
Sepulang sekolah seperti biasa Lola dan Cecil pulang lebih awal. Saat Naura berjalan keluar dari sekolah, ia di hadang oleh Shasa dan juga Lisa.
Shasa :"Heh. Kamu perempuan ganjen. Kenapa kamu tuh ya selalu mencoba menggoga Alex ku". Mendorong Naura
Naura :"Kapan juga aku menggoda Alex, aku tuh tidak pernah menggoda Alex sedikitpun ya".
Lisa :"Kamu mau ngelak ya? Jelas jelas tadi pagi tuh aku lihat kamu jalan bareng Alex. Terus kamu sok akrab lagi sama Alex".
Naura :"Heh. Kalian berdua dengar ya, aku tidak pernah menggoda Alex. Dan kalau pun kalian tidak di ladeni oleh Alex itu karena kalian itu jelek. Sifat kalian jelek. Ingat itu".
Setelah mengucapkan kata-kata pedas itu, Naura berjalan meninggalkan Shasa dan juga Lisa. Tapi Shasa langsung menarik rambut Naura ketika ia sedang berjalan.
Naura :"Aauu. Kenapa kau menarik rambut ku ?".
Shasa :"Itu karena mulut mu yang kurang ajar itu".
Lisa :"Sebaiknya kau jaga baik baik mulut mu itu. Kalau tidak, wajah dan juga mulut mu itu akan kami hancur kan".
Tiba tiba ada seseorang yang menghampiri mereka ketika sedang mengancam Naura.
Alex :"Sebaiknya kalian yang jaga mulut dan tingkah kalian. Sekali lagi aku melihat kalian mengganggu Naura, jangan harap kalian dan orang tua kalian masih bisa menginjakkan kaki di bumi ini". Menunjukkan wajahnya yang sangat marah
__ADS_1
Shasa :"A. . . Alex, bukan kami yang memulai ini semua. Justru perempuan ganjen ini yang memulainya".
Lisa :"Iya Alex, kamu jangan mau di tipu olehnya".
Alex :"Kau bilang aku di tipu ? Apa yang tadi ku lihat tidak mungkin suatu tipuan, dan kau juga sudah menarik rambut Naura. Sekali lagi kalian membicarakan yang tidak tidak kalian akan habis".
Shasa :"Ba. . . Baik Alex kami tidak akan mengganggunya lagi. Ayo Lis". Pergi dengan penuh rasa takut
Mereka langsung pergi meninggalkan Alex dan juga Naura. Mereka sangat takut melihat wajah Alex yang penuh amarah.
Alex :"Kamu tidak apa apakan Nau ?".
Alex :"Aku hanya tidak sanggup melihat rambut mu di tarik oleh mereka. Kau terlihat sangat kesakitan".
Naura :"Aku tidak kesakitan , aku hanya terkejut karena tiba tiba rambut ku di tarik".
Alex :"Nau. Maafkan aku Nau, aku betul betul tidak bermaksud untuk melakukan sesuatu untuk mu. Dengar dulu penjelasan ku ya ? Kamu mau mendengarkannya kan ?".
Naura :"Baiklah. Cepat katakan, aku mau segera pulang".
Alex :"Aku akan mengantar mu pulang".
__ADS_1
Naura :"Sudahlah cepat katakan".
Alex :"Apa yang kau lihat hari itu memang benar. Aku menghisap darah rusa itu. Dan aku memang seorang Vampir, tapi aku bukan vampir yang menghisap darah manusia. Aku hanya menghisap darah hewan dan juga aku ini setengah vampir dan juga setengah manusia".
Naura :"Setengah vampir setengah manusia ? Apa kau bercanda ?".
Alex :"Tidak. Aku sedang tidak bercanda. Saat ibu ku mengandung ku dia masih seorang manusia. Ibu ku di goda dengan seorang vampir lalu ia menikahinya dan mengandung ku. Ibu ku saat itu hampir saja mati saat melahirkan ku. Ia kehabisan darah, lalu ayah ku dengan segera menggigitnya. Satu minggu kemudian baru ibu ku tersadarkan".
Naura :"Lalu apa kamu cuma menghisap darah hewan saja ?".
Alex :"Aku juga memakan makanan manusia. Tergantung apa yang aku butuhkan. Jadi tolong kamu jangan salah paham lagi pada ku".
Naura :"Baiklah aku akan memikirkannya lagi, ya sudah aku mau pulang".
Alex :"Aku akan mengantar mu pulang. Ayo mobil ku sudah menunggu di depan sekolah dari tadi".
Mereka pun pulang bersama dengan perasaan yang masih canggung. Dan Naura sedang memikirkan apa yang tadi Alex katakan padanya.
Naura hanya sesekali mencuri pandangan ke Alex. Alex mengetahui tingkah Naura. Dan ia hanya merasa lucu dengan tingkah Naura yang suka mencuri pandang. Ia tersenyum tapi tak memperlihatkannya pada Naura.
tbc
__ADS_1