma terlihat marah. Dan saat melihat kepada mereka wajah Umi Risma sudah berubah kembali teduh dan ramah.
" Eh, iya. Terima kasih Umi ". Ucap Reina yang menyambut pelukan Umi Rahma, sementara Putra hanya menangkup kedua telapak tangan nya kepada Umi Rahma.
" Semoga jodoh kalian dunia dan akhirat. Dikaruniai anak anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin ". Ucap Umi Risma yang di Aamiin yang mendengar nya.
" Aamiin ... ".
###############################
PART NYA EMANG SENGAJA NGGAK DI BUAT PANJANG
KARENA PINGIN COBA UP 2X SEHARI
JANGAN LUPA DI LIKE JUGA KOMEN YA
__ADS_1
SEE YOU NEXT BAB