Pacar Vampir Ku

Pacar Vampir Ku
Bab 20


__ADS_3

Naura mendengarkan perkataan Alex. Ia duduk dengan tenang di kursi itu tanpa bergerak sedikit pun. Setengah jam ia duduk dan Alex sibuk dengan gunting dan juga sisir yang berada di tangannya.


Alex :"Oke. Sudah selesai. Kau boleh lihat di cermin mu"


Naura bercermin di cermin kecilnya betapa kagetnya Naura melihat rambutnya yang sudah rapi.


Naura :"Waaaaaah. Alex makasih. Ini sangat cantik. Kau ini sebenarnya pelajar atau tukang cukur ? Kenapa kau bisa melakukan hal seperti ini". Tersenyum dengan manis 😍


Alex :"Aku bisa melakukan segala hal dan ingat aku ini pelajar bukan tukang cukur. Oke ?".


Naura :"Ha ha ha. Iya pelajar yang bisa nyukur".


Alex cemberut karena Naura terus memanggilnya tukang cukur.


Orang tua Naura pun telah pulang kerja dan mereka kaget melihat Alex dan juga Naura di teras rumah.


Jon :"Pak White ?".


Naura :"Pak White ? Apa ayah kenal dengan Alex ?".


Alex :"Mungkin om salah orang". Dan mencoba memberikan kode pada orang tua Naura


Lalu Steffi mencubit pinggang suaminya memberi kode karena tadi ia keceplosan karena saking kagetnya.


Steffi :"Iya ayah nih jangan sembarang ah. Mana mungkin ini pak White. Maaf ya soalnya kamu mirip dengan atasan kami".


Alex :"Oh tidak apa apa tante. Perkenalkan aku Alex teman sekelas Naura".


Steffi :"Oh jadi ini yang namanya Alex. Perkenalkan nama tante Steffisa dan ini suami tante ayahnya Naura Jonathan. Kenapa di luar ? Ayo masuk ke dalam".

__ADS_1


Alex :"Oh tidak apa tante aku juga sudah mau pulang. Saya pamit pulang dulu, om tante".


Naura :"Kenapa cepat sekali pulangnya Alex. Kita makan saja dulu. Apa lagi inikan pertama kalinya kamu bertamu di rumah ku. Jadi kamu makan malam di sini saja dulu".


Jon :"Iya pak, eh nak. Kamu makan di sini saja dulu".


Alex pun mengiyakan ajakan Naura dan juga orang tua Naura. Naura dan ibunya memasak di dapur. Sedangkan Alex dan juga ayah Naura sedang duduk di ruang keluarga.


Jon :"Maaf pak, saya tadi terkejut melihat bapak ada di rumah saya".


Alex :"Tidak apa apa. Sebaiknya kamu jangan memberitahu Naura dulu kalau aku ini adalah atasan mu".


Jon :"Baik pak. Saya dan istri saya akan tutup mulut".


Alex :"Menurut ku cuma kamu yang harus dengan ekstra menutup mulut mu".


Jon :"Eh. Baik pak".


Naura dan ibunya sudah selesai menyiapkan makan malam di meja makan. Lalu mereka pun memanggil ayah Naura dan juga Alex di meja makan.


Suasana meja makan tidak seperti biasanya yang sangat tenang. Naura terus berbicara dengan Alex dan menyuruhnya mencoba masakan yang telah ia sediakan.


Ayah Naura dan ibu Naura hanya bingung tapi tetap menanggapi Naura saat sedang bercerita.


Naura :"Ini Alex. Makan yang ini". Memberikan kepada Alex


Alex :"Makasih Nau".


Steffi :"Naura berhentilah memberikan Alex makanan yang begitu banyak. Nanti dia bisa pingsan karena terlalu kenyang".

__ADS_1


Naura :"Apanya yang bisa pingsan, mana ada orang pingsan karena kekenyangan".


Jon :"Dia memang tidak akan pingsan tapi perutnya akan meletus karena kekenyangan. Ha ha ha".


Ibu Naura dan juga Alex ikut tertawa mendengar perkataan ayah Naura, sedangkan Naura hanya tunduk karena malu. Dan ayah Naura menyadari sesuatu.


Mereka pun telah selesai makan dan membersihkan meja. Alex pun pamit untuk pulang.


Alex :"Kalau begitu aku pulang dulu om, tante, Naura".


Naura :"Kamu tidak mau tinggal lagi untuk bercerita ?".


Jon :"Ini sudah malam Nau. Nanti Alex di cari oleh orang tuanya".


Steffi :"Nanti datang ke sini lagi ya nak dan terima kasih karena telah membantu Naura".


Alex :"Baik tante, sama sama tante, sudah kewajiban ku untuk membantu Naura. Kalau gitu aku pulang dulu. Makasih makan malamnya".


Naura :"Hati hati di jalan ya Alex".


Alex :"Iya Nau. Sampai jumpa besok di sekolah".


Jon dan Steffi :"Ehm ehm". Tersenyum melihat Naura


Naura :"Ih apa sih ibu sama ayah. Malu tau".


Jon dan Steffi :"Ha ha ha ha".


Steffi :"Ternyata anak ibu malu malu juga".

__ADS_1


tbc


__ADS_2