
Naura pun menceritakan semua kejadian saat itu, termasuk yang terjadi di dalam hutan. Saat ia sedang menangis di hutan karena temannya ia melihat sekelebat bayangan hitam, lalu ia mengikutinya.
Saat ia fokus untuk mengikuti kain hitam yang lewat tadi, ia bertemu dengan Alex. Dan Alex pun menenangkannya.
Alex juga meminta Naura untuk menjadi kekasihnya, tapi Naura menolak karena alasan ia sudah berjanji pada orang tuanya.
Mendengar itu semua Cecil dan Lola pun mulai mengerti apa yang ia lihat hari itu.
Cecil :"Ooh. Jadi saat kami melihat kalian berpelukan itu, karena Alex sudah meminta mu untuk menjadi kekasihnya ?".
Naura :"Kok kamu bisa tau sih kalau aku di peluk Alex". Wajah memerah
Lola :"Aku dan Cecil datang ke rumah mu saat itu, tapi kami melihat Alex berada di rumah mu. Tapi kami tidak menyangka kalau Alex menembak mu". Dengan wajah yang sangat antusias
Naura :"Tapi sebenarnya yang membuat ku bisa berpikir jernih itu adalah Alex, dia terus mengatakan pada ku kalau kalian pasti punya alasan hingga tidak memberitahu ku".
Cecil :"Cih, dasar cari muka".
Naura :"Tapi Alex kelihatan baik kok".
Lola :"Dia memang baik Nau. Banyak yang telah terjadi sehingga semuanya berubah".
Naura :"Maksud kamu ?".
Lola :"Sudahlah Nau. Nanti aku akan menceritakannya, tapi tidak sekarang".
Naura :"Baiklah, aku akan menunggu sampai kalian akan menceritakannya".
Cecil :"Ngomong ngomong kau dari tadi terus mengucapkan hutan, kamu ngapain ke hutan ?".
__ADS_1
Naura :"Di hutan itu tempat pertama kali aku bertemu dengan Alex. Tadi kan aku sudah memberitahu kan pada kalian".
Cecil :"Nau, aku memperingati mu ya. Kau jangan masuk ke hutan itu lagi".
Lola :"Iya Nau, di dalam sana itu sangat berbahaya".
Naura :"Memangnya di sana ada apa ?. Alex juga melarang ku masuk ke dalan hutan itu lagi".
Cecil :"Kau ingat saat kami tidak masuk sekolah ?".
Naura :"Iya aku ingat".
Lola :"Saat itu adalah tugas kami untuk mengejar musuh yang kami saja tidak ketahui, yang kami ketahui hanyalah. Dia penyebab klan vampir dan klan serigala kembali bertikai".
Naura :"Kok orang itu tega banget ya".
Cecil :"Dan apa kau ingat saat kamu melihat kami di hutan ? Itu juga kami sedang memburunya karena ia terus berkeliaran di sekitar situ".
Lola :"Iya. Walau dia itu ketua klan dan juga pemimpin perusahaan, tapi dia tidak santai dia suka bergabung dengan semua anggotanya untuk berburu".
Naura :"Apa kalian belum mendapatkan petunjuk tentang orang itu ?".
Cecil :"Belum. Kami belum mendapatkan petunjuk. Yang tau itu semua hanya orang tua kami. Tapi karena orang itu sudah lama menghilang dan tidak menampakkan diri sehingga orang tua kami memutuskan untuk tidur. Kami hanya tau beberapa kejadian saja. Selebihnya kami tidak mengetahuinya".
Lola :"Begitu pun dengan orang tua Alex. Mereka juga memutuskan untuk tidur. Karena orang itu sudah lama tidak menampakkan dirinya lagi".
Naura :"Kok kedengarannya seram ya ?".
Cecil :"Makanya kami melarang mu untuk kembali masuk ke dalam hutan itu dan aku mau bertanya, sudah berapa kali kau melihat sekelebat kain hitam itu lewat ?".
__ADS_1
Naura :"Emmmm. . . Sepertinya dua kali deh. Saat itu aku mau memastikan apa rusa yang di santap Alex masih ada atau tidak. Dan itu saat aku pertama kali pindah. Terus yang kedua, ya saat waktu itu, dan aku juga mendapati Alex di sana".
Lola :"Berarti saat Alex tidak masuk sekolah ya ?".
Naura :"Iya".
Lola :"Nau, sebaiknya kau jaga diri mu baik baik ya. Dan ingat kau jangan lagi masuk ke dalam hutan itu".
Naura :"Baiklah. Tapi dari tadi kita menceritakan ini, apa tidak masalah perawat itu mendengarnya ?". Dengan sedikit berbisik
Jessica :"Hei. Aku dengar loh. Kau tidak perlu khawatir, aku juga sama seperti Cecil dan Lola. Hanya saja aku khusus untuk merawat mereka yang terluka".
Naura :"Oh begitu ya bu".
Jessica :"Ibu. Ibu. Aku ini seumuran dengan kalian tau".
Naura :"Apa ?". Naura kaget bukan main
Sedangkan Lola dan Cecil hanya tertawa karena Jessica di kira sudah ibu ibu oleh Naura.
.
.
.
.
Jangan lupa bantu author buat ngevote yah.
__ADS_1
Jangan lupa buat Like dan Komen jg
Makasih💕