
Naura hanya melihat ke arah Alex yang terus menegur Sandra. Di dalam hati ia bertanya tanya. Sekuat apa Alex ini. Tapi semua itu terlihat jelas di wajah Naura.
Sandra :"Kau tidak perlu bingung. Alex memang setengah vampir. Tapi dia tidak seperti diri ku. Walau kami sama sama anak bangsawan vampir tapi dia ini sangat kuat. Dia bahkan bisa menandingi ayahnya yang seorang vampir".
Naura :"Waaaah". Menunjukkan ekspresi kagum
Sandra :"Kau betul betul membuat ku terkagum kagum".
Naura :"Eh ?".
Sandra :"Sudahlah kau tidak usah memikirkannya. Aku ke sini bukan hanya ingin melihat mu. Aku ingin meminta tolong pada mu".
Naura :"Kau mau meminta tolong apa ?".
Sandra :"Tolong kau bertanya pada ke dua teman mu itu semua pokok masalah ini. Agar kami juga bisa membantu lebih banyak lagi".
Naura :"Kenapa bukan Alex saja yang memintanya ?".
Sandra :"Dia takut kau mengira kalau dia hanya memanfaatkan mu saja". Melihat ke arah Alex
Naura :"Oh. Ya sudah aku akan membantu kalian sebisa ku saja. Kalau mereka tidak memberitahu ku. Aku tidak bisa memaksa mereka. Karena itu bukanlah cara ku".
Sandra :"Baiklah. Tapi aku harap kau bisa mencari tahunya".
Naura :"Aku akan berusaha".
Sandra :"Kalau begitu aku pergi dulu. Kau habiskan saja waktu mu dengan Naura". Melihat ke arah Alex dan langsung melesat pergi
__ADS_1
Mereka berdua terlihat canggung di tinggal berduaan di rumah yang hanya ada mereka berdua. Hingga Alex memecahkan suasana hening itu.
Alex :"Apa sebaiknya kita pergi bermain saja ?".
Naura :"Di mana ?".
Alex :"Kita pergi bermain di taman hiburan. Bagaimana ?".
Mendengar kata taman hiburan. Naura langsung terlihat antusias.
Naura :"Iya iya. Ayo kita ke taman hiburan saja. Tunggu aku di sini. Aku akan mengganti baju dulu".
Alex :"Iya sayang". Usilnya
Naura menuju kamarnya lalu mengganti pakaiannya.
Naura turun menuju lantai bawah, dan Alex terpesona melihat style Naura saat ini. Naura terlihat apa adanya, dan tidak terlihat sedang menggoda Alex.
Tapi entah mengapa Alex merasa tergoda dengan style Naura saat ini, Alex melihat Naura yang berbeda saat ini juga.
Alex :"Sudah ?".
Naura :"Iya".
Alex :"Ayo kita pergi". Memegang tangan Naura
Mereka jalan bersama menuju mobil pribadi Alex yang telah terparkir di depan rumah Naura.
Naura :"Apa kamu yang akan menyetir ?".
__ADS_1
Alex :"Tentu saja. Aku tidak ingin ada yang mengganggu kita".
Naura hanya senyum tersipu malu dengan perlakuan Alex.
Alex :"Kalian jaga rumah ini. Nanti akan ada klan serigala yang berjaga di hutan".
"Baik tuan".
Alex :"Sebisa mungkin kalian jangan terlihat seperti berjaga. Nanti tetangga curiga".
"Baik tuan".
Alex pun menyalakan mesin mobilnya lalu menancap gas menuju taman hiburan.
Mereka pun sampai di taman hiburan. Naura terlihat sangat senang datang ke taman hiburan ini. Sudah lama ia tidak pergi ke taman hiburan.
Dan akhirnya dia bisa datang lagi ke taman hiburan, walau pun ia tidak datang bersama orang tuanya. Tapi dia datang bersama dengan orang yang spesial untuknya.
Naura mengajak Alex untuk naik roller coaster, awalnya Alex tidak mau ikut tapi Naura terus memaksanya. Hingga akhirnya mereka berdua sedang duduk menikmati roller coaster itu.
Lalu Naura mengajak Alex menaiki wahana histeria. Mereka berteriak sekencang-kencangnya karena merasa senang dan deg deggan di atas histeria itu.
Setelah itu Naura melihat ada permen kapas. Naura mengajak Alex untuk membeli permen kapas itu. Ada beberapa bentuk yang di jual ada yang berbentuk biasa saja, ada yang berbentuk love, ada yang berbentuk bintang dan ada juga yang berbentuk seperti ice-cream.
Alex memilih permen kapas yang berbentuk Love dan ia memberikannya pada Naura.
Perempuan perempuan yang melihat itu, ia merasa sangat iri dengan Naura yang di perlakukan manis oleh Alex.
tbc.
__ADS_1