
Ch 26. Mulai Bekerja Ditambang
Kemarin Author ada hal mendadak yang harus segera diselesaikan sehingga tidak bisa Update. tapi sekarang bisa kita lanjutkan kembali.
Suasana dipertambangan begitu ramai disiang hari, ada sekitar dua ratus budak yang bekerja menggali, mengumpulkan dan mengangkut emas ketempat yang telah disediakan. Kehidupan para budak sungguh sangat mengenaskan, karena harus bekerja dibawah ancaman kekerasan dan penindasan, bekerja empat belas jam sehari tanpa diberi gaji dan penghasilan, hanya diberikan makan dua kali sehari semalam. Terkadang penyiksaan mereka dapatkan karena kesewenang- wenangan para penjaga yang menjadikan mereka sebagai bahan hiburan.
Chiao feng melihat rekan- rekannya satu persatu, sebagian tubuhnya telah kurus kering tidak terawat, sebagian menderita penyakit. Rata- rata para budak memiliki rambut yang berwarna kekuning- kuningan. Chiao feng menebak mereka adalah penduduk asli benua langit biru.
Tempat tinggal para pekerja adalah barak kumuh yang berada dekat dengan pertambangan. Sanitasi yang buruk memperparah kondisi fisik dan mental para pekerja, mereka adalah budak yang harus siap mengabdi kepada tuannya, Tidak ada pilihan lain bagi mereka.
* *
Malam tiba, aktivitas dipertambangan dihentikan karena tidak cukup penerangan yang ada. Semua budak kembali kebarak dengan membawa sebungkus makanan. Para budak beristirahat dengan penuh keletihan karena seharian berkerja.
Suhu malam ini cukup dingin, sehingga hampir seluruh penghuni pertambangan tertidur pulas, Chiao feng masih terjaga, Dia lalu bangkit menuju kebelakang barak.
Seorang penjaga yang masih bangun bertanya,”hei, mau kemana kau.?” Panggilnya
__ADS_1
Chiao feng yang masih berjalan menoleh kearah sumber suara dan mendapati seorang penjaga yang berambut gondrong..
“saya mau buang air kecil tuan’ berusaha menjawab seramah mungkin
“oh ya sudah “ ucap penjaga itu.
Chiao feng pergi kebelakang barak dan perlahan mengendap- endap meninggalkan barak masuk kedalam gua. Beberapa ratus meter didalam gua Chiao feng berjalan, dia berhenti dan langsung duduk bersila. Chiao feng berkonsentrasi dan berusaha menyerap energi disekitarnya menggunakan ilmu menghisap bintang.
Chiao feng menarik nafas lalu menahannya diparu- parunya untuk menghisap energi murni dari alam. ‘Aku tidak menyangka energi Alam ditempat ini begitu banyak” bisik chiao eng dalam hati,.Chiao feng mengumpulkan cukup banyak energi alam tapi ketika menggunakan ilmu perubahan energi justru energi yang diserap tidak menghasilkan tenaga dalam melainkan sesuatu yang lebih padat dan lebih murni tetapi lebih sedikit jumlahnya dari pada tenaga dalam.
“apakah ini yang disebut Qi..? tapi sejak kapan aku memiliki akar roh untuk menampung Qi.” Chiao feng bertanya dalam hati, dalam kebingungan Chiao feng mencoba mengingat- ingat kapan ia mendapatkan kemampuan yersebut, tapi tidak menemukan jawabannya. Chiao feng kemudian mengabaikannya dan fokus kepada perubahan energi yang bisa dilakukan
*
Sesampainya dibarak pekerja yang kumuh, Chiao feng merebahkan diri untuk beristirahat, masih ada waktu dua jam lagi sebelum mereka bekerja. Waktu seperti itu telah cukup bagi Chiao feng mengistirahatkan dirinya yang telah bisa menggunakan kembali Ilmu menghisap bintang dan ilmu perubahan energi
Seorang pekerja yang telah terbangun tetapi masih dalam posisi berbaring pura- pura tidur mengamati Chiao feng karena merasa ada yang aneh dengannya.
__ADS_1
“apa yang terjadi dengan pemuda ini kenapa dia terlihat berubah darikemarin” tanyanya dalam hati
**
Matahari mulai menunjukkan tanda- tanda akan segera menampakkan diri, para penjaga membangunkan seluruh pekerja untuk segera bersiap- siap memulai pekerjaan mereka. Para pekerja yang belum bangun akan mendapatkan cambukan ditubuh mereka.
“ayo cepat bangun, ayo cepat bangun” bentak beberapa orang penjaga kepada para budak
Para budak menyelesaikan aktivitas pribadi mereka sebelum matahari terbit, jika matahari telah terbit aktivitas dipertambangan akan dimulai dan tidak boleh dihentikan kecuali atas seizin kepala penjaga.
“ayo cepat jalan” bentak seorang penjaga kepada Chiao feng
Chiao feng hanya menatap tajam penjaga tersebut
Masing- masing pekerja mengambil alat bekerja mereka, Chiao feng mendapatkan tugas mengangkut emas dari tempat penggalian ketempat pengumpulan.
_____________________________________________________________
__ADS_1
Author mengucapkan selamat idul Adha bagi yang merayakannya. Dukung terus Author dengan cara Like, Fav, Koment atau Vote
Terima Kasih