Oh My Dosen

Oh My Dosen
Bab 93 Akibat Kebluk


__ADS_3

" Abang berjanji mulai sekarang dan sampai ajal memisahkan, Abang akan selalu menjaga Kamu, dan juga mereka ".


" Mereka? ". Riska menatap Ardi penuh keheranan. Ardi mengangguk anggukan kepala sambil mengusap lembut perut Riska yang masih rata.


" Maksud Abang, Aku hamil? ". Tanya Riska tak percaya. Lagi lagi Ardi menganggukkan kepala nya berulang ulang.


Riska tertawa kecil lalu menjauh dari tubuh Ardi. Sambil menggeleng gelangkan kepala nya wanita itu menggerutu tak percaya.


" Nggak mungkin. Abang pasti bercanda kan? ". Ardi memandang Riska heran.


Pasal nya sang istri tampak tidak percaya bahkan terlihat kecewa akan berita yang di sampaikan nya. Dan hal itu membuat Ardi kecewa.


" Kamu nggak mau mempunyai anak dari Abang? ". Riska mengerjap tak percaya saat Ardi bertanya dengan nada tinggi.


" Bukan, bukan begitu Bang. Maksud A... ".


" Kamu kecewa karena sekarang Kamu sedang mengandung anak Aku?. Begitu ! ". Ardi memotong ucapan Riska dengan kesal, dan Riska menggeleng geleng kan kepala nya.


" Bukan Abang. Bukan begitu. Maksud Aku, bagaimana Aku bisa langsung hamil, padahal kita baru saja melakukan hubungan ba*** beberapa hari yang lalu ". Ucap Riska cepat.


Wanita itu sengaja berbicara dengan cepat agar sang suami tidak lagi memotong ucapan nya.

__ADS_1


" Kita sudah menikah selama hampir 3 bulan Riska. Jadi wajar kalau Kamu saat ini hamil 4 minggu " Riska semakin bingung bagaimana mungkin Dia bisa hamil 4 minggu.


Tunggu dulu. Riska kemudian berpikir. Bukankah sang suami bilang kalau Dia selalu melepaskan ha*** se***** kepada nya saat Dia tengah lelap tertidur.


" Subhanallah Abang ". Riska memekik kencang lalu memukuli lengan Ardi dengan kencang berkali kali.


" Abang sih make Aku pas Aku lagi lelap, jadi Aku kan nggak sadar kalau... ".


" Kalau habis Abang gr***in terus Abang hajar gitu ". Riska memukul dengan kencang bahu kanan Ardi hingga Ardi mengaduh kesakitan.


" Lagian Abang, udah kaya predator, orang lagi lelap malah di perawanin ". Protes Riska kesal.


" Mata doang yang merem, tapi badan udah kaya penari ular meliuk kesana kemari ".


" Belum lagi de***** Kamu, ya salam. Biarpun merem tapi nikmat, sampe Kamu tuh berkali kali... ".


Riska melemparkan bantal kepada Ardi tanpa sempat pria itu melanjutkan ucapan nya.


Wajah Riska seperti nya sudah merah padam. Dia merutuki kebodohan nya yang kalau tidur sudah seperti kebo, tidak akan bangun walau ada gempa sekali pun.


Dan hal itu terbukti sudah dengan keadaannya yang sekarang sedang hamil tanpa di ketahui kalau sang suami menggarap nya setiap malam selama hampir beberapa bulan ini.

__ADS_1


" Alhamdulillah ". Gumam Riska tak percaya sambil mengusap lembut perut nya.


Ardi mendudukkan tubuh nya di samping Riska dan kemudian merebahkan kepala nya di kedua paha Riska dengan kepala yang menghadap perut Riska.


Senyum terukir kala melihat ulah sang suami yang sibuk mengecupi perut rata nya. Tangan kanan mengusap lembut kepala Ardi, hingga tak lama kemudian terdengar suara dengkuran halus yang berasal dari Ardi.


" Terima kasih Bang ". Gumam Riska sambil mengusap lembut wajah Ardi yang tengah tertidur.


" Terima kasih sudah mau menerima kehadiran Aku di kehidupan Abang. I Love You Bang ". Gumam Riska mengusap lembut rahang Ardi yang masih di tumbuh bewok cukup tebal, namun hal itu justru membuat Riska semakin menyukai nya.


" I Love You Too Wifey ". Gumam Ardi yang lalu tiba tiba bangkit dari posisi nya dan kemudian melu*** bi*** Riska dengan lembut.


Riska sempat terkejut sebelum akhir nya wanita itu membalas lu***** bi*** Ardi, bahkan Riska melingkarkan kedua lengan nya di leher Ardi, hingga Ardi semakin memperdalam lu*****.


Kedua nya saling menikmati satu sama, hingga mereka tidak menyadari kehadiran para tamu yang tak di undang yang menatap aksi mereka sambil menggeleng geleng kan kepala nya.


" Astaghfirullahalazim ".



MAMPIR JUGA DI KISAH NYA RIANA DAN ANDREI YUK

__ADS_1


__ADS_2