
"Tidak ada satu pun dokumen yang menunjukkan golongan darah anak perempuan itu. Bahkan kartu golongan darah dari kedua orang itu tidak aku temukan saat aku membongkar di rumah itu". Ucap seorang lelaki tua
"Atau mungkin saja dia memang anak dari kedua orang itu ?". Tanya seorang pemuda
"Tidak. Dia bukan anaknya aku tahu itu. Dia pasti anak dari si darah murni itu. Kita harus cepat menemukan bukti hingga kita bisa membunuhnya dengan cepat. Jangan sampai dia akan menjadi penghalang kita seperti yang di lakukan oleh ibunya". Ucap teman lelaki tua itu
***
Di tempat lain orang tua Naura terlihat membicarakan sesuatu yang serius.
Steffi :"Ayah betul betul sudah menyembunyikan semua berkas yang berhubungan dengan Naura kan ?".
Jon :"Iya sayang. Kamu tidak perlu khawatir".
Steffi :"Bagaimana ibu tidak khawatir. Ibu takut kalau orang itu datang lagi dan mencelakai Naura ibu".
Jon :"Sayang. Tenang saja di sekeliling Naura ada ketua dari klan vampir dan bangsawan dari klan serigala. Tidak akan ada yang bisa menyakiti anak kita. Lagian sedikit lagi anak kita akan berumur 18 tahun. Dan saat itu kekuatannya akan muncul dan ia bisa melindungi dirinya sendiri".
Steffi :"Tapi bagaimana kalau kekuatan Naura tidak keluar ? Ibu juga tidak ingin kalau Naura tahu bundanya meninggal karena bunuh diri dan Naura kita hampir tidak terselamatkan".
Jon :"Tapi suatu saat semuanya pasti akan terbongkar sayang. Dan kita juga tidak bisa terus menerus menyembunyikan semua ini dari Naura. Saat ulang tahunnya nanti kita harus memberitahu semuanya pada Naura".
Steffi :"Laki laki bejat itu sungguh kurang ajar. Dia yang membuat bunda Naura hingga seperti itu dan meninggalkan Naura kita".
Jon :"Tenang sayang. Ayah yakin kalau Naura akan membalas semua perbuatan laki laki itu. Dia punya Alex di sampingnya yang akan bersedia untuk membantunya dimana pun dan kapan pun".
Steffi :"Iya yah. Semoga saja seperti itu".
***
Naura :"Lol, Cil kamu mau makan apa ?".
Lola :"Aku sih terserah kamu saja Nau. Kan yang mau masak itu kamu. Kami paling cuma bantu bantu yang kami bisa saja".
Cecil :"Kalau menurut aku sih lebih baik kita pesan makanan saja. Jadi kita tidak perlu repot-repot untuk memasak".
__ADS_1
Naura :"Tapikan lebih enak kalau kita makan masakan kita sendiri".
Cecil :"Memang benar sih. Kalau begitu terserah dari kamu wahai chef Naura".
Naura :"Okelah asisten chef. Kalian harus membantu chef sekarang". Memberi arahan sambil menahan tawa
Lola dan Cecil :"Baik Chef".
Lalu mereka tertawa, menertawakan diri mereka sendiri.
Mereka bertiga sibuk memasak untuk makan malam mereka di rumah Naura. Cecil dan Lola kembali nginap di rumah Naura untuk menjaga Naura dari orang orang yang ingin menyakiti dirinya.
Setelah mereka selesai memasak, mereka pun menata semua makanan itu di atas meja makan dan bersiap untuk menyantapnya. Dan seperti biasa setelah mereka makan, mereka membersihkan meja makan dan langsung mencuci piring dan peralatan masak yang telah mereka gunakan. Lalu mereka bersantai di kamar Naura.
Lola :"Nau aku mau makan sesuatu yang manis manis nih".
Naura :"Kamu mau makan apa ?".
Cecil :"Aku aku. . . Aku rasanya pengen makan jagung manis terus pengen minum susu juga".
Naura :"Memangnya serigala bisa makan jagung gitu ya ?".
Naura :"Kalau gitu gimana kalau kita padukan saja keduanya. Jagung dan juga susu".
Cecil :"Gimana caranya Nau ?".
Naura :"Gimana kalau kita membuat Ja. . . Su. . . Ke".
Cecil dan Lola :"Hah. Sasuke ?".
Naura :"Bukan sasuke tapi jasuke".
Lola :"Apaan tuh Nau ?".
Naura :"Jasuke itu perpaduan dari kata Ja (Jagung) Su (Susu) Ke (Keju). Rasanya nikmat loh".
__ADS_1
Cecil :"Oh ya ?".
Naura :"Iya. Kalian mau coba ?".
Lola dan Cecil :"Mau mau mau".
Naura :"Yasudah ayo kita bikin".
Mereka pun kembali ke dapur untuk membuat cemilan manis itu. Lola sangat menyukainya ia bahkan sampai menambah berkali kali. Hingga perutnya terasa penuh. Sedangkan Cecil menyimpan jatahnya di kulkas dan akan memanaskannya besok pagi untuk ia jadikan sarapan. Tapi di larang oleh Naura. Katanya tidak baik kalau di simpan dan terpaksa Cecil menghabiskan jasukenya tersebut. Dan Naura janji akan membuatnya di pagi hari.
Pagi hari mereka pun pergi sekolah bersama. Dan kali ini Naura membawa sebuah termos kecil di tangannya. Ia menenteng termos kecil itu dan masuk ke dalam kelasnya. Ia melihat Alex sudah datang dan langsung menuju meja Alex.
Naura :"Kamu mau coba JaSuKe tidak Alex ?".
Alex :"Mana sayang ?".
Naura :"Memangnya kamu tahu itu apa ?".
Alex :"Aku tidak tahu. Yang aku tahu masakan atau makanan yang di buat oleh tangan kamu ini pasti sangat nikmat".
Naura :"Kamu masih pagi sudah ngegombal".
Alex :"Ha ha ha. Aku serius sayang. Ya sudah mana makannnya".
Naura memberikan termos kecil itu pada Alex, Alex pun membukanya dan bau semerbak dari jasuke itu membuat semua orang melihat ke arah mereka dengan perasaan yang penasaran akan aroma harum dari termos kecil itu. Alex pun memakannya sedikit demi sedikit.
Alex :"Wah. Enak banget. Mau dong tiap hari di buatin beginian".
Naura :"Tidak boleh di makan setiap hari dong. Nanti kamu sakit perut. Soalnya aku pernah begitu aku memakannya setiap hari dan akhirnya aku sakit perut berhari hari. Ya walau pun tidak parah sih".
Alex :"Makanya kamu harus berbagi sama aku supaya kamu tidak sakit perut sayang".
Naura :"Ih Alex ribut banget teman teman yang lain nanti dengar".
Alex :"Biarkan saja. Biarkan mereka semua tahu kalau kamu adalah tunangan ku agar tidak ada orang yang berani macam macam dengan mu". Membesarkan suaranya
__ADS_1
Hingga teman teman mereka yang lain pun berbisik karena mendengar ucapan Alex yang menyebut Naura sebagai tunangannya.
tbc.