
Semua siswa ikut berjalan di belakang Lola dan Cecil, mereka mengikutinya sampai di lapangan sekolah.
Lola melepaskan tangannya dari rambut perempuan itu dengan kasar. Perempuan itu menangis dan malu karena ia menjadi tontonan.
Lola dan juga Cecil melihat ke semua siswa yang telah berdiri di pinggir lapangan.
Cecil :"Ini adalah contoh buat kalian yang berani mengganggu Naura".
Lola :"Jika ada di antara kalian yang berani menggosipi Naura lagi. Kalian akan bernasib seperti perempuan ini".
Cecil :"Dan lagi, kalian semuanya tolol mau saja percaya dengan artikel palsu itu. Aku akan menangkap orang yang sudah menyebarkan artikel kurang ajar itu".
Lola :"Camkan baik baik di otak kalian. Jika ada yang berani mengganggu Naura atau pun membicarakan yang tidak tidak soal dirinya. Saya LOLA pemilik sekolah ini tidak akan segan segan mengeluarkan kalian dari sini".
Semua siswa saling berbisik mendengar apa yang Lola dan Cecil katakan. Mereka merasa takut, lalu ada satu anak yang mulai berbicara.
👧🏼 :"Apa kau bisa mengembalikan uang kami kalau kau mengeluarkan kami ?".
Cecil :"Cih. Hanya masalah uang ? Kalian semua yang bersekolah di sini. Aku bisa mengganti 10 kali lipat semua uang yang kalian keluar kan untuk bersekolah di sini".
__ADS_1
Semua siswa tercengang mendengar perkataan Cecil dan juga merasa kasihan dengan orang yang berbicara itu. Karena dengan beraninya ia menantang Cecil dan juga Lola. Padahal semua orang tau kalau tidak akan ada yang bisa melawan mereka berdua
Lola :"Apa kau ingin mencobanya ? Saat ini juga saya selaku salah satu pemilik sekolah ini. Akan mengeluarkan mu dari sini. Aku akan mengganti uang mu 10 kali lipat tapi kau lihat saja, kau tidak akan di terima di sekolah mana pun".
Perempuan itu merasa ketakutan mendengar ucapan Lola, dan semua siswa melihatnya dengan rasa kasihan.
👦🏻 :"Ternyata Lola yang anggun bisa sekejam ini juga ya ?". Bisiknya pada temannya yang lain
👦🏼 :"Iya, aku tidak mau berurusan dengan mereka. Aku tidak mau kalau harus bernasib seperti anak itu".
👧 :"Iya walau pun kita kaya, tapi kita semua tidak bisa mengalahkan mereka. Hanya orang bodoh yang berani mencari perkara dengan mereka".
Sedangkan di tempat lain Alex telah selesai memukul wajah laki laki yang ingin merusak wajah Naura. Wajah laki laki itu terlihat babak belur, sampai wajahnya tak bisa di kenali lagi.
Terlihat ada sedikit goresan di wajah Naura, Alex memegang wajah Naura dan menghapus air mata di pipinya.
Alex :"Wajah mu tergores Nau. Maafkan aku Nau. Aku terlambat lagi dalam menolong mu".
Naura :"Hiks. . . Hiks. . . Aku takut Alex. Aku takut".
__ADS_1
Alex :"Tenang Nau. Aku sekarang ada di sini. Kau tidak perlu takut lagi. Ayo aku akan membawa mu ke UKS". Memeluk Naura
Lalu Alex melihat laki laki yang telah ia hajar tadi sampai babak belur.
Alex :"Kau tunggu di sini. Kau akan di selesaikan dengan orang orang ku. Aku bisa saja langsung menghabisi mu. Tapi aku tidak mau melihat Naura lebih lama menunggu ku".
Alex menggendong Naura menuju UKS untuk mengobati luka goresan pada wajah Naura.
Di UKS Alex mencari obat obattan untuk Naura. Karena perawat jaga di UKS sedang tidak masuk hari ini. Alex mengobati luka Naura dengan pelan dan lembut.
Lalu ia menempelkan plester luka pada luka di pipi Naura dan mencium pipi Naura yang luka itu.
Wajah Naura memerah karena tindakan tiba tiba Alex. Sedangkan Alex hanya tersenyum melihat wajah Naura yang memerah.
Naura :"Kamu apaan sih Alex". Sambil menyembunyikan wajahnya
Alex :"Nau, aku menyukai mu". Memegang tangan Naura
Naura salah tingkah di buatnya. Ia tak tau harus berbuat apa dengan pengakuan Alex.
__ADS_1
Alex mendekatkan wajahnya ke wajah Naura mencoba untuk mencium Naura sekali lagi.
tbc