Pacar Vampir Ku

Pacar Vampir Ku
Bab 33


__ADS_3

Wajah Naura memerah karena perlakuan Alex yang menurutnya sangatlah romantis, karena baru kali ini ada orang yang memperhatikannya selain orang tuanya, dan juga baru saja Alex juga memanggil Naura dengan sebutan sayang.


Lengkaplah sudah semua hal yang membuat wajah Naura memerah. Sedangkan temannya hanya saling bertukar pandangan dan sesekali melihat ke arah Naura.


Cecil :"Kamu jadian sama Alex ?".


Naura :"Eh. Tidak".


Lola :"Terus kenapa dia panggil kamu dengan sebutan sayang ?".


Naura :"Aku tidak tau. Tapi beneran tidak pacaran".


Cecil :"Jangan jangan kamu mau balas dendam pada kami ya karena sudah merahasiakan sesuatu pada mu?".


Naura :"Kamu ngomong apa sih. Ya tidak mungkinlah aku begitu, aku ini bukan seorang pendendam oke".


Lola :"Terus ?".


Naura :"Oke sebenarnya gini. . . .".


Triiiiiiiiiiiiiiiiing


Belum juga Naura menjelaskan semuanya bel yang menandakan waktu istirahat telah habis sudah berbunyi.


Cecil :"Sial banget tuh Bel sekolah. Ya sudah sebentar kau harus menjelaskannya pada ku".


Lola :"Betul, kami menuntut penjelasan pada mu".


Naura :"Oke oke 👌".


Naura sedikit lega karena bel sekolah telah berbunyi setidaknya dia bisa mengundur waktu untuk menjelaskan semua pada temannya karena jujur sebenarnya Naura sangat malu.


Tapi Naura juga sedikit kesal, karena belum juga dia menyantap cemilan yang di bawakan Alex untuknya bel pun telah berbunyi.


Sedangkan kedua temannya sangat penasaran dengan cerita Naura, mereka berdua terlihat sedang berbincang bincang. Ya karena tempat duduk mereka bersebelahan. Guru mereka pun masuk ke kelas setelah gurunya mengabsen semua siswa dan hendak memasuki pelajaran.


Tiba tiba Lola merasa kesakitan di perutnya.


Lola :"Aduuhh". Sambil memegang perutnya


Guru :"Kamu kenapa Lola ?".


Lola :"Perut saya sakit bu".

__ADS_1


Guru :"Kamu mau buang air besar ?".


Lola :"Bukan bu".


Sedangkan Cecil yang mendengar asumsi gurunya, ia hanya tertawa.


Guru :"Apa sakit sekali ?". Memegang perut Lola


Lola :"Iya bu".


Guru :"Kalau begitu kamu ke UKS saja".


Lola :"Iya bu".


Lola mencoba berjalan sendiri dan meninggalkan tempat duduknya, tapi tiba tiba ia kesakitan.


Guru :"Cecil kamu temani Lola dulu ke UKS".


Cecil :"Maaf bu, kepala saya rasanya sakit. Kalau saya yang membopong Lola, bisa bisa kami jatuh". Memegang kepalanya dan memasang wajah lemas


Guru :"Kalau begitu siapa yang mau membopong Lola ke UKS".


Naura :"Saya saja bu".


Guru :"Baiklah. Naura kamu sekarang antar Lola ke UKS ya".


Naura :"Baik bu".


Naura :"Iya bu".


Naura pun membopong Lola menuju UKS, setelah ia membantu LoLa untuk berbaring, Naura mencari perawat yang biasanya berjaga di UKS, tapi perawatnya tidak ada.


Naura pun kembali ke kelas, tapi setelah sampai di kelas, Naura mendapat banyak orang yang berkerumun, ia pun mendekati kerumunan itu dan ternyata Cecil pingsan.


Naura kaget dan panik melihat Cecil pingsan. Guru Naura, teman kelas Naura dan juga Naura mengangkat Cecil menuju UKS.


Lola terlihat tidur di atas kasur, lalu mereka meletakkan Cecil di tempat tidur yang tepat berada di sebelah kasur Lola.


Guru :"Perawatnya mana ?".


Naura :"Saya tadi sudah mencarinya bu tapi perawatnya tidak ada".


Guru :"Bagaimana sih perawat di UKS ini, selalu saja tidak datang. Kalau begitu kamu jaga kedua teman mu ya Naura".

__ADS_1


Naura :"Baik bu".


Guru dan teman kelas Naura pun kembali ke kelas dan meninggalkan Naura untuk menjaga kedua temannya itu.


Saat Naura sedang duduk tiba tiba ada orang yang membuka pintu, Naura mengira itu adalah seorang murid tapi ternyata perawat UKS.


Saat perawat UKS itu datang Cecil dan Lola pun membuka matanya lalu duduk di atas kasur.


Cecil :"Makasih ya atas bantuanya Jessica".


Jessica :"Tapi kalian harus membayar ku lebih, imej ku sudah buruk karena kalian".


Cecil :"Baiklah".


Sedangkan Naura kaget dan bertanya-tanya ada apa sebenarnya, kedua temannya yang tadi sakit tiba tiba bangun seakan mereka tidak sakit sedikit pun.


Naura :"Loh. Kok kalian berdua seperti tidak sakit?".


Lola :"Naura sayang, kami penasaran dengan cerita mu, jadi kami harus melakukan ini".


Naura :"Astaga. Kalian ya benar benar". Menepok jidatnya sendiri


Cecil :"Ayo cepat ceritakan".


Naura :"Kalian melakukan ini hanya untuk mendengar cerita ku ?".


Lola :"Iya". Dengan wajah yang cengengesan


.


.


.


.


.


.


Buat yang mau Vote author menggunakan Poin kalian bisa vote menggunakan Aplikasi Novel toon.


dan akan ada gambar seperti di bawah. Lalu kalian pilih Vote.

__ADS_1


Makasih 💕



__ADS_2