
Steffi :"Sayang panggil teman mu untuk turun makan malam".
Naura :"Iya bu". Teriaknya dari dalam kamar
Naura :"Yuk turun makan malam".
Mereka bertiga pun turun untuk makan malam. Tidak ada pembicaraan di meja makan. Mereka makan dengan lahap dan suasana hening seperti biasa.
Setelah mereka makan malam. Naura dan temannya mengambil alih semua pekerjaan dapur dan menyuruh ibu Naura untuk duduk bersantai saja bersama ayah Naura.
Naura dan temannya membersihkan meja makan dan mencuci piring yang telah mereka pakai untuk makan malam.
Naura :"Bu pekerjaannya sudah selesai. Kami ke atas dulu ya".
Steffi :"Iya sayang".
Cecil :"Nikmati waktunya om tante". Sambil tersenyum
Steffi :"Kalian ini mau menggoda tante dan om ya?".
Lola :"He he. Tidak kok tante. Kalau begitu kami ke atas dulu ya, om, tante".
Jon :"Iya, kalian jangan tidur terlalu larut ya".
Naura :"Siap bos".
Mereka bertiga pun masuk ke dalam kamar Naura dan berencana untuk bercerita sepanjang malam.
Setelah dua hari nginap di rumah Naura. Cecil dan Lola pun pulang ke rumah mereka.
Lalu mereka berdua ke rumah Alex untuk mempertanyakan maksud dari semua ini.
Lola :"Maksud kamu untuk melamar Naura apa ?".
Alex :"Kamu mau maksud yang bagaimana ?".
Cecil :"Kamu ingin melukai Naura ya ?".
Alex :"Kau kira aku bodoh hingga ingin melukai orang yang ku sayangi ?".
__ADS_1
Lola :"Kau betul betul menyayangi Naura ?".
Alex :"Kau pikir tindakan ku melamarnya itu masih kurang untuk menunjukkan kalau aku menyukainya ?".
Lola :"Terus bagaimana nanti kalau kalian nikah ? Kau akan membuat Naura hamilkan ?".
Alex :"Iyalah".
Lola :"Kau tidak memikirkan hidup Naura ? Apa kau tidak tau apa yang terjadi pada ibu mu ?".
Alex :"Tidak usah kau memberitahu ku. Aku yang lebih tau masalah itu".
Saat mereka sedang berdebat tiba tiba Sandra langsung masuk dalam pembicaraan mereka.
Sandra :"Kau tidak perlu khawatir. Apa yang terjadi pada ibu Alex tidak akan terjadi pada Naura".
Lola :"Mengapa kau bisa mengatakan itu ?".
Sandra :"Aku melihat apa yang tidak kau lihat. Dan aku tau apa yang tidak kamu tau".
Cecil :"Sok misterius saja kau".
Cecil :"Kau tau. Aku selalu merindukan mu". Air mata Cecil langsung keluar
Sandra :"Aku juga selalu merindukan mu kawan. Kenapa kau baru datang ke sini ?".
Cecil :"Aku malu pada diri ku sendiri Dra. Aku malu karena pernah mengatai mu dengan kata kata kasar".
Sandra :"Aku tidak pernah menanggapi itu semua sayang. Kau tau betul bagaimana sikap ku".
Lola :"Kau hanya merindukan Cecil ? Kau tidak rindu pada ku ?".
Sandra :"Bagaimana aku bisa melupakan Lola ku yang begitu baik hati ?".
Lola :"Kau selalu saja memuji ku Sandra". Memeluk Sandra
Sandra :"Aku selalu merindukan kalian berdua".
Alex :"Kalian mau bikin film drama ya ? Sangat membosankan".
__ADS_1
Cecil :"Kau irikan karena tidak ada yang merindukan mu".
Alex :"Siapa bilang tidak ada yang merindukan ku ?".
Cecil :"Memangnya siapa yang akan merindukan mu ?".
Alex memperlihatkan ponselnya pada Cecil dan terlihat pesan di ponsel Alex yang di kirim oleh Naura berisikan "Alex, aku rindu pada mu".
Cecil :"What. Naura kirim pesan kaya gitu ke kamu ?".
Alex :"Iya dong. Memangnya kamu".
Lola :"Tapi Sandra apa kau betul betul merasa kalau Naura ini berbeda ? Dia tidak akan seperti ibu Alex kan ?".
Sandra :"Tidak. Aku merasa ada aura yang berbeda dari dirinya. Aku bahkan merasa kalau dirinya itu kuat".
Lola :"Mengapa kau bisa mengatakan kalau dia itu kuat ?".
Sandra :"Entahlah. Perasaan ku mengatakan hal itu".
Alex :"Sudah sudah. Lalu apa tujuan mu datang ke sini ?".
Lola :"Aku sudah mengatakannya dari tadi dan kau belum tau apa tujuan ku ?".
Alex :"Memangnya apa yang kau katakan ?".
Cecil :"Kami datang ke sini untuk menanyakan apa Naura tidak akan seperti ibu mu".
Alex :"Oh. Rupanya hanya itu. Aku bisa menjaminnya. Kau juga sudah dengarkan yang di katakan oleh Sandra".
Cecil :"Baiklah aku akan coba percaya".
Sandra :"Kau tidak mempercayai ku Cil ?".
Cecil :"Bukannya aku tidak percaya. Hanya saja dia teman manusia pertama ku. Dan aku tidak ingin hal mengerikan terjadi padanya".
Sandra :"Tenang sayang. Tidak akan ada hal buruk terjadi padanya. Percaya saja pada ku. Kalau kau memang tidak ingin percaya pada Alex".
tbc.
__ADS_1