Pacar Vampir Ku

Pacar Vampir Ku
Bab 7


__ADS_3

Sesampai Naura di sekolah. Naura melihat sosok laki laki yang berada di hutan saat itu duduk di belakang dekat jendela kelas.


Naura tak percaya dengan apa yang dia lihat. Lola dan Cecil mengagetkan Naura dari belakang.


Lola :"Ngapain tuh si Naura bengong begitu ?".


Cecil :"Mana aku tahu. Jelas jelas kita datangnya bersamaan".


Lola :"Oh iya yah".


Cecil :"Ish ish ish. Kita kagetin yuk si Naura nya".


Lola :"Yuk ".


Cecil dan Lola :"1. . . 2. . . 3. . . Dooooooooor".


Naura :"Aaaaaaaaaahhhhhhh. Ih kalian apa sih kurang kerjaan banget ngagetin orang".


Lola :"Kamu tuh apa ? Ngapain coba begong di depan pintu depan kelas ?".


Cecil :"Iya. Ngehalangin orang jalan tau nggak".


Naura :"Oh sorry sorry. Eehh itu siapa sih ? Kok aku baru lihat ya ?".


Cecil :"Oh dia. Dia itu Alexander. Kamu memang tidak pernah lihat dia beberapa hari ini karena dia tidak masuk sekolah".


Naura :"Memangnya dia kenapa ? Sakit ? Atau kenapa".


Cecil :"Ntahlah mungkin lagi mens. Ha ha ha".


Lola :"Ish Cecil mulutnya".


Cecil :"Apa sih ? Orang bercanda juga".


Naura :"Alasan Cecil nggak jelas ah. Masa ada laki laki mens sih".


Lola :"Udah tidak usah di bahas. Dan Naura, sebaiknya kamu tidak usah dekat dekat dengan dia. Okay ?".


Naura :"Memangnya kenapa Lol ?".


Cecil :"Sudah nurut ajah. Orang seperti dia tidak pantas dekat dengan mu".


Mendengar hal itu Alexander langsung bersuara.


Alex :"Tidak sadar diri. Katain aku tidak pantas. Diri mu sendiri juga tidak pantas".


Cecil hanya memandang Alex dengan wajah yang sedikit emosi.

__ADS_1


Naura :"Tuhkan dia dengar apa yang kamu bilang Cil. Memangnya ada apa sih di antara kalian ?".


Cecil :"Sudah kamu tidak perlu tau. Yang intinya kamu jangan dekat dekat dengan dia".


Naura :"Baiklah yang mulia ratu".


Lola :"Ha ha ha".


Cecil :"Dasar kau Nau yah".


Naura dan Lola :"Hi hi hi".


Mereka pun belajar seperti biasa dengan tenang dan bertanya pada Naura jika ada hal yang belum mereka pahami.


Mereka merasa lebih mengerti saat Naura yang menjelaskannya ketimbang gurunya yang menjelaskan pelajaran itu.


Karena cara Naura menjelaskan sangat sederhana dan sangat mudah di pahami. Sedangkan kalau gurunya menjelaskan, cara menjelaskannya sangat ribet dan berputar putar.


Saat guru menerangkan di atas dan teman temannya sedang fokus. Naura mencuri pandang untuk melihat Alex. Naura sangat tidak percaya kalau apa yang dia lihat tempo hari itu adalah sebuah kenyataan.


Alex menyadari kalau ada seseorang yang memandanginya sedari tadi. Ia berbalik ke arah Naura, Naura kaget dan langsung mengalihkan pandangannya.


Sebenarnya Alex juga takut terlalu lama memandangi Naura. Karena ia tidak mau identitasnya di ketahui oleh Naura. Apa lagi saat itu dia di pergoki oleh Naura sedang menyantap darah rusa di dalam hutan.


Pelajaran pertama pun selesai. Lola dan Cecil mengajak Naura untuk makan di kantin. Tapi Naura membawa bekal yang banyak.


Naura :"Aku bawa bekal".


Cecil :"Yah gimana dong. Masa kamu tidak ikut kita ke kantin".


Naura :"Kalau gitu kalian tidak usah ke kantin, makan sama aku ajah di sini. Bekal ku banyak kok, ibu sengaja menyiapkan banyak bekal karena ibu mau aku membagikan bekal ku dengan kalian".


Cecil :"Wah ibu Naura baik yah. Bikin bekal yang banyak supaya kita bisa makan bareng".


Lola :"Iya. Wah ada nugget lagi".🤤


Cecil :"ihhhh Lola jorok deh. Ilernya keluar tuh".


Lola :"Maaf maaf. Aku sangat suka dengan nugget. Cepat makan yuk. Aku sudah tidak tahan melihat nuggetnya".


Naura :"Ha ha ha. Iya ayo kita makan".


Naura , Lola dan Cecil pun memakan bekal yang di bawa oleh Naura. Semua isi dari tempat bekal itu habis ludes tak tersisa sedikit pun.


Cecil :"Enak sekali masakan ibunya Naura. Aku suka aku suka".


Lola :"Betul betul betul".

__ADS_1


Naura :"Ih kalian apa sih. Macam kupin kipin saja".


Lola :"Nau. Nanti kalau kita nginap di rumah mu sediain nugget aja yah buat aku".


Naura :"Ahhhhsiaaaaaaap".


Cecil :"Ha ha ha. Kamu sudah seperti kutuber aja Nau".


Naura :"Ha ha ha".


Mereka pun membersihkan meja Naura yang menjadi tempat pertempuran mereka dengan makanan yang di bawa Naura.


Lalu terlihat Shasa sedang menggoda Alex yang sedang duduk.


Shasa :"Alex sayang. Kamu sudah makan belum ? Ini aku beliin sandwich dari kantin untuk kamu".


Alex tidak menggubris Shasa yang terus mencoba mendekatinya dengan berbagai cara.


Cecil :"Dasar ganjen. Gatel".


Lola :"Sstt. Nanti dia dengar loh".


Cecil :"Biarin ajah. Biar dia tau diri".


Naura :"Memangnya Shasa siapanya Alex ?".


Cecil :"Shasa itu suka sama si Alex, tapi tidak pernah di gubris sama sekali. Walau aku tidak suka dengan Alex. Tapi aku lebih tidak suka dengan Shasa yang ganjen itu".


Naura :"Oooohhhh gitu. Sudah ah tidak usah gosipin orang. Tidak baik".


.


.


.


.


.


Maaf jika Novel Author ini garing banget. Soalnya Author tidak tahu membuat Novel soal percintaan.


Tapi Author ingin mencobanya.


Jangan lupa Like dan Komen ya. Karena like dan komen itu graaaaatis.


Jangan lupa Vote dan menekan tombol Favorit agar bila Novel ini Up kalian akan mendapatkan Notifikasinya

__ADS_1


Makasih 💕


__ADS_2