Pacar Vampir Ku

Pacar Vampir Ku
Bab 17


__ADS_3

Setelah makan malam selesai Naura tidak seperti biasanya yang curhat ke orang tuanya. Dia langsung masuk ke kamarnya setelah membantu ibunya membereskan meja makan.


Ia terus memikirkan apa yang di katakan oleh Alex. Lalu Naura mencoba mencari fakta tentang apa yang di katakan oleh Alex, ia mulai mencari di google.


Naura terus mencari sampai akhirnya ia melihat satu artikel yang masuk akal untuknya setelah ia membuka beberapa artikel yang isinya tidak ada hubungannya dengan yang ia cari.


Ia membuka artikel itu, dan ia mendapatkan beberapa kasus yang sama dengan kasus Alex. Contohnya ada seorang anak laki laki di Brazil yang juga setengah vampir setengah manusia, ia juga meminum dan memakan makanan manusia, anak laki laki itu di rawat oleh bibinya, karena ibunya meninggal saat melahirkannya, sedangkan ayahnya pergi ntah kemana setelah ia menghamili istrinya.


Lalu ada kasus yang sama lagi di Canada seorang anak perempuan yang ayahnya seorang manusia dan ibunya seorang vampir, ntah mengapa dia begitu beruntung.


Karena terlahir sebagai setengah manusia, setengah vampir. Jika sesuai dengan apa yang dulunya terjadi bila seorang ayah adalah vampir dan ibu manusia mungkin saja anaknya bisa setengah vampir dan setengah manusia.


Tapi bila ayahnya manusia dan ibunya vampir maka secara otomatis anaknya harusnya seorang vampir sempurna.


Naura terus memikirkan perkataan Alex tadi sore. Naura juga merasa bersalah karena terus mengucapkan kata kasar ke Alex, padahal Alex sudah mencoba menjelaskan dan berkata jujur dengannya.


Naura :"Semua yang Alex katakan benar, tapi mengapa setelah mengetahui bahwa dia vampir aku tidak takut padanya ? Aku hanya takut bila dia memanfaatkan aku. Seharusnya aku takut karena ia adalah seorang vampir. Aarrgghh, rasanya kepala ku mau pecah karena memikirkan semua ini". Menggaruk garuk kepalanya


Tiba tiba Naura mendengar suara dari belakangnya dan ia sangat terkejut.

__ADS_1


Steffi :"Siapa yang vampir sayang ?".


Naura :"Astagaaaa. Ibu kau mengagetkan ku". Memegang dadanya karena kaget


Steffi :"Maaf sayang ibu datang karena kau tidak terlihat seperti biasanya. Setelah membantu ibu kau langsung masuk ke kamar, ayah dan ibu mengkhawatirkan mu. Jadi ayah menyuruh ibu melihat mu, dan ketika ibu masuk kau sedang berbicara sendiri tentang vampir. Jadi siapa yang seorang vampir sayang ?"


Naura :"Aahh, va. . . Vampir ? Mungkin ibu salah dengar, bukan siapa siapa kok. Hanya saja Naura ingin menonton film vampir saja kok".


Steffi :"Oh ibu kira kau melihat vampir". Mencoba memancing reaksi Naura


Naura :"Mana ada vampir di dunia ini bu. Mereka itu hanya dongen. Dongeng oke bu ?".


Steffi :"Ya sudah kamu istirahat saja". Mengelus kepala Naura


Naura :"Iya bu. Selamat malam ibu". Mencium ibunya


Steffi :"Selamat malam sayang".


Ibu Naura pun turun ke bawah dan membicarakan apa yang tadi di dengar saat Naura berbicara sendiri.

__ADS_1


Steffi :"Yah, sepertinya anak kita sudah mengetahui identitas atasan kita deh". Sambil mendudukkan dirinya di sofa


Jon :"Dari mana ibu mengetahui hal itu ?".


Steffi :"Tadi waktu ibu ke kamar Naura ibu mendengar Naura mengucapkan. Kalau Alex adalah vampir. Tapi saat ibu mencoba memancingnya untuk berbicara, reaksinya sangat biasa".


Jon :"Apa mungkin dia mencoba merahasiakannya ? Tapi kok anak kita tidak takut ya bu ?".


Steffi :"Gimana mau takut juga yah. Atasan kita kan memang tidak menakutkan. Lagian dia kan setengah vampir setengah manusia".


Jon :"Anak mu memang persis sepertu diri mu yang tidak ada takutnya".


Steffi :"Namanya juga anak yah. Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya".


Jon :"Iya iya deh. Naura memang anak ibu".


Saat orang tua Naura membicarakannya, Naura sendiri belum juga tidur dan masih memikirkan Alex. Apa yang harus dia lakukan saat ia bertemu dengan Alex besok di sekolah.


Apa dia harus bertanya panjang lebar atau langsung mengakui kalau ia salah. Atau pura pura belum tahu saja.

__ADS_1


tbc


__ADS_2