
Di hari libur ini Naura tidak banyak melakukan kegiatan dan ia baru ingat kalau ia sudah lama tidak ke hutan belakang rumahnya. Saat orang tuanya tidak di rumah, ia memutuskan untuk ke sana menikmati suasana.
Naura :"Sudah dua bulan aku tinggal di sini. Dan aku sudah lama tidak ke hutan itu. Apa sebaiknya aku ke sana ya ? Siapa tau saja aku bisa lihat Alex, ya walau pun sebenarnya aku bisa menelpon dia untuk bertemu, tapi kan malu kalau aku yang meminta bertemu duluan. Apa lagi aku masih malu mengingat kejadian d UKS itu".
Naura berjalan ke belakang rumahnya. Dia sudah sangat merindukan hutan itu, yang merupakan tempat pertama ia melihat Alex.
Naura :"Hutan ini tidak banyak perubahan selama dua bulan. Sebaiknya aku duduk di pohon ini. Aku sangat lelah berjalan".
Naura bersandar di salah satu pohon besar di hutan itu, ia menikmati angin sejuk yang berhembus melintasi dirinya.
Saat ia sedang asik bersandar dan menikmati sejuknya angin. Ia mendengar ada suara. Ia berdiam dan tidak bersuara karena ia takut, jangan sampai itu adalah orang jahat yang mencoba untuk melakukan sesuatu yang buruk di hutan itu.
Naura mencoba mendengarkan apa yang sedang orang itu bicarakan. Naura mendengarkan suara orang yang sangat ia kenali.
Naura mencoba untuk mengintip dari balik pohon itu agar ia bisa melihat siapa orang itu. Naura terkejut melihat apa yang ia lihat.
Ia melihat Cecil dan Lola bersama beberapa orang, saat Naura hendak memanggil Cecil dan Lola. Tiba tiba mereka berlari dan seketika langsung berubah menjadi seekor serigala putih.
Naura lebih terkejut lagi dengan apa yang ia lihat. Naura mencoba menyadarkan dirinya. Apa yang barusan ia lihat itu adalah nyata. Kalau memang nyata mengapa teman temannya tidak memberitahunya.
__ADS_1
Walau Naura tau dan sadar setiap orang berhak menyimpan rahasia. Tapi ia juga tetap menuntut agar temannya memberitahunya dari dulu.
Naura berjalan ke tempat Cecil dan Lola berdiri ia melihat ada sesuatu yang bersinar. Saat ia mndekati benda itu, ia mendapatkan sebuah anting. Itu adalah anting yang di pakai oleh Cecil dan Lola.
Naura :"Ini pasti anting salah satu dari mereka. Aku akan menyimpannya dan melihat siapa salah satu dari mereka yang kehilangan anting ini".
Naura berjalan pulang kembali ke rumahnya masih dengan seribu tanya. Apa yang tadi dia lihat itu nyata atau tidak.
Saat sampai di rumah Naura mengambil ponselnya dan mencoba untuk menghubungi Lola dan juga Cecil. Tapi tak ada satu pun dari mereka yang mengangkat telepon Naura.
Naura merasa kalau kejadian ini sama seperti saat Lola dan Cecil tidak masuk sekolah. Saat ia menelpon Lola dan Cecil tapi tak ada yang mengangkat teleponnya.
(Flashback On)
Naura :"Hiks. . . Hiks. . . Hik. . .". Tangis Naura sambil memeluk ayah dan ibunya
Jon :"Maaf ya sayang, tapi kami harus pergi. Kami bisa saja membawa mu tapi kamu harus pindah sekolah lagi".
Steffi :"Benar sayang. Kamu sudah memiliki teman di sini, kami tidak ingin membuat mu sedih. Kami bahkan sudah berjanji kalau ini pindahan kita yang terakhir. Tapi pekerjaan ini sangat mendesak sayang".
__ADS_1
Naura :"Lalu aku harus bagaimana ? Aku akan tinggal sendiri di sini, bagaimana kalau ada yang berniat jahat pada ku ?".
Jon :"Kau akan aman di sini sayang. Jadi kamu tidak usah khawatir".
Steffi :"Kalau kau merasa kesepian, kau bisa memanggil Cecil dan Lola untuk menginap di sini dan menemani mu".
Jon :"Dan kalau kau merindukan kami berdua, kau bisa menelpon ayah dan ibu".
Naura :"Tapi ayah dan ibu harus janji. Kalian akan cepat pulang".
Jon :"Kami janji sayang. Saat pekerjaan kami selesai, kami akan segera pulang".
Naura :"Baiklah. Aku akan mengantar kalian ke bandara". Mengusap air matanya
(Flashback Off)
Naura sedang duduk di bangkunya sambil menunggu teman temannya datang. Dan ia memegang benda putih kecil di tangannya.
tbc
__ADS_1